Browsed by
Author: Fajar Adi Pangestu

Inilah Jenis Rumput Makanan Kambing Yang Bergizi

Inilah Jenis Rumput Makanan Kambing Yang Bergizi

Jenis makanan utama bagi ternak seperti sapi, kerbau, domba, kambing dan lainnya yang terdiri dari rumput-rumputan, kacang-kacangan dan dedaunan. Jenis pakan ini juga bisa berasal dari limbah pertanian seperti jerami padi, daun jagung, pucuk tebu dan lainnya.

Pakan hijauan akan semakin banyak sesuai dengan bertambahnya jumlah populasi sapi yang dimiliki. Hambatan utama penyediaan hijauan pakan untuk ternak adalah ketersediaan yang tidak tetap sepanjang tahun. Produksi hijauan pakan ternak akan melimpah ketika musin penghujan, sebaliknya saat musim kemarau tingkat produksinya akan rendah bahkan tidak berproduksi sama sekali.

Salah satu pakan hijauan ternak yang paling mudah ditemukan adalah rumput yang biasanya berasal dari rumput liar di pinggir jalan maupun sungai, hutan bahkan yang banyak tumbuh di perkebunan. Selain makanan kambing selain rumput ini juga tidak kalah sehat untuk kambing ini, seperti buah-buahan, fermentasi, dan lain-lain.

Diperkirakan di dunia terdapat sekitar 10.000 spesies rumput. Banyaknya itu kisaran biomassa yang dihasilkan sangat beragam, demikian juga kandungan nutrisinya. Rumput merupakan sumber serat kasar yang berperan dalam menjaga kesehatan dan fungsi rumen. Di dalam hijauan pakan terdapat serat (selulosa dan hemiselulosa) menjadikan sumber energi bagi mikroba rumen, sama halnya dengan mineral dan protein (terutama dari legumnya) merupakan sumber N bagi bakteri serta protein dalam produk. Dan untuk pemotongan rumput paling mudah gunakan mesin chopper rumput perajang rumput.

Maka dari itu keberhasilan usaha ternak sapi, kambing dan domba sangatlah bergantung dari ketersediaan pakan hijauan dengan jumlah cukup serta nutrisi yang banyak.

Terdapat Berbagai Jenis Rumput Pakan Ternak Yang Sering Digunakan Mntuk Makanan Ternak, Di Antaranya:

1. Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)

Rumput gajah berasal dari Afrika serta dapat tumbuh tinggi dan tegak setinggi 3-4,5 m. Kalau dibiarkan bebas bisa setinggi 6 m, akar sedalam 4,7 m. Panjang daun mencapai 17-91 cm dan lebar 7-33mm.

2. Rumput Raja atau King Grass (Pennisetum purpudoides)

Rumput ini adalah hasil persilangan P. purpureum dan P. typhoides dan berasal dari Afrika Selatan. Memiliki ciri-ciri tumbuh membentuk rumpun dan warna hijau tua dengan bagian dalam permukaan daun kasar, tulang daun lebih putih daripada rumput gajah.

Produksi hijauan rumput raja 2 kali lipat dari produksi rumput gajah, mencapai 35 ton rumput per hektar sekali panen atau 200-240 ton rumput segar per hektar setahun.

3. Rumput Setaria (Setaria sphacelata)

Jenis ini berasal dari Afrika tropik dan dikembangbiakkan dengan cara pols dan biji. Rumput ini tegak, berumpun lebat, kuat, berdaun halus pada permukaannya dan tingginya dapat mencapai 3 m. Daunnya lebar berwarna hijau gelap, berbatang lunak dengan warna merah agak ungu, pelepah daun pada pangkal batang tersusun seperti kipas.

4. Rumput Brachiaria (Bhachria brizantha)

Berasal dari Afrika dan dikembangbiakkan menggunakan pols. Rumput ini bisa hidup dan tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi, ketinggian 0-1100 cm, curah hujan lebih dari 1600 mm per tahun dan pada struktur yang ringan, sedang hingga berat.

