Cara Membuat Arang Kayu Yang Sederhana

Cara Membuat Arang Kayu Yang Sederhana

Ingin tahu cara membuat arang kayu? Diartikel ini saya akan menunjukkan anda bagaimana membuat arang kayu yang mudah dengan cara yang sederhana. Yuk simak artikelnya!!

cara membuat arang kayu

Dibalik sajian kuliner hangat, ada arang kayu yang memiliki jasa besar. Sejak lama arang kayu sering digunakan untuk menjaga masakan tetap hangat selama dijajakan di warung dan di rumah makan. Di beberapa daerah tertentu, pembuatan arang kayu dilakukan sebagai salah satu sumber pendapatan warga.

Arang kayu dibuat dari bahan dasar kayu jenis kelengkeng dan kayu rambutan. Jenis kayu keras tersebut akan menghasilkan arang yang awet dan nyala apinya bagus.

Durasi pembakaran yang cukup lama, cara membuat arang kayu ini mengharuskan api tetap menyala tanpa jeda. Hasil juga bergantung pada kondisi kayu, dan kualitas pembakaran selama proses berlangsung.

Uniknya kayu yang digunakan bukan kayu kering melainkan kayu basah, karena jika menggunakan kayu basah hasilnya lebih bagus dan tidak hancur.

Untuk sebagian besar masyarakat lain, arang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, contohnya ditempat saya, arang digunakan setiap hari untuk memanaskan air, memasak bumbu, nasi dan membuat bubur. Untuk sebagian besar orang, arang sangat terkenal sebagai kebutuhan memasak.

Selain itu,arang juga digunakan dalam kegiatan berkebun.Untuk orang yang suka berkebun pasti tahu manfaat yang diberikan oleh arang bagi tanaman yang mereka tanam. Tetapi berkebalikan bagi orang awam.

Arang sangatlah mudah ditemukan, penyebabnya adalah bahan baku untuk pembuatan arang juga sering dijumpai seperti kayu pohon dan sisa-sisa tempurung kelapa. Sebelum ke tutorial cara membuat arang kayu, simaklah sejarah arang berikut;

Sejarah Arang Kayu

cara membuat arang kayu

A. Awal Sejarah

Pada zaman dahulu, proses pembuatan arang di beberapa kabupaten sangat banyak dan juga banyak kayu tanggal, kebanyakan terdiri dari billet yang ditumpuk kayu di ujungnya sehingga terbentuk sebuah tumpukan membentuk kerucut, udara bergerak lewat lubang yang berada di bawah, dan poros pusat digunakan untuk sebagai penyangga

Kayu yang sudah ditumpuk ditutupi dengan daun dan tanah. Pembakaran dimulai dari bagian bawah cerobong, dan secara perlahan akan menyebar ke luar dan ke atas.

Hasil operasi bergantung pada laju pembakaran selama proses berlangsung. umumnya, 100 bagian kayu akan menghasilkan 60 bagian volume, atau 25 bagian berat dari arang; produksi skala kecil menghasilkan hanya sekitar 50%, sedangkan skala besar menghasilkan keefisienan sampai 90% bahkan sampai abad ketujuh belas.

Operasi ini begitu lancar sehingga Colliers (pembakar arang profesional) sangat dikenal.

Kegiatan produksi arang yang sangat besar (berakhir mempekerjakan ratusan ribu orang, kebanyakan di Alpine dan hutan tetangga) merupakan salah satu penyebab utama deforestasi, terutama dibagian Eropa Tengah.

Di Inggris, coppices banyak dihasilkan dari pengelolaan kayu, yang dipotong dan regrew siklis, sehingga secara prinsip pasokan arang akan tersedia selamanya.

Keluhan (pada awal periode Stuart) tentang kekurangan mungkin berhubungan dengan hasil sementara eksploitasi berlebihan menyebabkan tidak memungkinkan peningkatan produksi untuk menyesuaikan permintaan.

kelangkaan kayu menjadi penyebab utama industri beralih ke bahan bakar fosil, terutama penggunaan batubara dan batubara coklat.

B. Sejarah Modern

Sesudah hukum Brasil mengalami perubahan yang terjadi pada tahun 2010 untuk mengurangi emisi karbon sebagai komitmen dari Presiden Lula da Silva untuk membuat “baja hijau”, penggunaan arang untuk bahan bakar peleburan mengalami peningkatan di Amerika Selatan

Proses modern kayu carbonizing, baik dalam ukuran kecil maupun sebagai serbuk gergaji dalam besi cort retot, secara luas di praktekkan di tempat terjadi kelangkaan kayu, dan juga untuk memulihkan dari produk yang bermanfaat (kayu semangat,asampyroligneus tar kayu), sehingga memungkinkan adanya proses.

