Cara Melepas Laminating

Cara Melepas Laminating

Cara Melepas Laminating – Terkadang dokumen yang sudah di laminating, lupa dibubuhi tanda tangan atau cap. Lalu, apakah harus dilakukan di atas hasil laminating? Hasilnya tidak akan merekat.

cara melepas laminating

Atau hasil laminating kartu yang sudah rusak, apa harus di laminating di atas laminating terdahulu? Hasilnya tidak akan bagus. Bagaimana solusinya. Cara terbaik adalah dengan membuka hasil laminating yang sudah ada dan inilah cara melepas laminating.

Cara melepas laminating tersebut tidak dapat dilakukan sembarangan, karena jika Anda tidak tahu caranya akan merusak dokumen tersebut.

Hasil laminating yang sering dibuka contohnya adalah Kartu Keluarga, KTP, SIM, Kartu Anggota, Ijazah atau Akta-Akta.

Bayangkan saja jika kita membuka hasil laminating tersebut dan menyebabkan dokumen tersebut rusak, dimana kita bisa mencari gantinya?

Tapi jangan lah khawatir karna Saya akan memberi tahu cara membuka hasil laminating tahap demi tahap dengan cara yang benar.

CARA MELEPAS LAMINATING

Pertama : 

cara melepas laminating

Siapkan terlebih dahulu dokumen yang akan dibuka hasil laminatingnya. Dalam hal ini kami menggunakan kartu.

Kedua :

cara melepas laminating

Panaskan iron plate/laminator/mesin laminating. Suhu yang kami gunakan sekitar 150 derajat agar hasil laminating terlepas sempurna dan tidak ada perekat yang tertinggal pada dokumen.

Namun, bila Anda merasa cukup dengan menggunakan suhu di bawah itu, silahkan saja. Kami sarankan jangan menggunakan setrika karena posisinya tidak stabil.

Dan itu akan merusak permukaan setrika itu sendiri karena plastik laminating mengandung perekat yang akan meleleh jika dipanaskan.

Perekat tersebut yang akan menempel pada permukaan setrika Anda. Sehingga setrika tidak dapat digunakan untuk menyetrika pakaian Anda. Apalagi jika hasil pengerjaan rusak, bisa-bisa rugi 2 kali.

Ketiga :

cara melepas laminating

Letakkan salah satu sisi (depan/belakang) dokumen di atas permukaan aluminium (berada di antara roller berwarna merah).

Sampai bagian sudut laminating mulai lentur atau lemah. Biasanya lapisan laminating akan mulai terlihat terpisah.

Keempat :

cara melepas laminating

Masih di atas aluminium, pisahkan kedua lapisan laminating pada sudut dokumen tersebut dengan bantuan cutter atau pinset. Caranya masukkan cutter pada celah antara plastik laminating bagian atas dan bagian bawah.

cara melepas laminating

Angkat bagian atas plastik laminating sehingga terpisah dari bagian bawahnya sampai batas sudut dokumen.

Kelima :

cara melepas laminating

Masih di atas aluminium, dengan menggunakan bantuan cutter tekan bagian dokumen yang sudah terbuka. Lalu angkat bagian atas plastik laminating dengan menggunakan tangan tapi lebih baik menggunakan pinset secara perlahan sampai semua bagian terlepas dari dokumen.

cara melepas laminating

Harap mengangkat plastik laminating saat memang sudah bisa terlepas saja, jangan dipaksa karena permukaan dokumen akan rusak seperti tulisan terlepas dan menempel pada plastik laminating.

Keenam :

cara melepas laminating

Lakukan hal yang sama untuk bagian belakang atau baliknya sampai semua plastik laminating terpisah.

cara melepas laminating

Setelah semua langkah dilakukan maka dokumen siap untuk di laminating ulang. Sekian dari kami cara melepas laminating. Mudah bukan?

Dan memang cepat sekali perkembangan mesin di Indonesia ini mulai dari mesin photocopy yang berubang menyatu dengan mesin printer, bahkan mesin makanan pun ikur berkembang, seperti mesin kopi yang prosesnya secara otomatis dan dan tidak tertinggal perkembangan dari mesin laminating.

Cara Merawat Dokumen Penting

Dokumen Penting Itu di Laminating Apa di Pres Mika Yang Benar? Dokumens penting yang kami maksud disini adalah seperti Ijazah, Piagam, Kartu Keluarga, KTP, SIM, dan STNK.

Dokumen penting memang harus kita jaga sebaik-baiknya agar tetap awet dan masih terjaga, apalagi Ijazah yang sifatnya sangat penting sekali.

