Cara membuat Ubi Ungu menjadi Keripik Ubi Ungu Aneka Rasa Yang Bermacam-macam

Cara membuat Ubi Ungu menjadi Keripik Ubi Ungu Aneka Rasa Yang Bermacam-macam

Keripik Ubi Ungu Aneka Rasa – Ubi jalar ungu telah dikembangkan di Jepang dan gunakan di berbagai produk komersial, dan juga sebagai pewarna alami pangan dan minuman fermentasi. Warna ungu dari ubi jalar ungu berasal dari pigmen alami yang terkandung di dalamnya.

 

Keripik Ubi Ungu Aneka Rasa

 

Dalam 100 g ubi jalar ungu segar, kandungan antosianin yang ada di ubi jalar ungu lebih pekat 17 kali lebih tinggi dibandingkan dengan kadar antosianin ubi jalar ungu muda. Kandungan antosianin ubi jalar tergantung pada intensitas warna pada umbi. Semakin ungu warna umbinya, maka kandungan semakin tinggi.

Kelebihan lain dari ubi ini adalah kandungan vitamin B yaitu B6 dan asamfolat yang cukup banyak juga. Kedua vitamin ini sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan kerja otak sehingga daya ingat dapat dipertahankan. Ubi jalar kaya akan kandungan serat, karbohidrat kompleks, dan rendah kalori.

Hal ini sangat menguntungkan bagi penderita diabetes karena bisa mengontrol atau memperlambat peningkatan kadar gula dalam darah penderita.

Olahan Ubi Ungu menjadi Kripik Ubi Ungu

Ubi jalar ungu dengan mudah didapatkan di pasaran karena tanaman ubi banyak di budidayakan oleh masyarakat Indonesia. Pengolahan ubi jalar menjadi berbagai macam produk, antara lain Sirup, manisan kering ubi jalar, gorengan, mie ungu, selai, keripik, biskuit, yogurt, dan bakpao.

Pembuatan Kripik Ubi Ungu

Cara pembuatan keripik yaitu, pertama ubi jalar dicuci untuk menghilangkan tanah yang melekat pada kulitnya, kemudian dilakukan pengupasan, selama pengupasan ubi jalar yang telah dikupas direndam dalam air sampai pengupasan selesai.

Ubi jalar yang sudah bersih kemudian dipotong dengan ketebalan 1 – 2 mm, kemudian direndam dalam air kapur beberapa saat. tambahkan bawang putih dan garam yang sudah dihaluskan dan diberi sedikit air untuk merendam sebagai bumbu agar rasanya gurih, bisa juga untuk memberi tambahan rasa manis pada hasil keripiknya dengan cara direndam dahulu dengan tambahan larutan gula dengan air sebelum di goreng.

Tiriskan potongan ubi ungu tersebut kemudian goreng pada minyak sawit hingga kering matang. Dinginkan dan tiriskan dari minyak goreng yang melekat maka keripik ubi ungu kini siap saji. Apabila akan disimpan maka masukkan pada tempat yang kedap udara seperti toples ataupun plastik tebal agar keripik ubi ungu bisa tahan lama.

Baca juga :

Cara Mengolah Ubi Menjadi Usaha Keripik Ubi yang Menghasilkan

Ini Dia Manfaat Bawang Dayak Kering Untuk Kesehatan Yang Sangat Luar biasa

Ini Dia Manfaat Bawang Dayak Kering Untuk Kesehatan Yang Sangat Luar biasa

Manfaat Bawang Dayak KeringBawang Dayak kering bisa ditemukan dengan mudah saat ini. Ada banyak penjual bawang dayak yang bisa anda temukan baik secara langsung maupun di sosmed ataupun online. Hal ini disebabkan karena saat ini banyak orang yang telah mengetahui manfaat bawang Dayak kering.

Bawang Dayak sendiri dikenal obat herbal yang bisa mengobati beragam jenis penyakit bahkan penyakit mematikan seperti kanker. Obat herbal ini sangat berkhasiat dan tidak membuat anda harus mengeluarkan uang banyak untuk membelinya.

Bawang Dayak sendiri bisa dikonsumsi dalam bentuk segar namun beberapa orang lebih senang dalam bentuk kering atau serbuk. Bawang Dayak yang telah kering tentu saja akan memberikan banyak keuntungan bagi anda.