Suhu proses produksi arang umumnya sekitar 300°C yang berwarna coklat, lembut dan rapuh, dan mulai mengobarkan pada 380°C; jika lebih tinggi biasanya akan rapuh, dan pastikan dibawah suhu 700°C, karena pada tingkat suhu tersebut kayu akan menjadi abu.

Masyarakat di Finlandia dan Skandinavia menganggap arang sebagai hasil sampingan dari produksi tar kayu. Tar terbaik diperoleh dari pohon pinus, yang membuat hutan pinus banyak ditebang demi untuk mendapat tar pirolisis. Arang sisa lumrah digunakan sebagai alternatif metalurgi kokas dalam blast furnace untuk peleburan.

Kegiatan produksi Tar membawa dampak cepatnya deforestasi dan itu telah diperkirakan seluruh hutan Finlandia lebih muda dari 300 tahun. Puncak produksi tar di akhir abad ke-19 berarti juga cepat dampak dari reboisasi.

Pada tahun 1897 Ellsworth BA Zwoyer of Pennsylvania menjadi yang pertama menemukan dan mematenkan arang briket yang kemudian diproduksi oleh Perusahaan Bahan Bakar Zwoye.

Setelah itu Henry Ford juga mempopulerkan arang briket yang dibuat dari kayu dan serbuk gergaji yang merupakan produk samping dari fabrikasi mobil sebagai bahan utama. Arang Ford selanjutnya menjadi Perusahaan Kingsford.

Definisi Arang

cara membuat arang kayu

Residu berwarna hitam yang terbentuk dari karbon tidak murni adalah arang. Arang dapat diperoleh dengan menghilangkan komponen volatil dan kandungan air dari hewan maupun tumbuhan tersebut. Memanaskan kayu,serbuk gergaji, tempurung kelapa bisa menghasilkan arang.

Jenis-Jenis Arang

1. Arang Kayu

Berasal dari kayu dan yang paling sering digunakan dalam memenuhi kebutuhan tiap hari seperti memasak. Kegunaan lain arang kayu ini bisa digunakan sebagai media tumbuh tanaman dan menjadi filter untuk menjernihkan air dan lain-lain.

2. Arang Serbuk Gergaji

Jenis arang ini berasal dari bahan serbuk gergaji yang dihasilkan dengan membakar bahan tersebut. Serbuk gergaji merupakan sampah produksi kayu yang sangat jarang dimanfaatkan lagi,biasanya hanya untuk bahan bakar dan campuran pupuk atau diolah lagi untuk pembuatan briket arang.

Serbuk gergaji merupakan sisa produksi yang jarang terpakai, itulah sebabnya serbuk gergaji dijual dengan harga murah.

3. Arang Sekam Padi

Bahan baku dari arang ini didapat dari tempat penggilingan padi. Sekam padi jika tidak diolah menjadi arang umunya digunakan menjadi bekatul bahan pakan ternak peliharaan. Sekam padi yang dibakar biasanya dibuat menjadi pupuk organik dan bahan utama arang briket.

Biasanya arang sekam padi juga digunakan sebagai campuran media tanam yang mempunyai kapabilitas daya serap dan digunakan sebagai media penyimpanan makanan cadangan oleh tanaman.

4. Arang Batok Kelapa

Variasi arang ini berasal dari tempurung kelapa yang berbentuk seperti bola yang dibelah. Arang jenis ini mudah ditemui dipasaran. Arang ini mempunyai kelebihan yaitu menghasilkan abu yang sedikit dan juga nyala apinya cukup lama.

Asap arang batok kelapa ini menghasilkan yang tidak banyak, uniknya arang ini tidak membuat makanan cepat hangus. Namun arang ini mempunyai kelemahan yaitu harganya yang cukup tinggi.

5. Arang Serasah

Asal dari arang ini adalah dari sampah dedaunan atau terkenal dengan sebutan serasah. Arang ini juga bisa dijumpai dengan mudah di pasaran. Arang serasah termasuk mudah untuk dihancurkan.

6. Arang Kulit Buah Mahoni

Bahan utama arang ini bersumber dari kulit buah mahoni. Arang dihasilkan dengan cara membakar kulit buah mahoni.

Proses pembuatan arang ini sama dengan arang kayu yaitu dengan memakai tungku api dan drum. Arang kulit mahoni mempunyai kelebihan yaitu pembakaran dari arang kulit mahoni menghasilkan asap terbilang sedikit.