Batang dan daunnya kaku serta kasar, sangat cocok digunakan untuk rumput hay karena batangnya yang kecil sehingga mudah menjadi kering.

5. Rumput Benggala (Panicum maximum)

Tingginya dapat mencapai 1 hingga 1,7 m dengan daun lebih halus daripada rumput gajah, lidah daun berbuku dan memiliki banyak anakan. Bunga berwarna hijau atau kekuningan dengan akar serabut. Jenis rumput ini berfungsi untuk penutup tanah dan tentu saja pakan ternak.

6. Rumput Kolonjono (Brachiaria mutica)

Brachiaria mutica atau yang sering disebut rumput kolonjono merupakan rumput yang berasal dari Afrika dan Amerika Selatan. Rumput kolonjono tumbuh dengan baik di daerah dengan ketinggian yang tidak lebih dari 1200 m diatas permukaan laut dengan curah hujan 1000 mm.

7. Rumput Australia (Paspalum dilatatum)

Paspalum dilatatum atau sering disebut rumput australia merupakan salah satu jenis tanaman pakan ternak yang berasal dari Argentina, Amerika Serikat.

Rumput ini dapat tumbuh di tanah dengan struktur sedang hingga berat, namun tumbuh paling baik di tanah berat yang basah dan subur. Tanaman ini mampu hidup di ketinggian 0 -2000 mdpl dengan curah hujan 900-1400 mm/tahun.

8. Rumput Odot

Rumput ini mempunyai palatabilitas yang cukup baik untuk digunakan sebagai pakan kambing atau pakan domba. Disebabkan karena rumput ini memiliki tekstur yang lebih lunak daripada rumput gajah dan rumput raja. Maka dari itu, rumput odot tidak berbulu seperti yang terdapat pada rumput gajah dan rumput raja.

Selain penjelasan tentang jenis makanan kambing selai rumput diatas, tidak lupa juga untuk cara merawat kambing ini memang gampang-gampang susah bagi pemula.

Demikian artikel ini, semoga bisa mendapat ilmu yang bermanfaat setelah membaca ini dan bagi kalian yang ingin belajar tentang usaha bisnis bisa baca artikel lainnya di tehnoblogija.

Pakan Alternatif Kambing Selain Rumput Yang Sehat

Pakan Alternatif Kambing Selain Rumput Yang Sehat

Seperti yang kita ketahui ada banyak jenis pakan alternatif kambing selain rumput yang bisa kamu coba sebagai variasi makanan dan sumber nutrisi.

Cara merawat kambing memang gampang-gampang susah. Beternak kambing memang sangat menguntungkan karena kebutuhan pasar akan hewan yang satu ini masih sangat tinggi. Sebagai hewan Qurban, Aqiqah, memenuhi permintaan restoran gulai dan sate adalah contoh kebutuhan akan hewan yang satu ini.

Merupakan jenis hewan mamalia yang bereproduksi dengan melahirkan menyusui. Hewan ini dapat melahirkan anakan sebanyak 1 sampai 3 ekor dalam satu kali melahirkan. Domba merupakan hewan yang memakan tumbuh-tumbuhan atau disebut dengan herbivora. Domba mengkonsumsi hampir 100% hijauan atau tumbuh-tumbuhan setiap harinya. Hewan domba juga memakan jenis pakan kambing selain rumput seperti buah-buahan.

Jenis Pakan Kambing

Meskipun kambing merupakan hewan herbivora, namun ia tak selamanya hanya makan rumput saja. Sebagai peternak, Anda harus memberikan variasi makanan yang lain supaya ternak mendapatkan gizi, nutrisi dan zat pertumbuhan lainnya.

