Browsed by
Month: October 2021

Beginilah Cara Merebus Daging Iga Sapi Agar Cepat Empuk

Beginilah Cara Merebus Daging Iga Sapi Agar Cepat Empuk

Merebus daging iga sapi tidak sedikit orang yang tahu bagaimana cara untuk mengolahnya, terutama untuk cara merebusnya agar daging iga sapi cepat empuk apalagi saat dimakan tidak terasa alot dimulut. Daging iga sapi juga banyak sekali penikmatnya dari semua kalangan yang ada.

Daging Iga Sapi

Beginilah cara merebus daging iga sapi agar cepat empuk

Daging iga sapi merupakan bagian daging yang berasal dari daging sapi di sekitar tulang iga atau tulang rusuk sapi. Daging iga sapi dikenal juga dengan sebutan rib. Bagian daging sapi tersebut termasuk ke dalam delapan bagian utama dari daging sapi yang sering dikonsumsi semua orang. Biasanya daging iga sapi diolah menjadi makanan yaitu sup, steak, dan masih banyak lagi.

Cara Merebus Daging Iga Sapi Agar Cepat Empuk

Beginilah cara merebus daging iga sapi agar cepat empuk

1. Pilih daging iga sapi yang muda

Pilihlah daging iga sapi yang masih muda. Jenis daging sapi tersebut akan lebih cepat empuk saat dimasak atau direbus. Carilah daging sapi yang lapisan lemaknya tipis dan memiliki warna putih. Hindari daging sapi yang memiliki lapisan lemak tebal seperti urat karena akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengolahnya.

2. Rebus singkat dalam air mendidih (blanching)

Agar daging iga sapi ingin cepat empuk, lumuri terlebih dahulu permukaan daging sapi dengan menggunakan buah nanas yang sudah diparut atau dengan daun buah pepaya dan diamkan selama dalam waktu beberapa menit saja. Jika ingin membuat olahan sup atau semur dari daging iga sapi sebaiknya daging iga sapi direbus terlebih dahulu secara singkat dalam air yang sudah mendidih. Air rebusan daging iga sapi dibuang. Tujuannya untuk menghilangkan bau yang tidak sedap dan dapat mengurangi keruhnya kaldu yang akan dihasilkan.

3. Direbus menggunakan panci bertekanan

Panci yang bertekanan bisa untuk menghemat waktu dalam mengolah daging iga sapi menjadi lebih cepat empuk. Masukkan daging iga sapi kedalam panci bertekanan, dan tambahkan air kedalam secukupnya. Lalu masak dalam waktu selama 30 menit. Setelah itu, daging iga sapi dapat ditambahi juga dengan bumbu dan direbus dalam waktu yang sebentar saja.

4. Merebus daging iga sapi dengan panci biasa dengan api kecil

Menggunakan panci yang biasa juga bisa, tetapi akan membutuhkan waktu merebus yang lebih lama. Caranya merebusnya dengan mendidihkan air terlebih dahulu, lalu masukkan daging iga sapi yang sudah direbus dalam waktu yang singkat. Masak daging iga sapi dengan menggunakan api yang kecil sambil membuang kotoran yang menggumpal. Terus memasak sampai daging iga sapi memiliki tekstur yang empuk.

5. Masak dengan slow cooker

Untuk mendapat daging iga sapi yang memiliki tekstur daging lebih lembut, bisa dengan memasak menggunakan slow cooker. Hanya dengan memasukkan daging iga sapi yang sudah direbus dalam waktu yang sebentar, dan dengan menambahkan berbagai bumbu, lalu dimasak dalam waktu sekitar 6 jam. Selain agar tekstur daging menjadi lebih lembut, rasa kaldunya juga akan menjadi lebih enak.