Pertama, bawang dayak ini bisa disimpan dengan mudah karena bentuk yang kering. Kedua, bawang Dayak sangat mudah  untuk dikonsumsi dengan cara diseduh dengan air panas. Ketiga, bawang Dayak yang kering akan lebih tahan lama ketimbang bawang Dayak segar yang mungkin saja bisa busuk dengan penyimpanan yang terlalu lama.

Lalu bagaimana cara membuat bawang Dayak dalam bentuk yang kering? Anda bisa menemukan informasinya di bawah ini.

Baca juga :

Apa Saja sih Khasiat Bawang Dayak Kalimantan yang Wajib Kalian Tahu?

 

manfaat bwang dayak kering

Proses Pengeringan Bawang Dayak

Bawang dayak kering tidak sembarangan bisa dibuat. Bawang Dayak ini harus melalui serangkaian proses dan tahapan pengeringan. Proses pengeringan bawang Dayak sendiri harus dilakukan dengan cara yang tepat dan cepat. Proses pengeringan juga harus memperhatikan suhu yang digunakan. Suhu untuk pengeringan bawang Dayak ini tidak boleh terlalu tinggi. Suhu yang terlalu tinggi justru akan merusak kandungan kimia yang ada pada bawang Dayak ini sendiri. Maka dianjurkan suhu untuk pengeringan yang paling ideal adalah 40 hingga 60 derajat celsius. Selain itu kandungan kadar air bawang Dayak kering ini adalah 10%.

Sebelum masuk proses pengeringan, bawang Dayak harus diiiris atau dirajang dengan ketebalan yang sama agar pengeringannya merata.

Kandungan Khasiat dan Harga Bawang Dayak Kering

Kandungan yang terdapat di bawang Dayak yang sudah dikeringkan sama persis dengan kandungan yang terdapat pada bawang Dayak yang masih segar. Artinya proses pengeringan terbukti tidak mengurangi khasiat yang terdapat pada bawang Dayak sendiri. Kandungan fitokimia tersebut adalah alkaloid, tanin, flavonoid, steroid, dan juga kuinon. Bawang Dayak bisa digunakan untuk beragam jenis penyakit bahkan bagi orang sehat juga di perbolehkan mengkonsumsinya.

Ini Dia Usaha Rumahan Yang Lagi Trend Di Kalangan Masyarakat Luas. Mau Mencoba?

Ini Dia Usaha Rumahan Yang Lagi Trend Di Kalangan Masyarakat Luas. Mau Mencoba?

Usaha Rumahan Yang Lagi Trend – Setiap saat ada aja inovasi produk dihasilkan orang-orang kreatif buat dijadiin peluang bisnis. Maka jangan heran kalau sekarang banyak bisnis yang gak biasa malah jadi trend dikalangan masyarakat luas. Berikut adalah usaha rumahan yang lagi trend.

Contohnya bisa dilihat di sekitar kita. Banyak banget bisnis yang dulunya biasa aja, eh sekarang jadi booming banget. Bahkan banyak orang pada ikut-ikutan bikin usaha serupa.

 

usaha rumahan yang lagi trend

Emangnya apa aja bisnis yang dulunya biasa aja tapi sekarang jadi trend? Berikut ini adalah beberapa peluang bisnis yang patut dilirik di Indonesia.

1. Barbershop modern

Perbedaan antara pangkas rambut dulu dengan yang modern ini bisa dilihat dari pemilihan interior dan desain. Tempat pangkas rambut modern ini lebih artistik. Pemilihan kursi, cat tembok, ruang tunggu, ditata sedemikian rupa buat bikin pelanggan lebih betah dan nyaman.

Bahkan, Presiden Joko Widodo juga sempat lho dicukur di tempat pangkas rambut modern di Kota Bogor beberapa waktu lalu.

Nah, kalau udah didatengin orang nomor satu di Indonesia, udah yakin deh peluang bisnis ini bakal positif dan lebih rame. Apalagi cowok-cowok zaman now ini udah mulai fashionable dan metroseksual banget ya kan?

Jadi gak usah nge-hire orang buat jadi pemangkas rambutnya. Makanya, ada baiknya kursus pangkas rambut dulu deh biar jago.

2. Bisnis waralaba

Bisnis waralaba atau franchise saat ini juga sedang digandrungi banyak orang. Waralaba menjadi peluang bisnis menggiurkan dengan modal yang cukup terjangkau.