Alaminya, kambing ini merupakan hewan herbivora, artinya kambing adalah hewan yang mengkonsumsi makanan berupa hijauan atau tumbuh-tumbuhan. Makanan utama domba sebenarnya adalah hijauan seperti rerumputan. Hewan kambing juga memakan jenis makanan kambing selain rumput seperti konsentrat. Merupakan makanan kambing yang diracik untuk menambah mineral yang dibutuhkan oleh kambing. Selain jenis makanan kambing selain rumput ada banyak seperti buah-buahan, umbi-umbian dan lain sebagainya.

Umumnya jenis makanan kambing adalah berupa tumbuhan atau hijauan. Banyak diketahui orang yang tahu bahwa makanan kambing adalah rerumputan. Memang ada perbedaan beberapa jenis rumput yang termasuk rerumputan dan bukan rerumputan. Untuk mempermudah dalam memotong rumput bisa gunakan mesin chopper rumput perajang rumput. Makanan hijauan ini sebenarnya bukanlah makanan utama yang paling domba sukai.

Jenis-jenis pakan kambing selain rumput yang bisa peternak sediakan jikalau jumlah rumput menipis di daerah peternak. Ada beberapa makanan kambing ada yang berasal dari jenis rerumputan, semak, dedaunan dan buah-buahan.

Pakan Alternatif Kambing Selain Rumput

Ampas Tahu

Merupakan hasil sisa atau limbah hasil dari pengolahan kedelain menjadi tahu ataupun susu kedelai. Ampas tahu memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Maka dari itu, ampas tahu juga baik untuk mendukung pertumbuhan domba pada penggemukkan.

Jerami Fermentasi

Kebanyakan jerami fermentasi merupakan makanan yang diberikan pada sapi sebagai pengganti rumput. Jumlah zat serat cukup sebagai pengganti rumput namun sedikit energi dan zat mineral yang lain sehingga penggunaannya harus tetap dicampurkan dengan jenis makanan yang lain.

Gedebok Fermentasi

Jenis pakan alternatif kambing selain rumput yang bertujuan untuk mengatasi ketergantungan rumput dan daun-daunan yang lain. Gedebok bisa diberikan sebagai pakan kambing. Melainkan, dalam penggunaannya harus diperhatikan karena gedebok tidak memiliki semua unsur mineral yang dibutuhkan kambing.

Kulit Jagung

Kulit jagung merupakan salah satu pakan alternatif ternak yang paling ideal terutama untuk kambing. Makanan ini mengandung tinggi serat dan kadar gulanya juga cukup tinggi terutama kulit jagung manis.

Semangka

Jenis buah ini yang kaya dengan air juga bisa menjadi pakan alternatif kambing. Untuk jenis pakan kambing ini dari buah semangka ini sebaiknya pilih yang kualitasnya terbaik. Dalam arti, hanya gunakan semangka yang masih segar.

Melon

Buah melon sangat baik untuk kesehatan kambing. Kaya dengan vitamin dan air. Membuat kambing selalu perkasa. Untuk jenis pakan kambing dari melon bisa diberikan sesekali saja, mengingat budgetnya akan tinggi pasti kalau pakai buah ini. Soalnya harganya kan mahal.

Nasi

Kadang-kadang manusia sering menyisakan nasi dari dapurnya. Daripada nasinya dibuang, bisa banget diberikan pada kambing.

Nah diatas beberapa jenis pakan domba selain rumput yang bisa diberikan. Alangkah baiknya, pemberian pakan ini bukan hanya karena kehabisan stok rumput namun karena memang ingin memberikan variasi makanan. Pemberian gizi dan nutrisi untuk ternak tidak cukup hanya dengan rumput saja. Hal ini wajib diketahui oleh peternak.

Untuk ingin lebih tau tentang berbagi artikel usaha dan bisnis kalian bisa baca juga pada tehnoblogija ini, seperti cara merawat kambing etawa, binatang ternak pemakan rumput, dan lain lain.