Arang kulit mahoni juga menciptakan kalor yang sangat tinggi dan bertahan lebih lama dari jenis arang lainnya

7. Arang Briket

Briket arang memiliki ukuran kecil yang sering digunakan untuk keperluan rumah tangga.

Briket berasal dari campuran arang yang hancur atau memiliki ukuran kecil seperti arang serbuk gergaji dan arang sekam. Biasanya dibuat menggunakan mesin. Dalam pembuatannya, arang briket telah dicampur dengan tepung kanji agar mudah saat dibentuk.

Kelebihan dari arang briket adalah nyala bara apinya stabil dan bertahan lama.Asap yang dihasilkan oleh pembakaran arang briket juga sedikit.

Penampilan arang briket juga lebih bersih, tidak ada serpihan yang mencemari tempat pembakaran, membuat arang briket ini cocok untuk pesta bakar-bakar pada tempat yang terbatas.

Kandungan Arang

Kandungan arang 85% sampai 98% adalah karbon, selain itu adalah bahan kimia lain dan abu. Arang dapat digunakan dengan berbagai cara, itulah yang membuat arang amat unik.

Di dalam sebuah arang terdapat rongga-rongga halus nan berlimpah arah yang membuat 1 gram arang memiliki luas permukaan setara 250 meter.

Manfaat Arang Kayu Bagi Tanaman

1. Sebagai Kondisioner Tanah

Karena memiliki kandungan kalium yang tinggi, arang mempunyai manfaat untuk menjadi kondisioner tanah yang cukup baik. Arang mempunyai fungsi sebagai pengganti kapur dari campuran aditif yang ada dalam tanah.

Dapat juga digunakan untuk melingkupi insektisida organik atau yang dikenal dengan gulma, dalam memperindah mulsa dan membantu mengoptimalkan nilai pH, apalagi untuk bunga mawar

2. Pengisi Wadah

Ubah kebiasaan mengisi bagian bawah pot dengan batu menjadi menggunakan arang. Arang mempunyai manfaat yang lebih ketimbang anda mengisinya dengan batu.

Mempunyai bobot yang lebih ringan dibanding krikil dan batu, yang membuat pemindahan tanaman ke tempat lain menjadi lebih mudah karena lebih enteng.

3. Sebagai Aditif pada Tanah

Memungkinkan arang dapat digunakan sebagai zat aditif pada tanah. Inilah alasan tanah campuran yang dibeli di toko mengandung arang.

Ketika anda memasukkan arang pada bagian bawah pot tanah, arang akan menjaga nutrisi tanaman tetap utuh dan menghilangkan bau kompos dan kotoran.

Jika baunya belum juga hilang, Anda dapat menambahkan beberapa potong arang kedalam campuran tanah dan kompos yang Anda gunakan.

4. Penetral Herbisida

Menjadi penetral herbisida dalam tanah jadi manfaat yang dibawa arang. Ini dikarenakan hibrisida memiliki waktu bertahan yang cukup lama di dalam tanah.

Hibrisida bisa bertahan sampai beberapa tahun, bahkan ketika tanaman yang tumbuh di tanah itu sudah mati. Dapat menyebabkan pertumbuhan lingkungan yang merugikan bagi tanaman Anda di masa yang akan datang.

Pada area yang terdampak herbisida isoxaben atau oryzalin, tambahkan beberapa arang kayu yang keras ke tanah sebelum ditanami tanaman Anda.

Penggunaan Arang akan mengurangi potensi terjadinya masalah dalam progres perkembangan optimal tanaman, selain itu arang juga mengencerkan herbisida di dalam tanah.

5. Membersihkan Pestisida

Penyerapan yang dimiliki arang memiliki kualitas yang tinggi dan aktif, membuat arang berguna sebagai pembersih pestisida. Arang bersifat netral dan tidak beracun, itulah mengapa Anda dapat menggunakan arang sebagai penetral dari efek berbahaya yang ditimbulkan oleh pestisida dalam tanah.

Bila anda berniat mentralkan lahan tanah dari pestisida, Anda memerlukan sekitar 1 pon arang untuk 100 sampai 150 kaki persegi tanah. Campurkan 1 pon arang dengan satu galon air sudah mencukupi untuk membersihkan dan merawat tanah.

Namun jika area yang terdampak pestisida sudah menyebar terlalu luas, Anda dapat menyebarkan ke seluruh area guna menetralkan pestisida buatan. Perlu Anda perhatikan, jika arang hanyalah berguna untuk pestisida organik, tidak digunakan untuk pestisida sintetis.