Waralaba di bidang kuliner bisa dibilang usaha yang lagi trend. Usaha waralaba sebelumnya tidak terlalu dilirik orang buat dijadiin peluang bisnis. Tapi karena makin banyak yang sukses, sekarang banyak banget yang kepincut berbisnis waralaba ini.

Jika kamu tertarik ikutan berbisnis waralaba, baiknya pilih usaha waralaba yang mudah dijalankan sesuai kemampuan. Misalnya waralaba di bidang kuliner. Selain banyak konsumennya, usaha kuliner juga relatif mudah dijangkau oleh semua kalangan.

Katakanlah harga ayam per ekor yang dibeli dari Sabana Rp 28.000. Per ekor ayam bisa dibagi menjadi 8 potong dengan harga jual Rp 7.000.

Ini artinya kamu punya untung Rp 28.000 dari seekor ayam. Kalau misalnya per hari bisa habis 10 ekor, maka kamu bisa dapat Rp 280.000. Dan sebulan bisa meraup omzet Rp 8,4 juta.

Jika tertarik, mending buruan deh kamu cari lapak yang sekiranya strategis buat buka waralaba ini. Jangan lupa isi formulir aplikasi yang diberikan oleh pihak Sabana.

3. Bisnis kuliner kekinian

Selain waralaba, ada peluang bisnis lain yang lagi ngetrend juga, yaitu bisnis kuliner kekinian. Contoh bisnis kuliner kekinian yang lagi nge-hits, di antaranya martabak pizza, banana nugget dan olahan mangga.

Bisnis kuliner kekinian di atas bisa kamu jadikan inspirasi buat buka usaha. Karena orang lagi doyan-doyannya berburu jenis kuliner yang fresh dan unik.

Martabak pizza misalnya, bisa jadi bisnis yang lagi naik daun banget.

Estimasi omzet:

Misalnya penjualan pizza martabak per hari 20 buah, dengan harga jual per porsi adalah Rp 40.000. Omzet per hari = Rp 800.000

Artinya, dalam sebulan kamu bisa dapat omzet: 800.000 x 30 (hari) = Rp 24 juta. Itu baru perkiraan omzet ya, bukan laba. Untuk menghitung laba, kamu mesti menghitung juga biaya operasional tiap bulan. Oleh karena itu, baiknya tekan biaya operasional dulu seminim mungkin selama bulan-bulan awal supaya laba kamu besar.

Nah itulah beberapa peluang bisnis yang dulunya kurang dilirik orang. Sekarang bisnis-bisnis tersebut lagi trend. Ada baiknya kamu coba salah satunya. Kenapa? Karena kata pepatah, peluang tidak akan datang dua kali.

Baca juga :

5 Peluang Bisnis Rumahan Omset Besar dengan Modal yang Kecil

Resep dan Cara membuat bolu pisang

Resep dan Cara membuat bolu pisang

Resep dan Cara membuat bolu pisang

 

Berikut adalah bahan-bahan yang harus di persiapkan untuk yang di gunakan.

BAHAN UTAMA:

  • 3 buah pisang ambon matang
  • skm putih 1 saset
  • 1 butir telur
  • 1 bungkus fanili
  • 8 sendok tepu terigu
  • 8 sendok gula pasir
  • 6 sendok minyak makan
  • 1/2 baking powder
  • 1/2 soda kue

 

 

CARA MEMBUAT:

  • haluskan pisang menggunakan garpu
  • campur tepung terigu, baking powder, soda kue dan fanili, ayak sisihkan
  • kocok telur, gula pasir, skm menggunakan garpu sampai tercampur rata, lalu masukkan pisang yang sudah di haluskan, aduk rata kembali.
  • masukkan campuran tepu terigu sedikit demi sedikit sampai rata, lalu masukkan minyak goreng,, aduk sampai rata.
  • masukkan adonan kedalam loyang yang sedang di oleh minyak, kukus adanan kue salama 30 menit.

 

Lumpur Tanpa Kentang Untuk Jualan

Lumpur Tanpa Kentang Untuk Jualan

Lumpur Tanpa Kentang Untuk Jualan

 

Cara membuat Lumpur tanpa kentang utk jualan, resep

  1. Kocok dg wisk telur sampai mengembang tmbhkan gula dan SKM kocok hingga mengembang
  2. Tambahkan mentega yang dilelehkan
  3. Setelah tercampur semua tmbhkan tepung terigu dan air jangan terlalu encer
  4. Panaskan cetakan dg diolesi mentega, setelah panas masukan adonan setengah cetakan tutup tunggu hingga adonan bawah terlihat coklat matang
  5. Angkat beri toping sesuai selera yg menarik.. Lumpur siap berangkat ke pelanggan..