Nah, biasanya semua orang melindungi dokumen-dokumen penting tersebut dengan cara dilaminating dan di pres mika.

Sebenarnya manfaat dari Laminating dan Pres Mika sama saja, yaitu untuk melindungi dokumen penting tersebut menggunakan plastik khusus.

Dokumen Penting Itu di Laminating Apa di Pres Mika Yang Benar? Dokumen seperti ijazah itu dilaminating apa di pres mika sih?

Tanya: Laminating itu seperti apa sih?

Jawab: Laminating adalah membungkus atau melapisi dokumen menggunakan plastik khusus.

Plastik laminating ini sifatnya lengket pada dokumennya, jadi dokumennya sudah tidak bisa diambil lagi. Jika kita memaksa untuk mengambilnya maka dokumen tersebut akan rusak.

Tanya: Pres mika itu seperti apa sih?

Jawab: Pres mika adalah membungkus dokumen menggunakan plastik khusus. Jika dokumen yang di laminating sudah tidak bisa dibuka lagi, maka beda halnya dengan pres mika.

Sifat dari pres mika itu dokumennya masih bisa dibuka lagi, karena plastik pres mika hanya pinggir-pinggirnya saja yang di tutup atau di pres.

Lalu dokumen seperti Ijazah, Piagam, Kartu Keluarga, KTP, SIM, dan STNK harusnya di laminating apa di pres mika?

Kalau menurut saya lihat-lihat dulu sifatnya dokumen tersebut seperti apa. Untuk lebih jelasnya silakan simak artikel saya seperti dibawah ini.

Ijazah

Kalau ijazah saya rasa kita harus melaminatingnya, karena sifat ijazah sudah tidak mungkin kita buka lagi. Kenapa demikian? karena ijazah adalah patokan dari dokumen-dokumen Anda yang lainnya.

Misalnya nih data di KTP tidak sama dengan ijazah, maka yang dijadikan patokan adalah ijazah. Karena ini menurut pengalaman saya sendiri.

Piagam

Kalau piagam saya rasa bebas, bisa dilaminating juga bisa di pres mika, tergantung kesukaan kita saja.

Kartu Keluarga

Kalau Kartu Keluarga saya sarankan agar tidak melaminatingnya, tapi saya menyarankan untuk di Pres Mika saja, kenapa demikian?

karena ini adalah yang disarankan oleh pihak Catatan Sipil atau Instansi Pemerintah karena biasanya Kartu Keluarga masih perlu untuk di revisi, jadi lebih mudah untuk mengambilnya kembali.

Tapi kalo di laminating otomatis sudah tidak bisa di ambil kembali, kalaupun memaksa untuk di buka, sudah pasti dokumennya akan rusak.

KTP (Kartu Tanda Penduduk)

Di era KTP yang versi elektronik saat ini saya sarankan agar melaminatingnya, kenapa demikian?

karena plastik atau bahan yang digunakan untuk pembuatan KTP yang versi elektronik saat ini ternyata mudah mengelupas dan bahkan mudah sekali patah, saya rasa karena kualitasnya biasa-biasa saja.

Pemerintah juga pernah mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengcopy KTP terlalu sering, lalu apa gunanya kita mempunyai KTP kalau KTP nya tidak boleh di fotocopy.

SIM

Untuk SIM sarankan agar Anda melaminatingnya, karena bahan yang dibuat untuk SIM juga mudah patah, apalagi bagi Anda para pria yang sering menaruh SIM di dompet. Biasanya SIM yang dilaminating akan lebih awet dari pada SIM yang tidak dilaminating.

 

STNK

Untuk STNK saya sarankan jangan melaminatingnya tapi di Pres Mika saja, karena tiap tahun STNK perlu untuk di ganti Pajaknya, kalau Anda laminating maka akan sulit di ambil dan dilipat

Karna STNK biasanya di lipat dan ditaruh di dompet, tapi jangan khawatir biasanya di Kantor SAMSAT sudah menyediakan plastiknya yang khusus.

Nah, jika dikemudian hari plastik STNK nya sudah rusak mending di Pres Mika saja atau beli plastik Pres Mika yang khusus untuk STNK.

Demikianlah postingan saya pada kesempatan kali tentang dokumen mana saja yang harus dilaminating dan di Pres Mika.

Semoga informasi yang saya berikan diatas bisa bermanfaat dan apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dan sifatnya lebih menggurui saya mohon maaf yang sebesar-besarnya karena niat saya hanya untuk berbagi kepada Anda.

 

Comments are closed.