Demikian untuk artikel pakan alternatif kambing selain rumput dan untuk kalian yang ingin  untuk memulai usaha bisa baca artikel lain disini, semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Berbagi Tips Cara Ternak Domba Yang Modern

Berbagi Tips Cara Ternak Domba Yang Modern

Bagaimana cara ternak domba yang modern? Di kesempatan kali ini, saya akan membagikan tip cara ternak domba yang modern. Seperti diketahui peternakan adalah bagaimana manajemen beternak khususnya domba agar cepat menghasilkan secara efisien dan efektif. Semakin cepat proses pemeliharaannya maka akan semakin mendapatkan keuntungan yang besar bagi peternak.

Beternak domba dapat dibilang susah-susah gampang, karena itulah memerlukan usaha yang telaten dan sabar. Berikut adalah cara ternak domba modern ini khususnya untuk pemula yang dapat mempercepat proses pemeliharaan. Pemilihan pakan jenis domba ini sama seperti rumput pakan kambing dan untuk domba juga harus diperhatikan.

Cara Ternak Domba Yang Modern

Memilih Bibit Unggul

Beternak diawali dengan pemilihan bibit domba yang tepat dan benar. Jika salah dalam memilih bibit domba, maka pengeluaran akan jauh lebih banyak. Selain itu pertumbuhan domba akan tidak optimal.

Untuk pemilihan bibit ini adalah faktor yang penting dalam menghasilkan domba-domba berkualitas tinggi. Bibit domba unggul didapat dari indukan yang baik.

1. Syarat Calon Induk Betina

  • Memiliki badan yang panjang, besar, dan simetris
  • Selaput mata tidak pucat
  • Badan tidak terlalu gemuk
  • Bulu tidak kusam dan kaku
  • Tidak cacat fisik
  • Ambing besar, putting lengkap dan tidak bepotensi penyakit
  • Umur 1,5 – 2 tahun
  • Bentuk perut normal
  • Memliki nafsu kawin yang tinggi dan ekor normal

2. Syarat Calon Induk Jantan

  • Memiliki badan yang panjang, besar, seimbang, dan simetris
  • Selaput mata tidak pucat
  • Badan tidak terlalu gemuk
  • Bulu tidak kusam dan kaku
  • Tidak cacat fisik
  • Cuping hidung lembab
  • Terdapat sepasang testis, bentuk normal, tonjolan tulang pada kaki besar
  • Umur minimal 1,5 tahun
  • Indukan yang telah melahirkan anak 2 ekor atau lebih

Itulah syarat calon indukan domba yang baik. Pemilihan indukan yang bagus, maka indukan domba yang dihasilkan pun akan menjadi bibit domba unggul.

Kandang Domba

Langkah selanjutnya dalam cara ternak domba yaitu membuat kandang domba. Untuk tempat berlindung dari panas dan hujan serta kandang dapat membatasi ruang gerak domba agar dapat di awasi dengan baik.

Cara membuat kandang domba, harus mengetauhi persyaratan kandang domba. Dengan kandang domba yang baik, maka diharapkan domba akan terhindar dari stres hingga kematian.

Syarat Kandang Domba Yang Baik

  • Kandang harus kuat
  • Bahan kandang terbuat dari kayu
  • Kandang mendapat sinar matahari yang cukup, ventilasi cukup, terhindar dari banjir, mudah di bersihkan
  • Terdapat lubang penampungan kotoran
  • Terdapat saluran pembuangan di sekitar kandang

Perlengkapan Kandang Domba

Setelah membuat kandang domba, anda harus melengkapi perlengkapan ini agar ternak domba anda bisa menjadi maksimal. Berikut adalah perlengkapan kandang domba :

  • Tempat pakan dan minum

Merupakan tempat pakan dalam kandang, sehingga bahan pakan hijauan yang diberikan untuk ternak domba tidak tercecer. Tempat pakan juga perlu disediakan ember untuk air minum domba.

  • Lampu

Untuk penerangan kandang jika sudah malam harai agar kambing merasa nyaman saat malam hari.

