Membuat Talam Jagung Yang Berkhasiat

Membuat Talam Jagung Yang Berkhasiat

Makanan olahan jagung – Kamu sudah pernah mendengar nama talam jagung? Camilan yang bisa menggoyang lidah ini merupakan kue yang berbahan dasar jagung. Talam jagung cocok banget dinikmati dalam berbagai acara. Arisan, syukuran, pengajian, sampai pertemuan lainnya.

Talam jagung biasanya jadi sajian yang laris diburu para tamu. Rasa gurih dari talam jagung membuat orang ketagihan untuk mencobanya. Apalagi saat ini talam jagung juga sudah bisa diolah dengan berbagai rasa.

Nggak cuma memiliki rasa yang nikmat, tapi talam jagung juga bisa dikreasikan menjadi beragam bentuk. Dengan menggunakan berbagai cetakan agar-agar membuat talam jagung menjadi menarik. Alasan lain yang membuat talam jagung ini menjadi favorit banyak orang adalah cara membuatnya yang gampang. Bahan yang digunakan juga nggak banyak sehingga praktis untuk selalu dibuat.

 

Bahan-Bahan Yang Di Butuhkan Membuat Kue Talam:

makanan olahan jagung

Bahan A:

  • 125 gr tepung beras ROSENMARKE
  • 40 gr tepung tapioka ROSENMARKE
  • 170 gram gula pasir ROSE BRAND
  • 400 ml santan encer (200 ml santan ROSE BRAND + 200 ml air)
  • 200 ml air (untuk mencampur jagung)
  • 100 gr jagung, campur halus
  • 100 gram jagung, potong kasar
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh vanilla
  • 3 tetes pewarna merah
  • 2 tetes pewarna oranye
  • 3 buah pandan, potong-potong

 

Bahan B:

  • 40 gr tepung tapioka ROSENMARKE
  • 70 gr tepung beras ROSENMARKE
  • 60 gram gula pasir ROSE BRAND
  • 1 sendok teh garam
  • 1/4 krim vanila
  • 200 ml santan ROSE BRAND
  • 200 ml air (santan terlalu encer)
  • 10 lembar daun pandan, memarkan untuk diambil airnya
  • 1/4 sendok teh pasta pandan

 

Cara Pembuatan Kue Talam Makanan Olahan Jagung:

Bahan A:

  1. Campur 100 g jagung manis dalam mixer dengan 200 ml air sampai rata.
  2. Campur tepung beras + tepung tapioka + gula pasir + santan + garam + krim vanilla + pewarna oranye hingga gula larut, lalu saring.
  3. Kemudian tambahkan daun pandan + jagung campur dan jagung cincang kasar dan masak sebentar sampai kental.
  4. Tuang adonan ke dalam cetakan kecil yang di dalamnya cetakan sudah diolesi minyak sayur. Dan kukus selama ± 15 menit.
  5. Kemudian tambahkan bahan B dan kukus lagi selama 15 menit atau sampai matang.

 

Bahan B:

  1. Semua bahan dicampur, kemudian disaring dan dimasak hingga setengah kental, kemudian tuangkan di atas adonan A dan kukus kembali selama 15 menit. Angkat dan dinginkan.
  2.   Kemudian keluarkan dari cetakan dan siap untuk disajikan.

 

Sejarah Kue Talam Makanan Olahan Jagung

Layaknya jajanan yang umumnya digunakan oleh kelompok yang berbeda, baik tua maupun muda, umumnya kue ini juga bukan merupakan “lapisan”. Artinya, tidak ada komunitas yang mengklaim sebagai kegembiraan yang hanya dimiliki oleh ras elit.

Itu bisa ditambahkan ke kue talam yang sudah sangat populer. Jajanan yang termasuk dalam kelas “Basah Cake” ini merupakan salah satu kuliner Indonesia yang enak.

Pasalnya, hampir semua daerah di Tanah Air bisa dengan mudah menemukan kue ini. Tidak sulit menemukannya karena toko kue dan bakery banyak dijual di pasar tradisional baik di pedesaan maupun perkotaan.

