Sepak Terjang Bisnis Bawang Merah Brebes

Sepak Terjang Bisnis Bawang Merah Brebes

Sepak Terjang Bisnis Bawang Merah Brebes | Ketahuilah Brebes merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang merupakan salah satu sentra penghasil bawang merah terbesar di Indonesia, maka tidak diherankan lagi bahwa petani disana menjadikan lahan bawang menjadi lahan uang.

 

Lahan Bisnis Bawang Merah Brebes

Ada kurang lebih 150.000 ha, lahan yang digunakan untuk menanam bawang merah di Brebes. Dengan seluas itu, Brebes dijamin mampu memenuhi kebutuhan bawang merah diIndonesia. Bahkan bisnis bawang merah Brebes mampu memenuhi kebutuhan bawang merah Nasional sebanyak 30%.

Selain itu bisnis bawang merah Brebes ini mampu mencapai 50% dalam aktivitas agribisnisnya, Ini salah satu bukti bahwa petani bawang merah di Brebes berhasil menjadi pembudidaya bawang merah. Sebanyak 80% lebih petani bawang merah di Brebes membuka bisnis bawang merah Brebes, itulah Brebes sudah tidak diragukan lagi dengan hasil bawang merahnya.

Namun kendala petani bawang adalah mahalnya bibit bawang merah dan pupuknya yang kian melonjak tidak bersahabat dengan kantong petani, namun petani bawang merah Brebes memiliki siasat untuk memilih bibit murah namun kualitas tidak diragukan lagi dan mengganti pupuk pestisida dengan pupuk kandang.

Selain meminim pegeluaran petani bawang merah, ini adalah salah satu siasat petani bawang merah di Brebes. Namun bukan berarti petani bisnis bawang merah tidak lepas dari gagal panen, karna banyak alasan mengapa petani dan yang Memiliki bisnis bawang mengalami kurangnya hasil panen.

Salah satu alasan selain bibit dan pupuk yang mahal adalah hama, ya pasti setiap petani tidak lekang dari masalah yang satu ini. Pengendalian hama yang petani lakukan adalah dengan cara melang-lang yakni memilih dan memisahkan daun bawang atau tanaman bawang merah yang terkena hama.

Selain itu bantuan dari pupuk pestisida juga sangat membantu petani untuk membasmi hama-hama yang mengganggu hasil panen para petang dan pemilik bisnis bawang merah Brebes ini, untuk itu petani juga harus menyiapkan tenaga lebih untuk menjaga tanamannya tetap aman dari hama dan hasil yang maksimal.

 

Pengaruh Bawang Merah dan Pemerintah

Mengapa petani sangat sensitif dengan harga atau hasil panen bawang merah? Karna harga bawang merah itu sendiri ternya mempengaruhi inflansi di Indonesia, pemerintah saat ini telah memasukkan komoditi bawang merah. Dalam program ini bawang merah telah dimasukkan kedalam Program Upaya Khusus yang dimiliki Kementrian Pertanian.

Harapannya agar hasil produktivitas bawang merah Brebes semakin meningkat dan membantu kebutuhan bawang merah di Indonesia, selain itu tujuannya adalah agar Indonesia bisa terus menjadi pengekspor bawang merah aktif. Pemerintah juga membantu petani dengan membeli hasil kebunnya langsung.

Tujuan pemerintah itu sendiri adalah untuk membantu menstabilkan harga, dan memotong perniagaan bisnis bawang merah Brebes. Ini juga untuk menghindari pebisnis yang licik untuk menaikkan harga jual bawang merah agar merau keuntungan lebih sebelum dijual ke tangan para pedagang pasar maupun konsumen rumahan.

Saat ini juga pemerintah telah berupayakan menyediakan bibit unggul dengan harga yang terjangkau, dan lebih membantu para petani agar mudah membudidayakan bawang merah itu sendiri dan mendapat hasil semaksimal mungkin. Memang apabila dilihat dari jumlah petani sebanyak itu pemerintah juga harus mengambil langkah untuk membatu kedepannya.

Selain itu pemerintah juga mengupayakan bawang merah pasca panen, tentu agar hasil itu sendiri tahan lama disimpan dan saat pengiriman keluar daerah. Untuk itu pemerintah menggencarkan agar para petani bawang merah Brebes menggunakan tekhnik penjemuran dan penyimpanan.

Selain Bisnis Bawang Merah Brebes jangan lewatkan 8 Langkah Sukses Budidaya Bawang Merah Brebes.

Comments are closed.