  • Gudang Pakan

Gudang pakan merupakan tempat untuk menyimpan sementara pakan yang belum siap diberikan ke ternak.
Disimpan dalam gudang sebaiknya pakan hijauan tidak diikat, agar tidak mengalami fermentasi yang menimbulkan panas dan akan mengurangi kualitas pakan ternak.

  • Tempat Kotoran

Tempat kotoran merupakan salah satu perlengkapan yang sudah sewajarnya tersedia di tempat peternakan.
Kandang domba kereman ini dipakai untuk kandang lemprak, sisa pakan dan kotoran yang menumpuk jadi satu akan sangat mengganggu kesehatan ternak domba.

  • Timbangan
  • Chooper

Mesin Chopper rumput perajang rumput adalah mesin pencacah rumput yang digunakan untuk merajang rumput rumputan yang sebagai bahan pakan ternak. Mesin ini  juga dapat pula digunakan untuk merajang daun-daunan hijau lainnya, seperti merajang daun nilam, jerami.

Pakan Domba

Dalaman cara ternak domba, pemberian pakan domba harus sesuai dengan kebutuhan ternak domba yaitu untuk proses pertumbuhan, reproduksi, dan produksi. Pakan yang akan di berikan harus terdiri dari zat-zat berupa protein, lemak, karbohidrat, mineral, vitamin dan air.

Kebanyakan domba akan mengkonsumsi pakan sebanyak 10 hingga 20% dari bobot tubuhnya, sedangkan minum sebanyak 3-4 liter sehari.

Kebutuhan pakan pada domba harus sangat diperhatikan. Kadang-kadang dalam satu hari domba mengkonsumsi pakan hijau seperti rumput dan daun-daunan sebanyak 10-20% dari bobot tubuh. Sedangkan minum 3-4 liter sehari. Makanan untuk domba terdiri dari 2 hal, yaitu pakan hijauan dan pakan kosentrat.

1. Pakan Hijauan

Pakan hijauan terdiri dari rumput dan dedaunan (leguminosa). Jenis rumput ini terdapat banyak jenisnya. Hijauan ini dapat di berikan dalam keadaan segar/fermentasi. Mengasihkan makanan hijauan yaitu 3-4% bahan kering dari bobot hidup. Makanan hijauan yang baik adalah yang belum terlalu tua dan belum menghasilkan bunga. Makanan hijauan yang masih muda memiliki kandungan protein kasar yang tinggi juga memilki kadar air yang tinggi.

Kadar air pada pakan hijauan dikurangi  yaitu dengan cara di layukan/fermentasi. Makanan hijauan merupakan pakan utama bagi ternak ruminansia dan berfungsi sebagai sumber gizi yaitu protein, sumber tenaga, vitamin dan mineral.

2. Pakan Konsentrat

Makanan yang berserat untuk domba pada umumya sebagai bahan baku yang memiliki kandungan serat kasar <18% dan mudah di cerna. Pada periode pemacak untuk pejantan sebaiknya di beri lebih banyak konsetrat ± 1kg.

Pemeliharaan Ternak Domba

Kesehatan ternak dijaga untuk domba yang harus di perhatikan yakni dari kebersihan kandang serta lingkungan sekitar. Hal ini sangat berpengaruh tehadap tingkat wabah penyakit yang menyerang.

Berikut merupakan beberapa tahapan untuk membersihkan domba dan lingkungan kandang :

  • Domba di mandikan seminggu sekali
  • Cukur bulu mencegah bulu menggumpal
  • Potong kuku yang panjang mencegah kontaminasi bakteri
  • Semprot dengan disinfektan lingkungan sekitar kandang
  • Bersihkan kandang dari kotoran dan sisa pakan
  • Mengecek setiap saat secara rutin gudang penyimpanan pakan untuk mencegah tumbuhnya jamur

Sudah baca cara ternak domba yang modern kan? Untuk ingin lebih tau tentang berbagi artikel usaha dan bisnis kalian bisa baca juga di tehnoblogija ini, seperti cara merawat kambing etawa, binatang ternak pemakan rumput, dan lain lain.