6. Mulsa Arang

Warna hitam pada arang memiliki kefektifan sebagai mulsa yang sama dengan tanamanan berwarna coklat atau hijau. sehingga kita tidak perlu bergantung pada tanaman yang berwarna hijau dan coklat untuk dibuat menjadi mulsa.

Mulsa arang bekerja sebagaimana penggunaan tanaman berwarna hijau dan coklat yaitu membuat penutup pelindung yang mencegah kelembapan hilang dari tanah yang terjadi diatas permukaan tanah. Ketika melakukan proses ini arang juga akan membendung perkembangan gulma.

Dengan menggunakan arang sebagai mulsa pada tanaman yang berwarna terang, Anda dapat menciptakan tampilan yang unik dan berbeda.

7. Perlindungan Anti Jamur

Mikotoksin adalah penyebab utama perkembangan jamur pada tanaman. Kemampuan membunuh mikotoksin membuat arang bermanfaat menghindarkan dan mencegah tanaman dari jamur.

Menambahkan arang ke dalam campuran tanah menjadi strategi yang efektif untuk menghindari infeksi jamur pada tanaman.

 

Cara Membuat Arang Kayu

Cara Membuat Arang Kayu Dibagi Menjadi 2 Metode :

A. Cara Membuat Arang Kayu Menggunakan Satu Drum

  1. Pilih tempat yang aman untuk membuat api. Jika Anda memilih tempat selain sekitar rumah anda, pastikan Anda telah meminta izin dan mengecek peraturan yang ada agar tidak membahayakan lingkungan sekitar anda.
  2. Persiapkan drum bermaterial logam. Drum ini digunakan untuk menaruh kayu yang akan dibakar. Pastikan drum yang Anda miliki bermaterial logam dan mempunyai tutup tanpa karet disekitarnya, agar tidak terbakar pada saat pembakaran
  3. Tentukan kayu yang akan dibakar menjadi arang. Semua kayu dapat digunakan akan tetapi lebih baik lagi jika kayu yang basah. Kayu kelengkeng atau kayu rambutan, bisa digunakan. Potong kayu menjadi beberapa bagian berukuran 5 inch.
  4. Masukkan kayu kedalam drum. Isilah drum hingga penuh sampai bagian atas. Tutup drum dengan rapat tetapi tidak sampai kedap udara.
  5. Kumpulkan kayu yang cukup untuk pembakaran berkisar 3 sampai 5 jam. Tempatkan drum Anda pada tengah-tengah tumpukan kayu bakar. Lalu bakarlah kayu yang sudah Anda kumpulkan
  6. Biarkan api menyala selama 3 jam atau lebih hingga padam dengan sendirinya. Pastikan api telah padam dan mendingin jika Anda hendak megambilnya.
  7. Buka drum dan kumpulkan arang telah dibakar, dan arang siap digunakan.

B. Cara Membuat Arang Kayu Menggunakan Dua Drum

  1. Siapkan drum kecil dan besar. Siapkkan drum berkapasitas 30 galon untuk di dalam, dan drum berkapasitas 55 galon untuk bagian luar.
  2. Potong bagian samping bawah drum besar membentuk persegi menggunakan gergaji logam. Gunakan ukuran 12×20 Inch. Lubang ini akan digunakan untuk memasukkan bahan bakar
  3. Lubangi bagian bawah drum kecil dengan ukuran 5-6 1/2 inch. Akan digunakan untuk jalur masuknya panas yang membakar kayu di drum kecil.
  4. Masukkan kayu kedalam drum kecil, Potong menjadi beberapa bagian dengan ukuran 5 inchi. Lalu tutup dengan tutup drum.
  5. Masukkan batu bata ke dalam drum besar. Gunakan batu bata sebagai penyangga drum kecil.
  6. Masukkan drum kecil ke dalam drum besar dan letakkan drum kecil diatas batu bata yang ada di dalam drum besar.
  7. Masukkan kayu pada lubang disamping drum besar. Nyalakan api 7 sampai 8 jam. Masukkan kayu secara bergilir.
  8. Tunggu hingga selesai. biarkan api padam sendirinya dan diamkan hingga dingin sebelum anda mengambilnya.
  9. Keluarkan arang yang telah dibakar dari drum kecil. Dan arang siap digunakan.

Sekian tutorial yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat dan membantu teman-teman yang hendak mencoba. Terimakasih.

Comments are closed.