Baca Juga:Berikut Ini Dia Cara Membuat Bakso Kenyal Dan Kres

Tips Cara Memilih Dan Memasak Daging Iga Sapi

Beginilah cara merebus daging iga sapi agar cepat empuk

1. Tiap jenis daging iga mempunyai keunggulannya masing-masing

Daging iga sapi pada bagian atas lebih cocok untuk dimasak dengan cara dibakar atau juga dipanggang. karena tulang dan dagingnya cukup besar. Daging pada bagian tersebut juga empuk, sehingga mudah untuk dibakar. Jika ingin mengolahnya menjadi sup, pilih daging iga sapi pada bagian spare ribs atau short ribs. Tulang pada bagian tersebut lebih banyak, sehingga kaldu yang dihasilkan juga jauh lebih enak dan nikmat.

2. Pastikan untuk membeli daging iga yang masih segar

Jika sudah menentukan jenis daging iga sapi nya, perhatikan bagian lemak pada daging nya. Walaupun mendapatkan daging iga sapi yang bagus, tetapi lemaknya tebal, lebih baik daging iga sapi tersebut jangan dibeli. Cek juga kesegaran pada daging iga sapi. Caranya dengan menekan daging dengan jari. Jika daging terasa kenyal ketika ditekan, tandanya daging iga sapi masih dalam keadaan yang bagus. Karena daging iga sapi cukup sensitif dan mudah untuk dihinggapi oleh lalat, coba untuk memperhatikan bau daging iga sapi nya apakah masih layak atau tidak. Untuk membeli daging iga sapi di supermarket bisa lebih terjamin kualitasnya. Tetapi harganya juga pasti jauh lebih mahal dibandingkan dengan daging iga sapi dipasar tradisional.

3. Cara mempersiapkan daging iga

Jika ingin membuat iga bakar, lumuri daging iga sapi dan diremas seluruh bagiannya dengan menggunakan parutan buah nanas atau bisa juga dengan daun buah pepaya. Agar daging iga sapi akan lebih cepat empuk dan bisa untuk menghilangkan bau yang tidak sedap pada daging iga sapi tersebut. Sedangkan untuk membuat iga sup, cukup dengan diblansir saja. Rebus daging iga sapi didalam air yang mendidih dalam waktu singkat singkat, lalu buang air rebusan daging iga sapi tersebut agar dapat mengurangi keruhnya kaldu yang dihasilkan.

4. Cara untuk mengolah daging iga bakar

Sebelum daging iga sapi dibakar, lebih baik daging iga sapi dimarinasi terlebih dahulu. Bumbunya cukup sederhana. Siapkan saja bawang putih, cabai rawit, garam, kecap manis, dan air perasan jeruk nipis. Lumuri seluruh bagian permukaan daging iga sapi, lalu diamkan dalam waktu selama 3 jam. Jika perlu, masukkan daging iga sapi ke dalam lemari es. Jika waktu menunggu tiga jam  terlalu lama, bisa dengan mengungkepnya  saja dengan dimasak di atas kompor. Masak daging iga sapi dengan bumbu bakar sampai empuk dan bumbu meresap  sempurna kedalam daging. Setelah itu, daging iga sapi siap untuk dibakar dalam waktu yang sebentar saja.

5. Cara untuk mengolah sup daging iga

Setelah daging iga sapi sudah diblansir, rebuslah daging iga sapi dengan api yang kecil. Buang semua buih, lemak, dan kotoran yang mengapung di permukaan air rebusan daging. Pakailah saringan yang halus agar lebih cepat membuang sisa buih, lemak,dan juga kotoran. Berbeda dengan cara mengolah daging iga sapi untuk masakan yang bersantan. Daging iga sapi dimasak terlebih dahulu dengan santan yang encer, pastikan daging iga sapi sudah empuk. Setelah itu, masukkan santan yang kental dan jangan lupa untuk mengaduknya terus agar tidak pecah.

 

Terima kasih sudah membaca artikel ini, jika kamu ingin lebih mengetahui lebih banyak tentang cara merebus daging sapi agar cepat empuk kamu bisa membaca artikel Cara Merebus Daging Sapi Agar Cepat Empuk. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan membantu kamu untuk membuat masakan dari daging sapi.