Semoga artikel ini dapoat bermanfaat dan membantu kalian bagi yang ingin memulai usaha bisnis.

Inilah Binatang Yang Makan Rumput Untuk Beternak

Inilah Binatang Yang Makan Rumput Untuk Beternak

Binatang yang makan rumput atau sering kita sebut Herbivora, merupakan golongan hewan pemakan tumbuhan. Hewan ini bertahan hidup dengan memakan tumbuh-tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar sebagai sumber tenaga utamanya. Kebanyakan semua hewan pemakan tumbuhan atau bisa disebut dengan herbivora, tidak memiliki gigi taring yang tajam. Karena memiliki gigi yang tidak terlalu tajam menyebabkan mencerna makanannya dengan mudah.

Binatang Yang Makan Rumput Memiliki Ciri :

  • Memiliki gigi geraham yang lebar.
  • Kebanyakan hewan ini Hidup di daratan.
  • Hewan pemakan tumbuhan tergolong hewan Mamalia.
  • Berdarah panas.
  • Termasuk kedalam perkembangbiakan secara vivipar (beranak)

Setelah mengetahui pengertian dan ciri-ciri binatang pemakan rumput selanjutnya, kita akan membahas beberapa contoh hewan ternak pemakan tumbuhan. Berikut binatang pemakan rumput :

1. Kambing

Hewan Yang Makan Rumput Kambing

Hewan kambing juga merupakan hewan pemakan rumput lainnya, kambing mempunyai gigi geraham yang berfungsi untuk mengunyah rumput-rumputan dan dedaunan. Hewan kambing memiliki kaki empat yang sangat memungkinkan untuk berlari kencang sehingga bisa menghindar dari serangan binatang buas. Kambing sering dijadikan sebagai hewan ternak.

Hewan kambing bermanfaat penting dari mulai dagingnya samapai kotorannya pun, dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia, terutama para petani. Kambing juga memiliki banyak manfaat yang manfaat utamanya untuk konsumsi karena mengandung banyak protein yang baik untuk tubuh manusia. Saat ini terdapat banyak jenis kambing salah satunya yaitu kambing etawa yang bisa menghasilkan susu. Susu kambing etawa mempunyai nilai gizi yang lebih tinggi dari susu sapi perah, sehingga sering dimanfaatkan sebagai barang konsumsi yang menyehatkan.

Untuk perawatan cara merawat kambing memang gampang-gampang susah.

2. Sapi

Hewan Yang Makan Rumput

Hewan sapi adalah salah satu contoh yang sangat mudah dari hewan pemakan rumput lainnya. Sapi pada umumnya memakan rerumputan dan dedaunan. Hewan ini termasuk herbivora yang makanan utamanya tidak bergantung pada rumput. Rumput akan lebih mudah dicerna oleh sapi jika sudah diproses menggunakan mesin chopper rumput perajang rumput.

Sapi sering dimanfaatkan tenaganya untuk transportasi dan untuk membajak sawah. Zaman yang semakin canggih dan modern, kebanyakan sapi dijadikan binatang ternak. Bukan hanya pemanfaatan dagingnya yang mengandung kaya akan gizi. Namun sapi juga termasuk sumber protein hewani seperti susu sapi yang dimanfaatkan untuk memperbaiki nilai gizi pada manusia.

Bukan hanya tenaga, daging dan susunya yang bisa dimanfaatkan, tetapi kotoran sapi pun juga bisa bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan dapat digunakan sebagai bahan bio gas.

3. Domba

Hewan Yang Makan Rumput Domba

Banyak orang selalu kebingungan untuk membedakan antara domba dan kambing. Domba atau biri-biri memiliki rambut yang tebal dan dikenal sebagai hewan ternak untuk diambil rambutnya, dagingnya serta susunya. Saat ini, setidaknya ada 7 spesies domba di dunia yang tersebar dari Asia hingga Eropa. Layaknya hewan pemakan rumput yang lain, domba juga suka menyantap rerumputan, dedaunan dan jerami untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya setiap hari.