Bahan-bahan dalam resep Lumpur tanpa kentang utk jualan diatas adalah sebagai berikut

  • 5 sdm gula
  • 500 ml air
  • 2 sdm SKM
  • 250 gram tepung terigu
  • 2 butir telur
  • 3 sdm mentega

Waktu : 30 menit

Porsi : 25 Orang

Resep Lumpur tanpa kentang utk jualan Setelah 3 kali mencoba akhirnya berhasil juga bikin lumpur yg empuk dn enak, dan sekarang lumpur buatanku ini banyak yang suka dan jadi bisnis yg menguntungkan…

 

Juknis Penggunaan Dana Desa 2018

Juknis Penggunaan Dana Desa 2018

Juknis Penggunaan Dana Desa 2018 Bagi Padat Karya Tunai – Bingung dalam pelaksanaan Program Padat Karya Tunai? Kemendesa meluncurkan sebuah Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Desa Tahun 2018 Untuk Padat Karya Tunai.

Petunjuk teknis yang berisi 33 halaman bertujuan sebagai upaya pemerintah dalam memberikan pengendalian, pembinaan dan petunjuk agar pengelolaan Dana Desa untuk kegiatan padat karya tunai bisa tepat sasaran.

Program padat karya merupakan kegiatan untuk pemberdayaan keluarga miskin, pengangguran danjuga keluaga dengan balita gizi buruk yang bersifat produktif berdasrkan pemanfaatan sumber daya alam(SDM), teenaga kerja & teknologi local dslam ranngka mengurangijumlah kemiskinan, meniingkatan pendapatn dan menvrunkan angka stunting.

juknis penggunaan dana desa 2018

Berikut ini adalah penjelasan mengenai kerangka pikir Program Padat Karya yg sekarang ini sudah berjalan diberbagai wilayah di Indonesia:

Juknis Penggunaan Dana Desa 2018

1.Padat karya di lakukan unstuk mengurangi angka kemiskinan, pengangguran dan gizi buruk. Maka padat karya ditujukam pada keluarga miskin, pengangguran, anggota keluarga dengam gzi balita buruk dan meripakan kesempata kerja semntara.

Padar karya juga di maksutkan sebgai kegiatam yg harus berdsmpak pada peningkaran pendapatam tanpa sepenuh nya menggantikan tenagapekerja yng lama. Padat karya di fokuskan pada pembanggunan sarana dan prasarama perdesan atau pendayagunaan SDA secara lestari berbasiis pemberdayaan masyarakar.

baca juga  Pengaturan Penggunaan Dana Desa Terbaru

2. Manfaat  Program Padat Karya adalah untuk menyediakan lapangan kerja bagi pengangguran setengah penganggurn, keluarga miskin, keluarga dengan Balita gzi buruk. Padat karya di harapkan bisa pula mmbangun kekuaran kebersaman, keswadayaan gotong royong dan partisipasii masyarakat.

Padar karya berbasiss pada pengellolan sumberdara lokaal dan harus mampu meninggkatkan produktifitas, pendaptan dan daya beli masyarakar desa seksligus mengurangi angka pengangguran dan setengah pengangguran.

Padat karya jga haus bisa menguramgi beban keluarga miskin dankeluarga dengan balita brgizi buruk yang masih banyak terdapat diwilayah-wilayah desa.

3. Dsmpak Padat Karta adalah bisa menciptakan kemudahaan bagi masyarakat desa yg menjangkau pelayanan dasardan memudhkan mereka untuk menjalankan kegiaran sosial ekononi. Bisa menurunkan angka kemiskinan, penganggura dan jmlh Balita gzi buruk di perdesaan. Padat karya juga di harapkan dapat mengerem arus urbanisasi dan migrasi.

4. Sifat kegiatan Program Padat Karyaadalah Swakelolayaitu mementingkan tenaga kerja dan jug material lokal desa yang berasal dari desa serempat sehinggaa mampu menyersp tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendaparan masyaraka desa.

