Browsed by
Category: Dokumen

Cara Membuat Kerupuk Rambak Kulit Sapi Yang Renyah

Cara Membuat Kerupuk Rambak Kulit Sapi Yang Renyah

cara membuat kerupuk rambak kulit sapi – Kerupuk kulit atau kerupuk rambak merupakan salah satu jenis cemilan yang sangat disukai oleh masyarakat, ternyata untuk membuat kerupuk rambak sapi sangatlah mudah.

Bahan dan Alat yang digunakan saat membuat kerupuk rambak ini sangatlah mudah untuk kita dapatkan di dapur rumah kita,dan untuk hasil pun tidak kalah dengan kerupuk rambak dari hasil produksi industri yang besar.

Bahan dan peralatan untuk membuat kerupuk rambak bisa kita sesuaikan dengan peralatan yang ada dirumah maupun sekitar kita sehingga kita tidak susah untuk mencarinya.

Cara Membuat Kerupuk Rambak Kulit Sapi

Bahan-Bahan Kerupuk Rambak :

  • 1 ons kulit sapi
  • 1 kg tepung tapioka
  • 1/4 tepung terigu
  • 1/4 ons bawang putih
  • ketumbar
  • garam
  • penyedap rasa
  • air

Cara Membuat Kerupuk Rambak

  1. Cuci dan bersihkan rambak yang akan kita masak
  2. Masukan bumbu seperti bawang putih, ketumbar, garam, penyedap rasa dan juga rambak sapi dalam satu wadah lalu haluskan.
  3. Tuangkan air sekitar 600 ml kedalam suatu wadah, kemudian masukan tepung terigu dan juga tepung tapioka
  4. Masukan bumbu yang sudah digiling tadi kedalam adonan kemudian aduk hingga merata
  5. Tuangkan adonan kerupuk rambak kedalam cetakan dengan ketebalan adonan sekita 1 cm atau sesuai selera
  6. Kukus adonan yang sudah dicetak dalam wadah selama 20 – 30 menit
  7. Apabila dirasa sudah matang, angkat kemudian tiriskan dan dijemur setengah atau satu hari supaya adonan menjadi lengket dan berkurang kadar airnya
  8. Potong adonan menjadi bagian kecil dengan ukuran sesuai selera lalu bisa dijemur kembali atau dioven supaya kering
  9. Goreng kerupuk yang sudah kering dalam minyak panas dan kerupuk rambak siap untuk dihidangkan

baca juga : cara membuat kerupuk ikan tenggiri

 

4 Jenis Kulit Sapi Berdasarkan Kualitas

Dari berbagai macam produk olahan kulit yang sering kita lihat, boleh di bilang kebanyakan di antaranya adalah terbuat dari kulit sapi. Mengapa olahan kulit menggunakan bahan dari kulit sapi? salah satu alasannya adalah dikarenakan kulit sapi memiliki tekstur yang lebih khas, tahan lama sehingga kulit sapi banyak digunakan. Berikut akan kita jabarkan beberapa jenis bahan kulit sapi yang biasa digunakan untuk dijadikan produk olahan :

1. Kulit Sapi Nabati

  • sifat kulit: tebal/kaku
  • Jenis kulit ini lebih banyak digunakan karena selain kualitasnya yang cukup baik, harga jenis kulit sapi ini tidak terlalu mahal dibandingkan dengan jenis kulit sapi lainnya. Sehingga kita dapat tetap menghasilkan produk yang berkualitas tetapi modal yang tidak terlalu besar.

2. Kulit Sapi Krom

  • sifat kulit: tebal/lembut
  • Jenis kulit sapi ini tergolong memiliki permukaan agak halus, sehingga dari sisi harga lebih mahal dari jenis kulit sapi nabati. Jenis kulit sapi jenis krom biasa digunakan untuk dibuat olahan tas kulit, dompet kulit, atau sandal kulit berlabel limited edition atau branded.

3. Kulit Sapi Pullup

  • sifat kulit: tebal/lembut/lentur
  • Harga untuk jenis kulit pullup ini lebih mahal 2 hingga 3 kali dari jenis kulit nabati maupun krom. Sehingga membuat jenis kulit ini cocok jika digunakan untuk dijadikan kerajinan tas dan dompet kulit dengan kualitas super.

4. Kulit Sapi Suede

  • sifat kulit: tipis/lembut
  • jenis kulit sapi ini merupakan jenis yang termahal dibandingkan dengan jenis kulit nabati dan krom, memiliki tekstur yang hampir berbulu serta lembut. Jenis kulit sapi suede ini biasa digunakan untuk dijadikan kerajinan tas kulit, dompet kulit, atau sandal kulit yang bermerk dengan koleksi produk yang mewah.

cukup mudah kan kawan-kawan cara membuat kerupuk rambak kulit sapi ini dirumah? mungkin ini bisa dijadikan kawan-kawan sebagai refrensi dalam berbisnis. Jangan lupa baca juga refrensi artikel lainnya seperti cara membuat kerupuk rambak

Yuk! Cari Tahu Cara Menyimpan Dokumen Penting Di Lemari Yang Aman

Yuk! Cari Tahu Cara Menyimpan Dokumen Penting Di Lemari Yang Aman

Cara Menyimpan Dokumen Penting Di LemariDokumen penting biasanya terbuat dari bahan kertas yang bisa rusak, misalnya sertifikat tanah, ijazah atau surat-surat penting lainnya.

