Browsed by
Month: August 2020

Inilah Binatang Yang Makan Rumput Untuk Beternak

Inilah Binatang Yang Makan Rumput Untuk Beternak

Binatang yang makan rumput atau sering kita sebut Herbivora, merupakan golongan hewan pemakan tumbuhan. Hewan ini bertahan hidup dengan memakan tumbuh-tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar sebagai sumber tenaga utamanya. Kebanyakan semua hewan pemakan tumbuhan atau bisa disebut dengan herbivora, tidak memiliki gigi taring yang tajam. Karena memiliki gigi yang tidak terlalu tajam menyebabkan mencerna makanannya dengan mudah.

Binatang Yang Makan Rumput Memiliki Ciri :

  • Memiliki gigi geraham yang lebar.
  • Kebanyakan hewan ini Hidup di daratan.
  • Hewan pemakan tumbuhan tergolong hewan Mamalia.
  • Berdarah panas.
  • Termasuk kedalam perkembangbiakan secara vivipar (beranak)

Setelah mengetahui pengertian dan ciri-ciri binatang pemakan rumput selanjutnya, kita akan membahas beberapa contoh hewan ternak pemakan tumbuhan. Berikut binatang pemakan rumput :

1. Kambing

Hewan Yang Makan Rumput Kambing

Hewan kambing juga merupakan hewan pemakan rumput lainnya, kambing mempunyai gigi geraham yang berfungsi untuk mengunyah rumput-rumputan dan dedaunan. Hewan kambing memiliki kaki empat yang sangat memungkinkan untuk berlari kencang sehingga bisa menghindar dari serangan binatang buas. Kambing sering dijadikan sebagai hewan ternak.

Hewan kambing bermanfaat penting dari mulai dagingnya samapai kotorannya pun, dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia, terutama para petani. Kambing juga memiliki banyak manfaat yang manfaat utamanya untuk konsumsi karena mengandung banyak protein yang baik untuk tubuh manusia. Saat ini terdapat banyak jenis kambing salah satunya yaitu kambing etawa yang bisa menghasilkan susu. Susu kambing etawa mempunyai nilai gizi yang lebih tinggi dari susu sapi perah, sehingga sering dimanfaatkan sebagai barang konsumsi yang menyehatkan.

Untuk perawatan cara merawat kambing memang gampang-gampang susah.

2. Sapi

Hewan Yang Makan Rumput

Hewan sapi adalah salah satu contoh yang sangat mudah dari hewan pemakan rumput lainnya. Sapi pada umumnya memakan rerumputan dan dedaunan. Hewan ini termasuk herbivora yang makanan utamanya tidak bergantung pada rumput. Rumput akan lebih mudah dicerna oleh sapi jika sudah diproses menggunakan mesin chopper rumput perajang rumput.

Sapi sering dimanfaatkan tenaganya untuk transportasi dan untuk membajak sawah. Zaman yang semakin canggih dan modern, kebanyakan sapi dijadikan binatang ternak. Bukan hanya pemanfaatan dagingnya yang mengandung kaya akan gizi. Namun sapi juga termasuk sumber protein hewani seperti susu sapi yang dimanfaatkan untuk memperbaiki nilai gizi pada manusia.

Bukan hanya tenaga, daging dan susunya yang bisa dimanfaatkan, tetapi kotoran sapi pun juga bisa bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan dapat digunakan sebagai bahan bio gas.

3. Domba

Hewan Yang Makan Rumput Domba

Banyak orang selalu kebingungan untuk membedakan antara domba dan kambing. Domba atau biri-biri memiliki rambut yang tebal dan dikenal sebagai hewan ternak untuk diambil rambutnya, dagingnya serta susunya. Saat ini, setidaknya ada 7 spesies domba di dunia yang tersebar dari Asia hingga Eropa. Layaknya hewan pemakan rumput yang lain, domba juga suka menyantap rerumputan, dedaunan dan jerami untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya setiap hari.