Program tersebut juga di jalankan dengan sistem upah harian atau di bayarkan secra harian ataupun maksimal dibayar mingguan. Pola harian atau mingguan ini dimaksutkan supaya para tenaga kerja dapat membelanjakn uangnya secara harian untk memenuhi kebutuhan harian keluarganya.

sekian yang dapat saya sampaikan mengenai juknis dana desa 2018 untuk padat karya tunai semoga bermanfaat, dan untuk membaca artikel menarik lain nya silakan klik disini

Ingin Tahu Gaji Pendamping Desa Serta Tunjangannya? Simaklah…

Ingin Tahu Gaji Pendamping Desa Serta Tunjangannya? Simaklah…

Gaji Pendamping Desa – Berapa gaji pendamping desa? Mungkin itu yang jadi pertanyaan rekan yang ingin melamar sebagai pendamping desa tahun 2016. Pembayaran  honorarium  Pendamping  setiap  bulan  bersifat lumpsum,  kecuali  untuk  pembayaran  besaran  honorarium.
Pendamping  pada bulan pertama atau pada bulan terakhir Honorarium Pendamping adalah imbalan finansial yang diterima setiap bulan yang diberikan kepada Pendamping sehubungan dengan jasa atas kegiatan pendampingan masyarakat yang dilakukannya selama satu bulan berjalan.

Honorarium Pendamping dibayarkan secara lump-sum yaitu besaran honorarium yang tertuang dalam kontrak kerja yang wajib dibayarkan oleh Satker Provinsi untuk setiap bulannya dengan syarat Pendamping  sudah melakukan tugas atau pekerjaan sesuai dalam surat perjanjian kerja sebagaimana dibuktikan dalam bentuk laporan dan bukti-bukti administrasi.

Jumlah dan besaran honorarium yang diterima Pendamping tetap mengacu pada Ketentuan yang telah ditetapkan oleh Satker Pusat, Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa

Untuk besaran Honorarium sendiri sangat bervariatif tergantung kebijakan yang ada di masing-masing satker provinsi dan tertuang kedalam Surat Perjanjian Kerja (SPK) yang di tanda tangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen Satuan Kerja Dekonsentrasi dan Pendamping Profesional.

Pembayaran Honorarium sendiri bersifat Lumpsum ,artinya  honorarium akan kita terima setiap bulan menyesuaikan jumlah kehadiran di lokasi tugas dengan skema rumus sebagai berikut :

Honorarium = Jumlah hari kehadiran pada bulan tersebut  x  Besaran Honorarium

                                     Jumlah hari kerja pada bulan tersebut

Sedangkan untuk jumlah honorarium pendamping desa tetap mengacu pada kebijakan yang telah di tentukan oleh Satker Pusat serta Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa sebagaimana tertuang dalam gambar di bawah ini.

honor dan gaji bulanan pendamping desa. tunjangan operasional pendamping desa.
Contoh Gaji Pendamping Desa Dan Tunjangan

Tunjangan Pendamping Desa 

Selain gaji atau honor bulanan, Pendamping Desa juga mendapatkan Tunjangan Operasional. Tunjangan Operasional Pendamping Pendamping adalah tunjangan yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional pendampingan masyarakat, Tunjangan Operasional Pendamping diberikan untuk digunakan membiayai tunjangan perumahan, tunjangan komunikasi, asuransi, dan  biaya operasional kantor.

Berapa Gaji Pendamping Desa? 

Berdasarkan info yag admin dapat dari berbagai sumber, Menteri Desa Marwan Jafar mengusulkan gaji pendamping desa  yaitu di atas UMR. Pendamping desa di level kecamatan akan mendapatkan Rp3,5 juta. Lalu untuk gaji di level kabupaten Rp7,5 juta dan pendamping di level provinsi Rp 14 juta.
BACA JUGA : PENDAMPING DESA
Apa Itu Alokasi Dana Desa? Dan Gimana Sih Pembagian Sebenarnya ?

Apa Itu Alokasi Dana Desa? Dan Gimana Sih Pembagian Sebenarnya ?

Alokasi Dana Desa – Dana Desa mulai gencar dilakukan demi membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI. Pengalokasian Dana Desa ini pun tak sembarangan.

Berdasarkan kebijakan pengalokasian Dana Desa pada APBN 2015-2017, atas capaian yang kini telah diraih, Dana Desa terbagi menjadi 90 persen porsi yang dibagi rata (alokasi dasar) dan 10 persen berdasarkan formula (alokasi formula).

Alokasi formula ini terbagi menjadi jumlah penduduk desa sebesar 25 persen, angka kemiskinan desa sebesar 35 persen, luas wilayah desa sebesar 10 persen dan tingkat kesulitan geografi desa sebesar 30 persen.