4. Kerbau

Kerbau

Hewan kerbau sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu, bahkan lebih dahulu populer dibandingkan dengan sapi. Daging kerbau memang memiliki nilai gizi yang baik, walaupun saat ini daging yang tersedia dipasaran lebih banyak daging sapi namun masih banyak yang menggunakan daging kerbau sebagai bahan dasar masakannya. Budidaya ternak kerbau masih banyak dilakukan di daerah-daerah baik perorangan maupun skala besar.

Budidaya ternak kerbau yang dilakukan oleh peternak kecil biasanya juga di sewakan untuk membajak sawah. Sedangkan untuk peternakan kerbau sekala besar sudah sangat jarang dan digantikan dengan ternak sapi, biasanya masih ada didaerah yang memiliki tanah kurang subur untuk pertanian seperti NTT dan NTB.

5. Kelinci

Kelinci

Hewan kelinci yang merupakan mamalia dari famili Leporidae adalah salah satu hewan yang cukup sering kita jumpai. Tempat tinggal utama kelinci awalnya adalah di Afrika dan Eropa yang kemudian ditemukan spesies kelinci sumatera pada tahun 1972. Saat ini, kelinci kerap dijadikan hewan peliharaan karena tingkahnya yang lucu dan menggemaskan. Kelinci menyukai berbagai macam sayuran dan buah-buahan sebagai pakan kelinci.

Itulah hewan pemakan rumput yang cocok untuk jadi hewan ternak dan untuk mencari peluang bisnis bisa kunjungi tehnoblogija.

Tips Mudah Untuk Cara Merawat Kambing Etawa

Tips Mudah Untuk Cara Merawat Kambing Etawa

Cara merawat kambing etawa memang gampang-gampang susah. Hewan ini merupakan hasil persilangan kambing Kacang lokal dengan kambing Etawa. Badan kambing ini memiliki ciri cirinya yaitu bulu badannya belang karena hasil percampuran warna bulu kambing Etawa dan Kacang.

Berbadan besar seperti kambing Etawa dengan bobot yang mencapai 91 kg untuk kambing jantan, untuk betina bisa mencaoai 63 kg. Bnetuk hidung, dahi dan tanduk sama persis dengan kambing Etawa.

Cara Merawat Kambing Etawa

1. Pemilihan Bibit

Hal pertama yang perlu diperhatikan agar bisnis ternak kambing etawa yang kalian jalankan sukses yakni pastikan memilih bibit yang unggul. Dalam hal ini hal yang paling utama yakni terkait kesehatan dan juga peranakan dari kambing tersebut. Biasanya bibit yang berpengaruh besar adalah bibit jantan yang unggul.

Nah, ada beberapa hal penting yang perlu kalian lihat saat membeli kambing yaitu tubuh fisiknya yang terlihat sehat, bentuk tubuhnya yang cukup panjang, bentuk kaki yang kompak dan juga lurus.

Selain itu kalian juga perlu memastikan bahwa fisik tubuh dari kambing yang akan kalian beli tidaklah cacat.

2. Kandang

Melakukan beternak kambing etawa usahakan lokasi kandang anda jauh dari pemukiman warga jangan sampai anda mambangun kandang di daerah padat penduduk. Karena akan menimbulkan polusi udara yang cukup menyengat. Hewan ini juga membutuhkan sirkulasi udara dan sinar matahari yang cukup.

Kandang sebaiknya dibuat dari bahan yang kuat serta murah, yaitu dengan ventilasi cukup, wadah makanan mudah di jangkau, memiliki tempat penampungan kotoran dan mendapat sinar matahari. Berikut syaratnya :

  • Jarak kandang minimal 10 m dari rumah.
  • Bangun kandang tipe kandang panggung agar tidak kena kotoran _+ 0,5m.
  • Tempat wadah pakan setinggi bahu kambing.
  • Jarakantara kambing jantan dan betina dipisahkan, kecuali jika mau di kawinkan.
  • Mendapatkan cukup sinar matahari dan terlindung angin malam.

