Coba Resep Makanan Awetan Dari Bahan Nabati Berupa Keripik Tempe

Coba Resep Makanan Awetan Dari Bahan Nabati Berupa Keripik Tempe

Kedelai merupakan tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timur. Salah satu resep makanan awetan dari bahan nabati kedelai adalah tempe. Tempe adalah olahan yang dibuat dari fermentasi biji kedelai. Tempe secara umum diolah dengan cara digoreng atau dibuat kare.

resep makanan aweta dari bahan nabati

Namun pada saat ini pengolahan tempe dikembangkan menjadi olahan makanan awetan dari bahan nabati berbahan utama berupa tempe. Pengolahan tempe hasilnya dapat berupa produk tempe dalam kaleng maupun dikeringkan. Selain itu, beberapa olahan tempe akan cepat basi.

Sebagai contohnya saat dibuat kare, tempe hanya akan bertahan paling lama 1 hari. Ketahui macam makanan awetan dari bahan nabati dan cara pengawetan.

Untuk menjaga komoditas produksi tempe, perlu pengolahan pemanfaatan hasil yang lebih luas dan ide-ide kreatif. Hasil olahan sebagai salah satu contohnya yaitu mengolahnya menjadi keripik tempe cokelat yang berkwalitas dan memiliki nilai ekonomi yang lebih.

Tujuan resep makanan awetan dari bahan nabati berupa tempe

  1. Meningkatkan harga jual tempe
  2. Memenuhi kebutuhan konsumen

Manfaat dari pembuatan keripik tempe cokelat :

  1. Hasil olahan memiliki waktu simpan lebih lama
  2. meningkatkan nilai jual tempe

Pengolahan Makanan Aawetan Dari Bahan Nabati Berupa Keripik Tempe

Bahan :

  1. Tempe siap olah
  2. 3 siung Bawang putih
  3. Garam secukupnya
  4. Air putih
  5. Minyak goreng
  6. Cokelat
  7. Gula halus

Alat :

  1. Pisau
  2. Panci
  3. Penggorengan
  4. Piring
  5. Mangkuk

Cara pembuatan :

  1. Potong tempe menjasi tipis-tipis
  2. Rendam tempe dengan air yang sudah dicampur bawang putih dan garam selama 15-30 menit
  3. Kemudian goreng tempe sampai berwarna kekuningan
  4. Angkat tempe yang telah digoreng kemudian tiriskan
  5. Campurkan gula halus dengan cokelat untuk dijadikan lapisan tempe
  6. Celupkan tempe yang telah digoreng tadi ke dalam bahan celupan yang sudah disiapkan
  7. Angkat dan tiriskan tempe yang sudah dicelupkan, lalu diamkan sekitar 10 menitresep makanan awetan dari bahan nabati
  8. Angkat dan tempe siap dikemas

Pengemasan

Keripik tempe coklat yang telah dibuat perlu dikemas agar lebih higienis. Tujuannya adalah agar keripik terhindar dari kotoran dan debu serta agar lebih bertahan lama.

Tips Cara Membuat Kemasan Produk Makanan Ringan Agar Terlihat Menarik

Tempe dapat berpotensi untuk melawan radikal bebas, sehingga dapat menghambat proses penuaan dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif. Selain itu tempe kandungannya adalah zat antibakteri penyebab diare, penurun kolesterol darah, pencegah penyakit jantung, hipertensi, dll.

Komposisi gizi dari tempe baik kadar protein, lemak, dan karbohidratnya tidak banyak berubah dibandingkan dengan kedelai. Karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe, maka protein, lemak, dan karbohidrat pada tempe menjadi lebih mudahdicerna.

Tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala usia yaitu dari bayi hingga lansia, sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa zat gizi tempe lebih mudah dicerna, diserap, dan dimanfaatkan tubuh dibandingkan dengan yang ada dalam kedelai.

Hal tersebut dibuktikan pada bayi dan anak balita penderita gizi buruk dan diare kronis. Dengan pemberian tempe, pertumbuhan berat badan pada penderita gizi buruk akan meningkat dan diare menjadi sembuh dalam waktu singkat.

Pengolahan kedelai menjadi tempe menurunkan kadar raffinosa dan stakiosa, dimana merupakan senyawa penyebab timbulnya gejala flatulensi (kembung perut). Mutu gizi dalam tempe yang tinggi memungkinkan penambahan tempe untuk meningkatkan mutu serealia dan umbi-umbian.

Hidangan dari makanan sehari-hari yang terdiri dari nasi, jagung, atau tiwul akan meningkat mutu gizinya bila ditambah tempe. Dimana sepotong tempe goreng (50 gram) sudah cukup untuk meningkatkan mutu gizi 200 g nasi.

Bahan makanan campuran dari beras-tempe, jagung-tempe, gaplek-tempe, dalam perbandingan 7:3, sudah cukup baik untuk diberikan kepada anak balita.

Demikian itulah artikel tentang makanan awetan dari bahan nabati maupun manfaat dari tempe. Kunjungi juga halaman lainnya untuk menambah wawasan. Terima Kasih.

Comments are closed.