Semua alokasi tersebut bisa digunakan oleh desa dan desa adat, yang ditransfer melalui APBD Kabupaten/Kota dan kemudian dialokasikan kepada setiap desa secara merata dan berkeadilan.

Diharapkan dari Dana Desa ini pembangunan desa dapat ditingkatkan sehingga bisa melakukan pemberdayaan ekonomi lokal, penciptaan akses transportasi lokal ke wilayah pertumbuhan, dan mempercepat pemenuhan infrastruktur dasar.

Hingga pada akhirnya semua tujuan pembangunan kawasan pedesaan seperti mewujudkan kemandirian masyarakat dan menciptakan desa-desa mandiri dan berkelanjutan bisa menjadi kenyataan sehingga martabat, kehidupan dan perekonomian masyarakat desa menjadi lebih baik dan terangkat.

Apa itu Alokasi Dana Desa?

Seperti Apa Pembagian Alokasi Dana Desa yang Sebenarnya?

Sejak dinyatakan jumlahnya akan terus ditingkatkan, isu mengenai dana desa terus membesar. Tapi sebelum membaca isu ini lebih luas, ada baiknya Anda tahu apa yang disebut sebagai dana desa. Dana desa adalah dana yang bersumber dari APBN yang diperuntukkan bagi desa yang ditransfer melalui anggaran belanja daerah kabupaten/kota.

Dana ini digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat desa. Sedangkan alokasi dana desa adalah merupakan bagian dari dana perimbagan keuangan pusat dan daerah yang diterima oleh daerah/kabupaten untuk desa paling sedikit 10 persen yang pembagiannya untuk desa secara proporsional dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah setelah dikurang dana alokasi khusus.

Maka intinya, alokasi dana desa adalah bagian keuangan desa yang diperoleh dari hasil bagi hasil pajak daerah dan bagian dari dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima oleh kabupaten/kota untuk desa yang dibagikan secara proporsional.

Itulah dana desa yang kini sedang menjadi isu besar di tingkat nasional. Lalu kenapa masalah ini menjadi isu nasional ? Ada beberapa hal yang membuat isu mengenai dana desa :

Pertama, dari besaran alias angka dana desa yang direncanakan bakal terus membesar, membuat semua mata beralih ke isu ini. Pemerintah saat ini memang menempatkan pembangunan Indonesia dari pinggiran dan itu berarti adalah desa, sebagai prioritas pembangunan.

Jadi, pemerintah sedang sangat support terhadap berbagai perkembangan desa. Ini adalah wacana cukup baru karena sebelumnya, desa dianggap hanya bagian dari struktur di atasnya. Tapi sekarang desa memiliki kewenangan mengatur dirinya sendiri menuju kesejahteraan bagi warganya.

Untuk mendorong desa menjadi desa sejahtera dengan kekuatan swadaya maka pemerintah lantas mengucurkan dana desa dengan jumlah lebih besar dan memberikan kewenangan penuh pada desa dalam hal pengelolaan dana desanya itu.

Kekuatan desa ini bukan main-main melainkan berpayung UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Tahun 2018 ini pemerintah mengalokasikn dana Rp. 60 Triliun, sama dengan 2017 lalu. Rencana mengucurkan Rp. 120 triliun ditunda tahun 2019karena berbagai pertimbangan.

Nah, besarnya dana yang digelontorkan ke desa sekaligus besarnya inilah salahsatu yang membuat isu ini menjadi besar. Siapa yang tidak tertarik dengan tumpukan rupiah? Masalahnya adalah, hingga detik ini bangsa ini masih belum lepas dari cengkeraman korupsi di berbagai level mulai dari dugaan korupsi e-KTP yang sekarang sedang dihadapi Setya Novanto yang penankapannya sangat dramatis itu, deretan Bupati yang digelandang KPK, belum termasuk pejabat lain yang masuk bui gara-gara korupsi.

Dengan fakta banyakya kasus korupsi di kalangan perangkat negara dan ini sama sekali bukan rahasia lagi, bagaimana bisa desa terhindar dari kemungkinan yang sama alias korupsi dana desa? Isu ini terus merebak dan fakta mirisnya, Satgas Dana Desa hingga pertengahan 2017 lalu telah menerima 10.000 lebih aduan mengenai dugaan penyalahgunaan dana desa di seluruh Indonesia.