Resep Cara Membuat Bolu Pisang Panggang Dengan Takaran Gelas

Resep Cara Membuat Bolu Pisang Panggang Dengan Takaran Gelas

Membuat bolu pisang panggang yang rasanya tidak kalah enak dengan bolu yang dijual di toko kue dengan resep yang sangat mudah dan bahan yang mudah didapatkan. Salah satu varian bolu panggang yang enak dan banyak peminatnya adalah bolu pisang panggang. Karena bolu pisang panggang merupakan kue yang memiliki banyak peminat dari semua kalangan.

Bolu Pisang Panggang

Resep cara membuat bolu pisang panggang dengan takaran gelas

Bolu pisang panggang adalah bolu yang disukai banyak orang dari semua kalangan. Hampir di setiap acara kue bolu panggang ini menjadi salah satu menu atau yang disukai orang untuk hidangan. Karena bolu pisang panggang sangat cocok untuk dihidangkan pada saat bersantai sambil meminum teh hangat atau kopi panas. Tampilan bolu pisang panggang yang sederhana dan rasanya yang lezat membuat banyak orang ingin tahu resep atau cara membuat bolu pisang panggang. Cara membuat bolu pisang panggang bisa dibilang sangat sederhana untuk dibuat dan bahan mudah untuk didapat, jadi kamu pasti bisa membuatnya sendiri.

Cara Membuat Bolu Pisang Panggang Dengan Takaran Gelas

Resep cara membuat bolu pisang panggang dengan takaran gelas

Bahan Untuk Membuat Bolu Pisang Panggang Takaran Gelas:

  1. 5 buah pisang ayam besar.
  2. 4 butir telur.
  3. 11/4 gelas atau 200 gr duralex terigu segitiga biru.
  4. 1 gelas duralex gula pasir.
  5. 3/4 gelas minyak.
  6. 1 sdm susu bubuk.
  7. garam Sejumput.
  8. 1 sdt baking soda.
  9. 1/2 sdt Vanili.
  10. Tbm .

Cara Membuat Bolu Pisang Panggang Dengan Takaran Gelas:

  1. Pertama panaskan oven terlebih dahulu.
  2. Lalu haluskan buah pisang di wadah yang terpisah dan tambahkan baking soda aduk sampai tercampur merata.
  3. Campurkan telur, gula, tbm, vanili dan gula larut  didalam wadah lalu aduk menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi sampai tercampur merata.
  4. Turunkan kecepatan mixer ke speed yang rendah dan masukkan tepung, susu bubuk, sejumput garam kedalam adonan yang tadi di aduk. Kemudian masukkan buah pisang yang sudah dihaluskan terlebih dan minyak. Aduk sampai merata. Jangan terlalu lama mengaduk adonan bolu, jika adonan sudah tercampur dan minyak tidak mengendap di bawah saja.
  5. Masukkan adonan ke dalam loyang. Jangan lupa untuk mengolesi loyang dengan menggunakan margarin dan diberi taburan tepung agar adonan bolu tidak lengket di loyang.
  6. Hentakkan loyang dengan perlahan, agar udara didalamnya keluar jangan menghentak loyang dengan sangat kencang agar adonannya tidak keluar dari loyang.
  7. Panggang adonan bolu di dalam oven selama kurang lebih 30 menit dan tunggu sampai matang. Ketika bolu suda naik dan memiliki aroma yang harum, tusuk bolu dengan menggunakan lidi jika sudah tidak lengket dan samping bolu sudah lepas dari pinggiran loyangnya berarti bolu tersebut sudah matang.

