Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika, Beda Biji kopi Beda Rasanya

Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika, Beda Biji kopi Beda Rasanya

Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika – Sekarang ini, kopi sudah menjadi lifestyle bagi beberapa orang. Jika dulu kopi selalu identik dengan bapak-bapak dan sebuah koran di pagi hari, maka kali ini berbeda.

perbedaan kopi robusta dan arabika 1

Kini kopi dapat diidentikan dengan kaum anak muda kekinian yang mengunjungi coffee shop ternama yang mungkin memiliki harga lumayan mahal.

Sebagian dari mereka mengunjungi coffee shop bukan hanya untuk benar-benar menikmati kopi berdasarkan rasanya, tetapi sebagian juga mengunjungi coffe shop hanya untuk mengikuti tren saja.

Selain untuk mengikuti tren, mereka juga menggunakan kopi sebagai objek fotografi mereka yang kemudian mereka unggah ke sosial media yang mereka miliki. Adanya lifestyle baru ini, membuat pengusaha coffe shop membuka coffe shop di mana-mana.

Mulai dari daerah dekat kampus, mall, bahkan di daerah yang jauh dari keramaian seperti di daerah pegunungan atau dataran tinggi lainnya.

Sesuai lokasinya yang berada di dataran tinggi, membuat coffe shop di daerah ini memiliki nilai plus tersendiri. Nilai plus tersebut adalah pemandangan yang luar biasa indah.

Bukan hanya pemandangan yang indah, namun coffee shop juga tentu menyajikan berbagai jenis kopi. Mulai dari americano, espresso, machiatto, doppio, atau cappucino.

Adanya berbagai jenis kopi ini, bukan tidak mungkin membuat pengunjung coffee shop kadang kebingungan untuk memilih kopi apa yang akan mereka pesan.

Akhirnya mereka akan bertanya kepada waiter tentang perbedaan dari masing-masing kopi.Jika berbicara mengenai kopi, maka arabika dan robusta pasti akan terkait di dalamnya.

Arabika dan robusta adalah dua jenis biji kopi yang menjadi cikal dari beberapa jenis kopi, seperti cappucino, espresso, macchiato dan sebagainya.

Jika sudah diolah, kedua biji kopi ini akan sedikit sulit untuk dibedakan. Untuk membantu membedakan antara arabika dan robusta.

Di bawah ini ada beberapa hal yang dapat menjadi perbandingannya.Yuk simak apa saja perbedaan kopi arabika dan robusta tersebut!

Setelah disangrai, secara sekilas semua biji kopi memang terlihat hampir sama saja. Tetapi tahukan Anda bahwa ternyata ada banyak sekali jenis-jenis kopi.

Dari sekian banyak jenis kopi, ada dua jenis yang umumnya menjadi konsumsi kita sehari-hari, yaitu kopi  robusta dan arabika. Cukup banyak orang yang bertanya-tanya, apa perbedaan kopi robusta dan arabika? Kopi arabika dan robusta enak yang mana?

Meskipun kedua jenis kopi ini sama-sama merupakan kopi yang paling banyak dikonsumsi, ternyata perbedaan kopi robusta dan arabika mempunyai beberapa yang sangat signifikan.

perbedaan kopi robusta dan arabika 2

Berikut 9 perbedaan kopi robusta dan arabika

  1. Rasa

Rasa tentunya merupakan fitur yang paling penting bagi kita para penikmat kopi. Setelah melalui berbagai macam proses pengolahan sampai saat penyajian, yang kita nikmati ketika kopi sudah disajikan di atas meja adalah rasa dan aromanya bukan?

Secara rasa, kopi robusta memiliki variasi rasa yang kuat dan juga tajam. Seringkali dikatakan kopi robusta memiliki rasa seperti gandum.

Sebelum disangrai, biji kopi robusta memiliki aroma seperti kacang-kacangan. Ini menyebabkan kopi robusta umumnya dianggap memiliki kualitas di bawah kopi arabika.

Tetapi perlu diketahui juga bahwa tidak semua kopi robusta memiliki kualitas rendah, ada juga kopi robusta yang berkualitas baik dan bernilai tinggi, namun memang cukup sulit untuk menemukannya.

Sedangkan kopi arabika memiliki variasi rasa sangat beragam, tergantung dari jenisnya. Mulai dari rasa manis yang lembut sampai rasa yang kuat dan tajam.

Acidity dari kopi arabika juga lebih tinggi, yang menandakan bahwa kopi arabika memang merupakan kopi dengan kualitas tinggi.

Sebelum disangrai, kopi arabika memiliki aroma seperti blueberry. Setelah disangrai, kopi arabika memiliki aroma seperti buah-buahan dan manis.

(BACA JUGA : PELUANG USAHA WARUNG KOPI DAN RINCIAN MODAL AWAL)

  1. Kadar Kafein

Salah satu alasan mengapa kopi robusta tidak senikmat kopi arabika adalah karena kopi robusta memiliki kadar kafein yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan kopi arabika.