Dari jumlah itu lebih dari 200 perangkat desa harus menghadapi meja hijau dan penjara gara-gara menyalahgunakan dana desa-nya.

Itula berbagai tantangan yang saat ini dihadapi negara terinta ini menuju program membangun kesejahteraan desa. Berbagai tantangan itu pula yang membuat isu dana desa makin kencang berhembus.

BACA : ALOKASI DANA DESA

BACA JUGA : PROGRAM DANA DESA

Coba Baca “Dasar Hukum Pengawasan Dana Desa” Oleh BPD

Coba Baca “Dasar Hukum Pengawasan Dana Desa” Oleh BPD

Dasar Hukum Pengawasan Dana Desa – Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN, Pasal 1, ayat 2 : Dana Desa adalah Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diperuntukkan bagi Desa yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten/Kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Selanjutnya dalam pasal 6 disebutkan bahwa Dana Desa tersebut ditransfer melalui APBD kabupaten/kota untuk selanjutnya ditransfer ke APB Desa.

Meskipun Pemerintah telah meyakinkan agar masyarakat tidak khawatir mengenai penyelewengan dana desa tersebut tetapi dengan adanya fakta bahwa banyak kepala daerah terjerat kasus korupsi bukan tidak mungkin kalau ladang korupsi itu akan berpindah ke desa-desa. Masyarakat desa sangat berharap agar BPD bisa menjalankan fungsinya untuk mengawasi penggunaan dana desa tersebut.

Dasar Hukum Pengawasan Dana Desa Oleh BPD

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 55 disebutkan Badan Permusyawaratan Desa mempunyai fungsi:

  • Membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa;
  • Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa; dan
  • Melakukan pengawasan kinerja Kepala Desa.

Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Pasal 48 : Dalam melaksanakan tugas, kewenangan, hak, dan kewajibannya, kepala Desa wajib:

  • Menyampaikan laporan penyelenggaraan Pemerintahan Desa pada akhir masa jabatan kepada bupati/walikota;
  • Menyampaikan laporan penyelenggaraan Pemerintahan Desa setiap akhir tahun anggaran kepada bupati/walikota;
  • menyampaikan laporan keterangan penyelenggaraan pemerintahan secara tertulis kepada Badan Permusyawaratan Desa setiap akhir tahun anggaran.

Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Pasal 51:

  • Kepala Desa menyampaikan laporan keterangan penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48 huruf c setiap akhir tahun anggaran kepada Badan Permusyawaratan Desa secara tertulis paling lambat 3 (tiga) bulan setelah berakhirnya tahun anggaran.
  • Laporan keterangan penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit memuat pelaksanaan peraturan Desa.
  • Laporan keterangan penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan oleh Badan Permusyawaratan Desa dalam melaksanakan fungsi pengawasan kinerja kepala Desa.

Dari uraian diatas sudah jelas bahwa Badan Permusyawaratan Masyarakat Desa mempunyai peran yang strategis dalam ikut mengawal penggunaan dana desa tersebut agar tidak diselewengkan. Jika dicermati ketentuan pasal 48 dan 51 PP Nomor 43 Tahun 2014.

Dalam Peraturan Pemerintah tersebut setikdanya ada 3 poin yang sangat krusial yaitu :

  1. Pasal 48 huruf c yang menyebutkan bahwa Kepala Desa wajib menyampaikan laporan keterangan penyelenggaraan pemerintahan secara tertulis kepada Badan Permusyawaratan Desa setiap akhir tahun anggaran.
  2. Pasal 51 ayat 2 bahwa Laporan keterangan penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit memuat pelaksanaan peraturan Desa. Mari kita garis bawahi mengenai kata-kata paling sedikit memuat pelaksanaan peraturan Desa. Kita tentu masih ingat bahwa APBDes adalah merupakan salah satu contoh Peraturan Desa. Ini artinya bahwa kalau Kepala Desa wajib membuat laporan keterangan tertulis tentang pelaksanaan peraturan desa berarti kepala desa wajib membuat laporan tentang pelaksanaan APBDes.
  3. Lebih lanjut dalam Pasal 51 ayat (3) dijelaskan bahwa laporan keterangan penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan oleh Badan Permusyawaratan Desa dalam melaksanakan fungsi pengawasan kinerja kepala Desa.