Baca Juga:Resep dan Cara membuat bolu pisang

Tips Menyimpan Buah Pisang Agar Tahan Lama

Resep cara membuat bolu pisang panggang dengan takaran gelas

1. Usahakan untuk membeli pisang yang setengah mata

Jika ingin menyimpan buah pisang dalam jangka waktu yang lama, maka belilah buah pisang yang belum terlalu matang sempurna. Ketika ingin mengetahui kematangan buah pisang bisa dilihat dan memperhatikan pada bagian tengah kulit buah pisang terlebih dahulu. Buah pisang yang setengah matang biasanya memiliki warna kulit yang kuning bersih atau kehijauan dengan bagian pinggirnya yang masih berwarna hijau. Ciri tersebut dapat membuat buah pisang memiliki jangka waktu yang lebih lama untuk dapat menyimpannya.

2. Tidak menyimpan pisang yang terkena matahari secara langsung

Buah pisang yang berkualitas dan bagus memiliki kondisi kulit pisang yang halus dan juga bersih. Pisang yang tidak memiliki bintik hitam dikulitnya menandakan buah pisang sudah terlalu matang. Selain itu, buah pisang yang sudah dikupas atau sudah rusak juga akan mempercepat buah pisang menjadi busuk karena terkena udara secara langsung. Untuk menjaga buah pisang agar tidak cepat membusuk jauhkan buah pisang dari sinar matahari secara langsung. Simpan saja buah pisang di dalam ruangan dengan suhu yang normal agar warna kulit buah  pisang tidak berubah warna.

3. Bungkus batang pisang dengan plastik bersih

Membungkus batang buah pisang dengan menggunakan plastik yang bersih dapat membuat buah pisang menjadi tahan lama. Karena buah pisang dapat mengeluarkan gas etilen yang dapat untuk mempercepat proses pematangan pada bagian batangnya. Jika membungkus batang buah pisang dengan menggunakan plastik yang bersih dapat memperlambat pelepasan gas etilen tersebut. Jika ingin memperlambat pelepasan gas etilen lebih lama, bungkus saja setiap bagian buah pisang. Atau juga dapat memisahkan buah pisang dan membungkusnya dengan cara satu satu dengan menggunakan plastik yang bersih.

4. Pastikan pisang mendapatkan sirkulasi udara

Dengan keadaan buah pisang yang sudah matang kedalam plastik yang bersih, maka buah pisang tidak akan mendapatkan udara sesuai dengan kebutuhannya. Kondisi buah pisang bisa menjadi cepat matang dan juga membusuk. Pastikan juga buah pisang untuk mendapatkan sirkulasi udara yang sangat cukup. Bisa juga untuk menggantungkan buah pisang agar dapat memudahkan buah pisang mendapatkan udara yang cukup.

5. Simpan dengan cara digantung dan terpisah dari buah lainnya

Menyimpan buah pisang dengan cara menggantungnya. Cara tersebut agar buah pisang terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung. Selain itu, buah pisang juga bisa untuk mendapatkan sirkulasi udara yang tepat dan cukup untuk dapat memperlambat proses pematangan buah pisang jika disimpan dengan cara digantung. Simpanlah buah pisang dengan terpisah dari buah lainnya, untuk dapat mencegah terjadinya penyebaran gas etilen yang dapat membuat buah pisang menjadi cepat matang.

6. Jangan simpan di lemari es

Suhu yang dingin di dalam lemari es akan membuat buah pisang menjadi melunak dan juga dapat membusuk. Jadi, simpanlah buah pisang pada suhu ruangan yang normal saja. Simpanlah buah pisang dengan cara yang benar yaitu diletakkan pada suhu ruangan, jangan di tempat yang bersuhu dingin atau diruangan yang terpapar sinar matahari secara langsung. Agar buah pisang dapat bisa melalui proses pematangan yang sempurna dan tidak akan terlalu cepat untuk matang.

Terima kasih sudah membaca artikel ini, jika kamu ingin lebih mengetahui bagaimana cara membuat bolu panggang agar mengembang kamu bisa membaca atikel Cara Membuat Kue Bolu Panggang Agar Mengembang. Semoga artikel ini bermanfaat.