Ada berbagai macam penyebab yang dapat membuat dokumen-dokumen dari bahan kertas ini rusak, mulai dari suhu, rayap, terkena matahari langsung dan lain sebagainya. Berikut ini tips dan cara menyimpan dokumen penting di lemari yang bisa Anda coba sendiri dirumah.

Tips Dan Cara Menyimpan Dokumen Penting Di Lemari

Di sini akan di berikan tips bagaimana cara menyimpan dokumen penting agar tidak mudah rusak. Trik agar dokumen awet adalah:

  1. Dengan cara menaruhnya di tempat yang tidak mudah terpengaruh oleh perubahan kondisi suhu.
  2. Simpan dokumen anda di dalam map, binder atau kotak file sebelum menaruhnya di lemari atau rak.
  3. Hindari menyimpan dokumen di tempat yang terkena sinar matahari langsung, serta hindari tempat lembab yang dapat menyebankan tumbuhnya jamur.
  4. Berikan silica gel di tempat dimana anda menaruh dokumen tersebut, (misal: box, lemari, binder atau brankas.) Sesuaikan jumlah silica gel dengan jumlah dokumen dan kondisi tempat penyimpanan. Ganti silica gel secara berkala.

Cara Menyimpan Dokumen Penting Di Lemari

cara menyimpan dokumen penting di lemari

Simpan semua dokumen penting itu dalam tempat aman dan terkunci. Cara menyimpan dokumen dengan menjauhkan dari jangkauan anak-anak. Pastikan tempat penyimpanan tidak lembab dan memiliki sirkulasi udara yang memadai.

Usahakan tempat penyimpanan jauh dari air, minyak, debu dan panas matahari langsung yang dapat merusak kertas dokumen. Jangan lupa diberi label untuk memudahkan pencarian jika nanti dokumen dibutuhkan lagi.

Cara Menyimpan Dokumen Penting dan Koleksi Benda Berharga

1). Foto : dimasukkan album, disampul plastik, dimasukkan pigura, dll.

2). Akta kelahiran, piagam, ijazah, KTP, Kartu Keluarga, SIM, dan STNK : dilaminating

3). Album, BPKB, kartu nikah, sertifikat, dan rapor : disampul

4). Patung , uang, piala, perhiasan : dimasukkan lemari

5). Guci, radio : diletakkan di atas buffet

6). Jam dinding ditempel di tembok

Cara Menjaga Kebersihan Dokumen Penting Dan Benda Berharga

1). Dokumen sebaiknya diperiksa satu bulan sekali atau dua bulan sekali

2). Benda-benda berharga dibersihkan minimal seminggu sekali.

Tujuan Menyimpan Dokumen Penting

1). Dokumen tidak tercecer

2). Terjaga kerapiannya

3). Dokumen terjaga kebersihannya

4). Awet dan tahan lama

5). Dokumen tidak mudah rusak

6). Tidak hilang

7). Dokumen mudah diambil bila perlu.

Tempat Lain Untuk Menyimpan dokumen dan Barang Berharga

1). Map

2). Dompet

3). Album

4). Lemari

5). Buffet

6). Kotak

7). Koper

Cara Merawat Dokumen Penting

1. Dilaminating

cara menyimpan dokumen penting di lemari

Dokumen berupa lembaran kertas sebaiknya dilaminating. Dilaminating artinya dilapisi plastik. Tujuannya, agar dokumen tidak cepat rusak jika terkena air. Dokumen yang dilaminating, misalnya akta kelahiran, ijazah, SIM, dan KTP.

2. Dibingkai

Dokumen jangan sampai berserakan. Foto – foto dapat disusun dalam album foto dan dapat dipajang di dinding atau di atas meja. Selain foto, piagam penghargaan juga dibingkai dan di pajang.

3. Disimpan

Semua dokumen harus disimpan dengan baik. KTP dan SIM disimpan dalam dompet karena sering di gunakan. Akta kelahiran dan ijazah dimasukkan ke dalam map dokumen.

Demikian juga kartu keluarga dan dokumen lainnya. Map dan album foto disimpan didalam lemari. Sebagian orang menyimpan dokumen dalam brankas agar lebih aman.

Itulah beberapa tips dan cara menyimpan dokumen penting di lemari serta beberapa contoh dokumen penting. Simpanlah dokumen tersebut dengan baik karena sangat berguna untuk kedepannya, untuk itu agar lebih aman jangan lupa untuk menyimpannya di brankas.