Inilah Resep Cara Membuat Kerupuk Jengkol Balado Yang Membahana

Inilah Resep Cara Membuat Kerupuk Jengkol Balado Yang Membahana

Anda bosan dengan masakan jengkol yang begitu-begitu saja? tetapi anda adalah penggemar jengkol? jika iya, tenang saja disini saya akan mencoba untuk membagikan cara membuat kerupuk jengkol balado yang cocok untuk cemilan keluarga.

Selain sebagai bahan lauk, ternyata biji jengkol ini juga sering dijadikan kerupuk oleh para pengusaha, selain karena bahan yang mudah dicari ternyata apabila diolah menjadi kerupuk jengkol tidak mengeluarkan bau yang khas meskipun ciri rasanya tidak banyak berubah.

Disini saya akan mencoba untuk berbagi mengenai cara membuat kerupuk jengkol balado, mulai dari bahan dan alat apa saja yang harus kita siapkan dan bagaimana proses pembuatannya. Baiklah, kita langsung saja masuk kedalam pembahan kali ini bagaimana cara membuat kerupuk jengkol balado.

Baca Juga : Cara Membuat Kerupuk Rambak Kulit Yang Renyah

Cara Membuat Kerupuk Jengkol Balado

Bahan-Bahan

  • 1/2  kg jengkol tua mentah
  • 4 siung bawang putih besar
  • 6 siung bawang merah
  • 25 buah cabai merah keriting
  • 1 genggam cabai rawit
  • Secukupnya Gula Merah/Aren
  • Secukupnya garam
  • Secukupnya penyedam
  • 1/2 buah jeruk nipis

Langkah-Langkah :

  1. Pertama kita keluarkan biji jengkol dari kulit luarnya
  2. Belah jengkol menjadi dua bagian lalu bersihkan dengan air bersih
  3. Rendam jengkol dalam air selama kurang lebih 20 menit, lakukan 3 kali perendaman dan ganti airnya setiap 20 menit sekali
  4. Masukan jengkol kedalam air mendidih sambil tambahkan garam
  5. Rebus jengkol hingga empuk
  6. Keringkan jengkol dari air yang terkandung, hingga benar-benar kering
  7. Setelah kering kemudian pukul secara perlahan setiap keping biji jengkol, dengan meletakan bagian yang lunak dibawah
  8. Pukul kepingan jengkol hingga menjadi tipis
  9. Setelah itu tambahkan kepingan jengkol disamping jengkol yang pertama kemudian sambungkan dan tumbuk
  10. Angkat jengkol yang sudah tipis menggunakan sendok kemudain letakan didalam tampah
  11. Selanjutnya kita jemur dibawah sinar matahari langsung hingga kering
  12. Goreng kerupuk yang sudah kering menggunakan minyak panas
  13. Jika dirasa sudah matang, angkat kemudian tiriskan, jangan lupa simpan kerupuk jengkol didalam wadah yang kedap udara
  14. Haluskan cabai merah, rawit, bawang merah, dan bawang putih.
  15. Lalu masukkan keripik yang sudah digoreng. Aduk aduk sampai seluruh kerupuk sudah tercampur sambal.
  16. Angkat. Sajikan selagi hangat. Jangan lupa masukkan toples

Yuk teman baca artikel ini juga : Cara Membuat Kerupuk Jengkol Gurih Kesayangan Keluarga

Bahaya Jengkol Untuk Tubuh :

Keracunan Jengkol

Banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami keracunan oleh jengkol, di antaranya daya tahan tubuh seseorang, keasaman lambung, jumlah jengkol yang dikonsumsi, usia biji jengkol, dan cara memasaknya.

Mengkonsumsi biji jengkol yang masih mentah atau setengah matang diduga dapat  memberikan potensi risiko terjadinya keracunan jengkol, karena asam jengkolat yang terkandung pada biji jengkol mentah masih dalam keadaan utuh dan aktif.

Gejala Keracunan Jengkol

Pada umumnya, seseorang akan menunjukkan gejala keracunan akibat dari jengkol pada 5-12 jam setelah mengonsumsi jengkol.

Gejala yang timbul dapat berupa nyeri perut, muntah, nyeri saat berkemih, serta adanya darah pada urine. Jika berlanjut terus-menerus, dapat terjadi gagal ginjal yang ditandai dengan tidak keluarnya air kemih atau air kemih yang keluar dengan jumlah yang sangat sedikit.

Mengatasi dan Mencegah Keracunan Jengkol

Keracunan akibat dari asam jengkolat ringan yaitu nyeri pinggang dan nyeri pada perut dapat diobati dengan minum air yang banyak serta pemberian natrium bikarbonat hingga gejala hilang. Sedangkan bila terjadi gejala keracunan yang berat yaitu tidak bisa berkemih, air kemih berwarna merah, atau tidak bisa minum, maka penderita perlu dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Untuk mencegah terjadinya keracunan akibat terlalu banyak mengkonsumsi jengkol, maka perlu diperhatikan hal-hal berikut ini:

  • Hindari mengkonsumsi jengkol saat perut kita dalam keadaan kosong  atau jangan disertai makanan/minuman lain yang bersifat asam.
  • Hindari mengkonsumsi jengkol yang masih dalam keadaan mentah. Sebaiknya jengkol dimasak terlebih dahulu sebelum kita mengkonsumsinya supaya kandungan asam jengkolatnya dapat berkurang. Jengkol yang masih mentah mengandung asam jengkolat lebih banyak daripada jengkol yang sudah dimasak.
  • Disarankan sebelum dimasak, biji jengkol dapat ditanam terlebih dahulu di dalam tanah agar kandungan asam jengkolatnya berkurang.
  • Jangan mengkonsumsi jengkol terlalu banyak, terutama bagi individu yang memiliki gangguan ginjal.

Bagaimana Kawan, cukup mudah dan bermanfaat kan? jangan lupa share ya kawan. Terima Kasih

Comments are closed.