Ini mungkin terdengar sebagai hal positif, akan tetapi kafein membawa rasa pahit yang mengurangi kenikmatan kopi saat diminum.

Bahkan kopi robusta memiliki kadar kafein dua kali lebih banyak daripada arabika, yaitu 2.2% sedangkan kadar kafein kopi arabika hanya 1.2%.

 

  1. Kandungan Gula dan Lipid

Kandungan lipid dan gula pada kopi arabika lebih banyak daripada kopi robusta. Tepatnya kopi arabika memiliki kandungan lipid lebih banyak 60% daripada robusta, dan kandungan gula kopi arabika juga hampir dua kali lebih banyak daripada robusta.

Kadar gula pada kopi penting karena dekomposisi gula pada saat proses sangrai dapat meningkatkan level dari rasa acidity kopi.

(BACA JUGA : CARA MEMBUAT KOPI LUWAK YANG ENAK)

  1. Harga

Ada pepatah: harga menentukan kualitas. Pepatah ini juga berlaku dalam dunia kopi. Dari sisi harga, kopi arabika lebih mahal daripada kopi robusta.

Bahkan harga kopi arabika hampir dua kali lebih mahal dari harga kopi robusta. Kopi instan yang umumnya ditemukan di supermarket biasanya adalah kopi robusta.

(BACA JUGA : SEJARAH KOPI LUWAK INDONESIA, TAK ADA KENIKMATAN TANPA PERJUANGAN)

  1. Kondisi Lingkungan Produksi

Kopi robusta lebih mudah untuk ditanam. Kopi robusta dapat ditanam pada ketinggian rendah sekitar 200-800 meter dari permukaan laut dan tidak mudah diserang hama.

Kadar kafein yang tinggi pada kopi robusta bermanfaat sebagai pertahanan terhadap hama karena kadar kafein yang tinggi tersebut menjadi racun bagi hama.

Kopi robusta juga menghasilkan lebih banyak biji kopi per hektar, dengan biaya produksi yang juga lebih kecil.

Sebaliknya, kopi arabika ditanam di ketinggian 600-2000 meter dari permukaan laut dan memerlukan lebih banyak perhatian khusus serta harus ditanam di daerah yang dingin dengan iklim sub tropik (15° – 24°C).

Kopi arabika juga memerlukan kelembaban, tanah yang subur, dan sinar matahari yang cukup. Oleh karena itu, biji kopi arabika sangat rentan diserang hama dan mudah rusak apabila tidak ditangani dengan baik.

(BACA JUGA : MANFAAT KOPI HITAM UNTUK WAJAH, BUAT WAJAH MENJADI KINCLONG)

  1. Bentuk Biji Kopi

Biji kopi arabika memiliki bentuk yang sedikit lebih besar dan oval, sedangkan kopi robusta lebih kecil dan bundar. Perbedaan ini terlihat jelas seperti pada gambar di atas.

 

  1. Tinggi Pohon

Kopi arabika biasanya tumbuh antara 2.5 – 4.5 meter, sedangkan kopi robusta tumbuh lebih tinggi yaitu hingga 4.5 – 6.5 meter.

(BACA JUGA : CARA MEMBUAT MEXICAN BUN ATAU ROTI BOY)

  1. Kandungan Chlorogenic Acid (CGA)

Chlorogenic acid adalah zat antioksidan dan pencegah serangga. Kopi robusta mempunyai 7% – 10% CGA, sedangkan arabika mempunyai 5.5% – 8% CGA.

 

  1. Budidaya

Hampir 75% produksi kopi dunia adalah kopi arabika. Produksi kopi robusta hanya sekitar 25%. Kopi robusta dibudidayakan secara ekslusif di belahan bumi bagian timur, terutama di Afrika dan Indonesia.

Kopi arabika juga dibudidayakan di Afrika dan Papua New Guinea, tetapi lebih dominan di Amerika Latin. Colombia hanya memproduksi kopi arabika, sedangkan negara-negara lain seperti Brazil dan India memproduksi keduanya baik arabika maupun robusta.

Perlu diperhatikan juga bahwa tidak semua kopi arabika mempunyai kualitas yang sama. Seperti yang sudah disebutkan di atas, hampir 75% kopi yang diproduksi di seluruh dunia adalah arabika. Di antara 75% tersebut tentu saja ada hasil produksi arabika yang kurang berkualitas.

Oleh karena itu, jangan berasumsi hanya karena kita membeli kopi arabika maka kita akan mendapatkan kopi yang berkualitas baik. Sekian pembahasan kita tentang perbedaan kopi robusta dan arabika, semoga bermanfaat!

(BACA JUGA :  CARA MENANAM KOPI YANG BAIK DAN BEBNAR SEKALIGUS ASOY !)

Comments are closed.