Ini Nih Cara Menanam Bawang Daun Dari Batangnya

Ini Nih Cara Menanam Bawang Daun Dari Batangnya

Ini Nih Cara Menanam Bawang Daun Dari Batangnya | Seperti yang kita ketahui menanam bawang daun tidaklah sulit juga tidaklah mudah, tergantung pada kesuburan tanah dan cara penanamannya.

Untuk itu disini akan dibahas bagaimana cara menanam bawang daun dari batangnya, dan apa saja sih langkah-langkah yang harus ditiru dengan benar. Dimulai dari menyiapkan bibitnya hingga masa panennya.

 

cara tanam bawang daun

Cara Menanam Bawang Daun Dari Batangnya

 

1. Penyiapan Bibit Bawang Daun

Bibit bawang daun bisa dengan mudah kita jumpai dan bagaimana cara untuk menyiapkannya itu mudah saja, untuk membeli bawang daun ini sama seperti halnya membeli bawang daun untuk keperluan memasak tapi pastikan bawang daun yang dibeli masih terlihat segar. Potong daun bawang yang berwarna hijau dan sisakan batang yang berwarna putih termasuk akarnya.

2. Penyiapan Media Tanam Dan Wadahnya

Sebelumnya siapkan beberapa wadah, seperti bekas air mineral atau bila ingin terlihat cantik dapat menggunakan toples bekas. Pastikan wadah yang akan digunakan dalam keadaan bersih, sangat dianjurkan untuk dicuci terlebih dahulu. Kemudian isi wadah yang telah dipilih dengan air bersih secukupnya hingga sekiranya dapat merendam akar bawang. Apabila menggunakan air PDAM atau air lainnya, sebaiknya air tersebut didiamkan semalaman untuk sedikit mengurangi bau klorin. Beda dengan air sumur ini dapat langsung digunakan.

3. Penanaman Bawang Daun

Masukkan bawang daun yang telah dipotong daun hijaunya lalu masukkan batang tersebut termasuk akarnya ke dalam wadah berisi air bersih yang sudah disiapkan sebelumnya. Kontrol kembali volume airnya agar tidak berlebihan, cukup menutupi akar pada batang bawang daun saja. Wadah yang berisi tanaman bawang daun ini disarankan untuk diletakkan pada daerah yang cukup dengan cahaya matahari.

4. Perawatan

Pada dasarnya penanaman bawang daun dengan cara sederhana seperti yang dijelaskan diatas ini hampir tak memerlukan perawatan khusus, kecuali untuk menambah dan mengganti media air secara rutin. Penggantian air ini sangat disarankan setiap minggunya, dan jangan lupa apabila air diganti bersihkan juga wadah tanamannya. Hal ini bertujuan agara menghindari jenuhnya akar dalam pengambilan udara. Dan yang terakhir yaitu tambahkan air setiap kali airnya mulai berkurang dalam wadah.

5. Pemanenan

 

Pengambilan hasil tanam atau panen ini sebenarnya dapat dilakukan kapan saja, hanya satu yang harus diperhatikan yaitu ketika tanaman bawang daun sudah mulai tumbuh lebat dan panjang daunnya.

 

cara menanam daun bawang hidroponik

 

Berikut 3 Situasi Yang Harus Diperhatikan Sebelum Menanam Bawang Daun

 

1. Iklim

Situasi pertama yang haru diperhatikan adalah iklim atau kondisi dimana rata rata cuaca dalam suatu tempat atau daerah, bawang daun dapat tumbuh dengan subur ditempat yang memiliki suhu kurang lebihnya 18 sampai 25 derajat C dengan kisaran curah hujan 150 sampai 200 mm/tahunnya.

 

2. Tanah

Kemudian syarat kedua yaitu jenis tanah yang cocok untuk pembudidayaan bawang daun, Ada 2 jenis tanah yang sangat cocok untuk membudidayakan bawang daun, tanah tanah bekas lahan gunung berapi (andosol) dan tanah lempung yang berpasir. Pastikan kadar keasaman dan pH tanah yang cocok untuk menanam bawang daun adalah 6,5 sampai 7,5.

 

3. Ketinggian tempat

Ini dia syarat terakhir, bawang daun sebenarnya dapat tumbuh pada 2 dataran yakni dataran rendah maupun dataran tinggi, namun lebih dianjurkan tempat yang paling cocok untuk membudidayakan bawang daun itu pada daerah dataran tinggi yang memiliki ketinggian sekitar 250 sampai 1500 dpl.

 

Penjelasan diatas mungkin dapat membantu pertanyaan yang mungkin belum Anda pahami, semoga setalah Anda membaca cara menanam bawang daun dari batangnya ini dapat menjadikan referensi untuk menanam bawang daun sendiri dirumah.

Ini juga salah satu solusi untuk Anda hidup berhemat, adapun cara memilih bibit bawang daun unggul yang mungkin bisa lebih membantu Anda mencari bibit yang bagus dan mudah untuk ditanam.

 

 

Comments are closed.