4. Kerbau

Kerbau

Hewan kerbau sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu, bahkan lebih dahulu populer dibandingkan dengan sapi. Daging kerbau memang memiliki nilai gizi yang baik, walaupun saat ini daging yang tersedia dipasaran lebih banyak daging sapi namun masih banyak yang menggunakan daging kerbau sebagai bahan dasar masakannya. Budidaya ternak kerbau masih banyak dilakukan di daerah-daerah baik perorangan maupun skala besar.

Budidaya ternak kerbau yang dilakukan oleh peternak kecil biasanya juga di sewakan untuk membajak sawah. Sedangkan untuk peternakan kerbau sekala besar sudah sangat jarang dan digantikan dengan ternak sapi, biasanya masih ada didaerah yang memiliki tanah kurang subur untuk pertanian seperti NTT dan NTB.

5. Kelinci

Kelinci

Hewan kelinci yang merupakan mamalia dari famili Leporidae adalah salah satu hewan yang cukup sering kita jumpai. Tempat tinggal utama kelinci awalnya adalah di Afrika dan Eropa yang kemudian ditemukan spesies kelinci sumatera pada tahun 1972. Saat ini, kelinci kerap dijadikan hewan peliharaan karena tingkahnya yang lucu dan menggemaskan. Kelinci menyukai berbagai macam sayuran dan buah-buahan sebagai pakan kelinci.

Itulah hewan pemakan rumput yang cocok untuk jadi hewan ternak dan untuk mencari peluang bisnis bisa kunjungi tehnoblogija.

Tips Mudah Untuk Cara Merawat Kambing Etawa

Tips Mudah Untuk Cara Merawat Kambing Etawa

Cara merawat kambing etawa memang gampang-gampang susah. Hewan ini merupakan hasil persilangan kambing Kacang lokal dengan kambing Etawa. Badan kambing ini memiliki ciri cirinya yaitu bulu badannya belang karena hasil percampuran warna bulu kambing Etawa dan Kacang.

Berbadan besar seperti kambing Etawa dengan bobot yang mencapai 91 kg untuk kambing jantan, untuk betina bisa mencaoai 63 kg. Bnetuk hidung, dahi dan tanduk sama persis dengan kambing Etawa.

Cara Merawat Kambing Etawa

1. Pemilihan Bibit

Hal pertama yang perlu diperhatikan agar bisnis ternak kambing etawa yang kalian jalankan sukses yakni pastikan memilih bibit yang unggul. Dalam hal ini hal yang paling utama yakni terkait kesehatan dan juga peranakan dari kambing tersebut. Biasanya bibit yang berpengaruh besar adalah bibit jantan yang unggul.

Nah, ada beberapa hal penting yang perlu kalian lihat saat membeli kambing yaitu tubuh fisiknya yang terlihat sehat, bentuk tubuhnya yang cukup panjang, bentuk kaki yang kompak dan juga lurus.

Selain itu kalian juga perlu memastikan bahwa fisik tubuh dari kambing yang akan kalian beli tidaklah cacat.

2. Kandang

Melakukan beternak kambing etawa usahakan lokasi kandang anda jauh dari pemukiman warga jangan sampai anda mambangun kandang di daerah padat penduduk. Karena akan menimbulkan polusi udara yang cukup menyengat. Hewan ini juga membutuhkan sirkulasi udara dan sinar matahari yang cukup.

Kandang sebaiknya dibuat dari bahan yang kuat serta murah, yaitu dengan ventilasi cukup, wadah makanan mudah di jangkau, memiliki tempat penampungan kotoran dan mendapat sinar matahari. Berikut syaratnya :

  • Jarak kandang minimal 10 m dari rumah.
  • Bangun kandang tipe kandang panggung agar tidak kena kotoran _+ 0,5m.
  • Tempat wadah pakan setinggi bahu kambing.
  • Jarakantara kambing jantan dan betina dipisahkan, kecuali jika mau di kawinkan.
  • Mendapatkan cukup sinar matahari dan terlindung angin malam.

