Jenis Jenis Kelapa dan Nama Ilmiahnya

Jenis Jenis Kelapa dan Nama Ilmiahnya

Jenis Jenis Kelapa dan Nama Ilmiahnya – Kelapa – Kelapa atau yang memiliki nama lain Cocos Nucifera merupakan anggota tunggal dari marga cocos dari uku aren – arenan atau Arecacae. Kelapa merupakan tumbuhan yang sangat bermanfaat bagi manusia. Pohon ini dapat ditemukan di pesisir pantai. Di Indonesia, tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah karena tumbuhan ini tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.

 

Hampir seluruh bagian tubuh dari tumbuhan ini dapat dimanfaatkan oleh manusia. Akarnya bisa digunakkan untuk obat. Batangnya bisa digunakkan untuk kebutuhan bangunan dan perabot rumah tangga. Daunnya bisa digunakkan untuk kerajinan. Sementara buahnya biasa digunakan untuk keperluan konsumsi.

 

Baca Juga: Jenis jenis kelapa lengkap!

 

Kelapa memiliki beragam jenis. Masing – masing jenis kelapa memiliki ciri khas, nama ilmiah, dan manfaatnya masing – masing. Apa saja jenis jenis kelapa dan nama ilmiahnya tersebut? Berikut kami jelaskan jenis jenis kelapa dan nama ilmiahnya secara detail.

 

Jenis jenis kelapa dan nama ilmiahnya

Jenis Jenis Kelapa dan Nama Ilmiahnya

 

Kelapa Hijau (Cocos Viridis )

Kelapa hijau merupakan jenis kelapa yang termasuk golongan kelapa dalam. Dari namanya saja kita sudah tau kalau kulit buah kelapa dari tumbuhan ini berwarna hijau. Kelapa ini memiliki nama lain Cocos Viridis. Pohonnya memiliki ukuran yang besar dan tinggi serta buahnya memiliki ukuran yang cukup besar. Sama seperti kelapa pada umumnya, kelapa ini juga bermanfaat mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit.

Kelapa merah ( cocos rubecens )

Jenis kelapa berikutnya yaitu kelapa merah. Kelapa merah merupakan salah satu golongan kelapa yang memiliki kulit buah berwarna coklat atau kemerahan. Kelapa merah memiliki nama lain, yaitu cocos rubecens. Jenis kelapa merah ini memiliki pohon dengan ukuran yang cukup besar dan juga tinggi. Buahnya berukuran besar serta memiliki bentuk yang bulat. Kandungan minyak buah kelapa merah ini cukup tinggi.

Kelapa kuning (Cocos eburen )

Jenis kelapa berikutnya, yaitu kelapa kuning. Kelapa kuning merupakan salah satu jenis kelapa yang biasa kita temui. Kelapa kuning memiliki nama lain Cocos eburen. Jenis kelapa ini memiliki pohon yang berukuran tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu besar. Seperti namanya, kelapa kuning memiliki buah dengan kulit buah berwarna kuning dengan ukuran yang kecil dan berbentuk bulat.

Kelapa Hibrida ( Cocos nucifera L. )

Jenis kelapa berikutnya yaitu kelapa hibrida. Kelapa hibrida merupakan hasil dari persilangan untuk mendapatkan varieatas unggul dari jenis kelapa dalam dan kelapa genjah sehingga menghasilkan sifat – sifat yang baik dari kedua jenis kelapa tersebut.

Kelebihan dari kelapa ini, yaitu cepat berbuah pada umumnya yang berbuah pada umur satu hingga empat tahun. Buah yang dihasilkan cukup besar dengan tingkat produksi yang tinggi. Pohonnya dapat tumbuh dengan baik hingga ketinggian 450m diatas permukaan laut.

Kelapa Sawit ( Elais )

Kelapa sawit atau yang bisa disebut Elais adalah salah satu kelapa industri yang paling banyak ditanam. Jenis Kelapa ini menjadi jenis kelapa industri yang paling diminati karena menghasilkan minyak, baik itu minyak masak, minyak industri maupun minyak biodiesel.

Kelapa sawit dapat tumbuh di daratan hingga ketinggian 500 m diatas permukaan laut. Pohon Kelapa sawit tumbuh dengan baik di daerah tropis dengan iklim dan curah hujan yang stabil.

Kelapa sawit yang dibudidayakan terdiri dari dua jenis: E. guineensis dan E. oleifera. Jenis pertama yang terluas dibudidayakan orang. dari kedua species kelapa sawit ini memiliki keunggulan masing-masing. E. guineensis memiliki produksi yang sangat tinggi dan E. oleifera memiliki tinggi tanaman yang rendah. Banyak orang menyilangkan kedua spesies ini untuk mendapatkan spesies yang tinggi produksi dan mudah dipanen. E. oleifera sekarang mulai dibudidayakan pula untuk menambah keanekaragaman sumber daya genetik.

Penangkar seringkali melihat tipe kelapa sawit berdasarkan ketebalan cangkang, yang terdiri dari Tenera, Pisifera, dan Dura. Dura merupakan jenis sawit yang buahnya memiliki cangkang tebal sehingga dianggap memperpendek umur mesin pengolah namun biasanya tandan buahnya besar-besar dan kandungan minyak per tandannya berkisar 18% ( delapan belas persen ).

Pisifera buahnya tidak memiliki cangkang, sehingga tidak memiliki inti ( kernel ) yang menghasilkan minyak ekonomis dan bunga betinanya steril sehingga sangat jarang menghasilkan buah. Tenera adalah persilangan antara induk Dura dan jantan Pisifera. Jenis ini dianggap bibit unggul sebab melengkapi kekurangan masing-masing induk dengan sifat cangkang buah tipis namun bunga betinanya tetap fertil. Beberapa tenera unggul memiliki persentase daging per-buahnya mencapai 90% dan kandungan minyak per-tandannya dapat mencapai 28%.

 

 

Demikian artikel mengenai jenis jenis kelapa dan nama ilmiahnya kali ini. Semoga artikel mengenai jenis jenis kelapa dan nama ilmiahnya ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Apabila terdapat kesalahan atau kekurangan pada artikel jenis jenis kelapa dan nama ilmiahnya kali ini, kami mohon maaf. Sekian dan Terima kasih.

 

Baca Juga : Manfaat air kelapa untuk ibu hamil

Comments are closed.