Karena dana desa yang bersumber dari APBN jumlahnya cukup besar maka diperlukan mekanisme kontrol dari masyarakat untuk mengawasi penggunaan dana desa tersebut agar dana tersebut dipergunakan sesuai dengan peruntukannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintahan Desa dituntut menyelenggarakan pemerintahan secara transparan dan akuntabel. Badan Permusyawaratan Desa yang merupakan lembaga yang mempunyai fungsi pengawasan diharapkan bisa menjalankan perannya secara sungguh-sungguh terutama dalam hal penggunaan anggaran.

Undang-undang dan Peraturan Pemerintah sudah memberikan payung hukum yang jelas sehingga BPD tidak perlu ragu dalam menjalankan fungsinya untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja kepala desa. Adanya mekanisme ‘check and balance’ ini akan meminimalisir penyalahgunaan keuangan desa.

BACA : DASAR HUKUM PENGAWASAN DANA DESA

BACA JUGA : MEKANISME PENGAWASAN DANA DESA

Contoh Akuntansi Keuangan Desa Dan Pengelolaannya

Contoh Akuntansi Keuangan Desa Dan Pengelolaannya

Akuntansi Keuangan Desa – Akuntansi keuangan desa adalah pencatatan dari proses transaksi yang terjadi di desa, dibuktikan dengan nota-nota kemudian dilakukan pencatatan dan pelaporan keuangan sehingga akan menghasilkan informasi dalam bentuk laporan keuangan yang digunakan pihak-pihak yang berhubungan dengan desa.

Pihak-pihak yang menggunakan informasi keuangan desa diantaranya adalah:

  1. Masyarakat desa
  2. Perangkat desa
  3. Pemerintahan daerah
  4. Pemerintahan pusat

Laporan keuangan desa menurut Permendagri No 113 tahun 2014 yang wajib dilaporkan oleh pemerintahan desa berupa:

  1. Anggaran
  2. Buku kas
  3. Buku pajak
  4. Buku bank
  5. Laporan Realisasi Anggaran (LRA)

Menurut Permendagri No 113 Tahun 2014 Keuangan Desa adalah semua hak dan kewajiban desa yang dapat dinilai dengan uang serta segala sesuatu berupa uang dan barang yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban desa.

Menurut Permendagri No 113 tahun 2014 Pengelolaan Keuangan Desa adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa.

Disarikan dari buku: Akuntansi Desa, Penulis: V.Wiratna Sujarweni, Halaman: 17

Contoh Akuntansi Keuangan Desa

Kampus. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) berencana membuat suatu program pengabdian masyarakat. Dengan nama Akuntansi Keuangan Desa, program ini diharap dapat membantu masyarakat desa mengelola dana desa dari pemerintah.

“Kita dari akuntansi mau membuat program pengabdian masyarakat untuk para perangkat desa,” ucap Johan Arifin, salah seorang Dosen Akuntansi yang juga selaku ketua tim program ini.

Tujuan dari program ini adalah untuk membantu pemerintah desa mengelola dana desa. Program ini sebagai tindaklanjut adanya UU No.6 Tahun 2014 yang membahas mengenai dana desa. Perlu adanya pengelolaan yang benar dan baik terkait dengan dana tersebut. Maka dari itu Jurusan Akuntansi FE UII berinisiatif membuat program ini.

Desa yang akan dituju berada di 3 daerah yaitu Kabupaten Musirawas, Kabupaten Lampung Timur, dan Kabupaten Salatiga.

“Terdapat 3 daerah tapi yang sudah melakukan MoU dengan kita baru di Musirawas”, ucapnya. Pemilihan ketiga daerah tersebut terkait dengan keberadaan alumni UII. Dengan pertimbangan agar program baru ini mudah direalisasikan di awal, maka FE UII bekerjasama dengan alumninya yang menjadi kepala daerah di 3 kabupaten tersebut.

Saat ini pihak kampus sedang menggodok konsep program Akuntansi Keuangan Desa. “Setelah MoU, sekarang kita masih mematangkan proposal”, tambah Johan.

Diharapkan nantinya pemerintah desa yang dituju akan memahami pengelolaan keuangan dari sisi akuntansi. “Kita akan membantu dan mengajari mereka untuk membuat pelaporan akuntansi, seperti membuat laporan anggaran, kas masuk dan keluar,” tutur Johan.

BACA : AKUNTANSI KEUANGAN DESA

ATAU BACA JUGA : PENGELOLAAN KEUANGAN DESA