Biasanya kue talam lebih mudah ditemukan di bulan Ramadhan. Artinya, kue ini masuk kategori snack sejuta orang, ”kata Anita Anny, Manager Royal Bakery, saat ditemui pada 12 Juni 2020 di bundaran Jalan PU Tuak Daun Merah Kupang.

Saat ditanya mengapa kue talam begitu digemari masyarakat, khususnya di Kota Kupang, menurutnya murah bukan hanya karena rasanya yang enak tapi juga karena harganya yang terjangkau.

“Harga eceran dan harga produk cukup murah. Selain itu, bahan pembuatannya juga tidak sulit karena semua menggunakan bahan lokal,” imbuhnya.

Kue talam, kata Anita, umumnya dibuat dari bahan baku seperti tepung beras, singkong atau tepung tapioka, tepung terigu, dan tepung sagu.

“Tergantung daerahnya, misalnya di Indonesia bagian timur, tepung sagu pasti lebih banyak dimanfaatkan oleh pelaku kuliner di sana,” ucapnya.

Tepung, jelas Anita, termasuk dalam kategori karbohidrat sederhana dengan nilai indeks glikemik tinggi. Karena masalah ini, orang biasanya makan kue talam pici.

“Royal Bakery Talam Cake menggunakan tepung terigu kualitas tinggi. Enggak valid, tapi kita pakai resep sehat, bergizi dengan standar kebersihan, ”terangnya.

Di Royal Bakery, kata Anita, ada berbagai jenis kue talam mulai dari Rp 3.000, lontong jagung talam seharga Rp 3.000, dan kue ubi ungu seharga Rp 2.500.

Anita menambahkan, seperti jajanan lain yang berakar pada wujud tertentu, kue talam tidak bisa dilepaskan dari sejarah Betawi.

Resep kue talam konon sudah berumur sekitar 500 tahun. Berapa umurnya? Selain itu, jajanan ini tidak lepas dari budaya Tionghoa-Eropa, apalagi bukan dari pengaruh Indonesia-Tionghoa-Belanda yang mengakar. di Betawi – yang pada masa penjajahan Belanda dikenal sebagai Batavia, ”jelasnya.

Kata Anita dapat dilihat dari kata “kue”, yang berasal dari kata pinjaman bahasa Hokk “koe”. Menurutnya, istilah kue pada awalnya digunakan untuk menyebut kue tradisional Peranakan Cina.

Sejarah keberadaan kue ini cukup unik dari segi filosofis. Apa dari kue talam ini teksturnya yang lentur dan lengket yang menggambarkan kekentalan kekeluargaan antar manusia, ”ujarnya.

Tak lepas dari rasa hangat dan manis yang Anda lihat, Anita juga menggambarkan meleburnya sejarah kehidupan manusia di muka bumi.

“Itu yang tersusun dalam talam cake yang dibuat dua lapis, manis di bagian bawah dan gurih di atasnya,” terangnya.

Dulu, Anita sangat blak-blakan, makanan ringan ini tidak begitu beragam seperti sekarang. Disebut “kue talam” karena dibentuk di atas loyang bulat atau “nampan”. Ada juga yang menyebut “talam” yang artinya nampan atau nampan.

Mengingat nilai dan pentingnya filosofi, maka tidak mengherankan jika dahulu kala, terlebih pada masa penjajahan Belanda di Nusantara, kue ini hanya tersedia untuk kalangan bangsawan. Kue talam hanya sesekali disajikan sebagai makanan pembuka atau hidangan pembuka. Karena tuan rumah sangat menghormati tamu dan menganggap mereka sebagai kerabatnya, ”terangnya.

Anita menambahkan, saat itu belum banyak orang yang bisa membuat kue ini. Pasalnya, penentuan bahan dan cara pengolahan menjadi kunci utama kelezatan kue talam.

“Bumbu yang sangat populer untuk kue talam hanya ubi, tepung ketan, gula pasir dan santan. Karena orang sering disebut “kue ubi jalar”. Nah, orang-orang sudah bercerita sebelumnya, “katanya.

Anita melanjutkan, seiring berjalannya waktu, kue talam hadir dalam berbagai warna dan rasa yang berbeda

Comments are closed.