3. Pemberian Pakan

Jenis pakan kambing terdapat pakan hijauan dan pakan berupa konsentrat, dan tambahan fermentasi lainnya.

Pemberian nutrisi dengan mencampurkan konsentrat dan bekatul dengan perbandingan 3:1, mudahnya bekatul 50%, bungkil kelapa 25%, dan bugkil kacang kacangan 25%. Makanan di berkan sebanyak 2 kali yaitu pada pagi hari dan sore.

Contoh jenis rumput pakan kambing adalah daun nangka, mahoni, rumpur odot, dan lainnya. Untuk mempermudah dalam pemotongan rumput bisa gunakan mesin chopper rumput perajang rumput perajang rumput.Makanan yang di berikan memiliki berat10% dari bobot kambing. Tidak lupa untuk memberi minum sebanyak 1,5–2,5 liter tiap ternak per hari, dengan campuran garam beryodium.

4. Perawatan

Pemberian pakan

Total untuk memberikan paka tergantung pada jenis pakan yang diberikan. Berikan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore unutk pakan hijauan, pakan konsentrat dan silase di berikan sebagai selingan, komboran di berikan tiap sore hari. Hal ini penting karena agar kebutuhan pakan terpenuhi.

Perawatan

Hasil keberhasilan dalam usaha ternak, kita juga perlu melakukan perawatan pada kambing. Untuk merawat ternak bisa berupa memberi makan dan minum, pencukuran bulu, pemotongan kuku, membersihkan kandang, dan perawatan lainnya.

Memandikan

Kambing dimandikan sebanyak dua kali dalam sebulan. ternak yang tidak pernah dimandikan akan lebih mudah terserang penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan jamur.

Merawat kambing adalah supaya bisa mencegah penyakit yang ingin bersarang pada kuku atau bulunya. Selain itu, ternak yang bersih akan terlihat lebih sehat dan menarik, sehingga memiliki harga jual.

5. Produksi

Hewan ini melahirkan dua sampai tiga kali dalam waktu dua tahun dimana sekali masa kehamilan rata-rata melahirkan 1-3 anak kambing. Saat sudah memasuki musim kawin, kambing etawa betina bisa dikategorikan cukup dewasa setelah berumur 6 bulan, dan siap dikawinkan ketika telah berumur 10-12 bulan.

Waktu birahi normalnya kambing etawa sekitar 1-2 hari, dengan siklus birahi yang berselang selama 2-3 minggu.

Memasuki musim kawin kambing bisa dilihat dari tingkah lakunya, yaitu terlihat gelisah, nafsu makan dan minum turu, selalu mengibaskan ekornya, sering kencing, serta organ kemaluannya akan bengkak dan basah.

Kambing saat sudah terlihat tanda-tanda diatas maka anda harus segera mengawinkan kambing betina, baik dengan cara langsung maupun dengan suntik kawin atau inseminasi buatan (IB).

6. Panen

Ketika kambing yang sudah menginjak usia dewasa (poel / gigi ompong), yakni usia sekitar 8-12 bulan ini sudah siap panen. Panen kambing dilakukan setiap tahun.

Sedangkan jika anda ingin menjual dengan bobot maksimal atau untuk diikutkan kontes, maka umur 1,5 tahun adalah yang paling ideal. Kambing etawa dewasa harganya adalah Rp.4-6 juta tiap ekor.

Diupayakan masa panen kambing per tahun berpapasan dengan Hari Raya Idul Adha agar harga jual kambing menjadi lebih tinggi dan keuntungan yang didapatkan lebih banyak.

Begitulah cara merawat kambing etawa bagi pemula, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan bisa baca artikel lainnya untuk yang sedang mencari usaha dan bisnis di tehnoblogija.