3. Pemberian Pakan

Jenis pakan kambing terdapat pakan hijauan dan pakan berupa konsentrat, dan tambahan fermentasi lainnya.

Pemberian nutrisi dengan mencampurkan konsentrat dan bekatul dengan perbandingan 3:1, mudahnya bekatul 50%, bungkil kelapa 25%, dan bugkil kacang kacangan 25%. Makanan di berkan sebanyak 2 kali yaitu pada pagi hari dan sore.

Contoh jenis rumput pakan kambing adalah daun nangka, mahoni, rumpur odot, dan lainnya. Untuk mempermudah dalam pemotongan rumput bisa gunakan mesin chopper rumput perajang rumput perajang rumput.Makanan yang di berikan memiliki berat10% dari bobot kambing. Tidak lupa untuk memberi minum sebanyak 1,5–2,5 liter tiap ternak per hari, dengan campuran garam beryodium.

4. Perawatan

Pemberian pakan

Total untuk memberikan paka tergantung pada jenis pakan yang diberikan. Berikan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore unutk pakan hijauan, pakan konsentrat dan silase di berikan sebagai selingan, komboran di berikan tiap sore hari. Hal ini penting karena agar kebutuhan pakan terpenuhi.

Perawatan

Hasil keberhasilan dalam usaha ternak, kita juga perlu melakukan perawatan pada kambing. Untuk merawat ternak bisa berupa memberi makan dan minum, pencukuran bulu, pemotongan kuku, membersihkan kandang, dan perawatan lainnya.

Memandikan

Kambing dimandikan sebanyak dua kali dalam sebulan. ternak yang tidak pernah dimandikan akan lebih mudah terserang penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan jamur.

Merawat kambing adalah supaya bisa mencegah penyakit yang ingin bersarang pada kuku atau bulunya. Selain itu, ternak yang bersih akan terlihat lebih sehat dan menarik, sehingga memiliki harga jual.

5. Produksi

Hewan ini melahirkan dua sampai tiga kali dalam waktu dua tahun dimana sekali masa kehamilan rata-rata melahirkan 1-3 anak kambing. Saat sudah memasuki musim kawin, kambing etawa betina bisa dikategorikan cukup dewasa setelah berumur 6 bulan, dan siap dikawinkan ketika telah berumur 10-12 bulan.

Waktu birahi normalnya kambing etawa sekitar 1-2 hari, dengan siklus birahi yang berselang selama 2-3 minggu.

Memasuki musim kawin kambing bisa dilihat dari tingkah lakunya, yaitu terlihat gelisah, nafsu makan dan minum turu, selalu mengibaskan ekornya, sering kencing, serta organ kemaluannya akan bengkak dan basah.

Kambing saat sudah terlihat tanda-tanda diatas maka anda harus segera mengawinkan kambing betina, baik dengan cara langsung maupun dengan suntik kawin atau inseminasi buatan (IB).

6. Panen

Ketika kambing yang sudah menginjak usia dewasa (poel / gigi ompong), yakni usia sekitar 8-12 bulan ini sudah siap panen. Panen kambing dilakukan setiap tahun.

Sedangkan jika anda ingin menjual dengan bobot maksimal atau untuk diikutkan kontes, maka umur 1,5 tahun adalah yang paling ideal. Kambing etawa dewasa harganya adalah Rp.4-6 juta tiap ekor.

Diupayakan masa panen kambing per tahun berpapasan dengan Hari Raya Idul Adha agar harga jual kambing menjadi lebih tinggi dan keuntungan yang didapatkan lebih banyak.

Begitulah cara merawat kambing etawa bagi pemula, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan bisa baca artikel lainnya untuk yang sedang mencari usaha dan bisnis di tehnoblogija.