Cara Laminating Menggunakan Setrika

Cara Laminating Menggunakan Setrika

Cara Laminating Menggunakan Setrika

Cara Laminating Menggunakan Setrika

Laminating itu?

Anda memiliki sebuah organisasi atau komunitas yang saat ini mungkin membutuhkan ID Card sebagai tanda bukti keanggotaan atau apapun fungsinya? Jika anda memesankan ke percetakan tentu saja akan mengeluarkan biaya yang bisa jadi tidak sedikit.

 

Biaya pembuatan ID Card ini berkisar antara Rp.3000,- sampai dengan Rp.5000,-. Bayangkan saja dengan jumlah anggota yang banyak tentu embutuhkan biaya yang besar bukan?

Padahal sebenarnya kita bisa membuatnya sendiri, selain biaya yang kita keluarkan bisa ditekan, tentu saja ini bisa menjadi peluang bisnis bagi anda sendiri. Anda bisa membuatnya sendiri dengan peralatan yang sering kita jumpai di rumah, yaitu setrika. Masa setrika bisa buat laminating? Nah penasaran kan? Simak artikel ini untuk mengetahui cara melaminating menggunakan setrika..

 

 

Peralatan yang dibutuhkan dalam Cara Laminating Menggunakan Setrika:

1.PVC CardPaper (Kertas PVC) atau sering dikenal dengan kertas ID Card. Biasanya 1 lembar kertas ini dihargai Rp.5000an ukuran A4. Di setiap pembelian 1 lembar kertas ini, anda akan mendapatkan 2 lembar kertas liminating transparan (untuk mencetak gambar) dan 1 lembar kertas PVC (plastik tebal).

2. Software pengolah grafis yaitu Photoshop, Corel Draw bahkan MS Word pun bisa anda gunakan.

3. Printer, tidak harus menggunakan printer yang mahal karena printer tinta yang biasa anda gunakan sudah cukup untuk membuat ID Card ini.

4. Mesin laminating, jika anda tidak mempunyai mesin laminating, anda bisa menggunakan setrika yang biasa anda gunakan untuk menyetrika pakaian anda, nah setrika ini bisa juga digunakan untuk melaminating.

 

Desain ID CARD pada Cara Laminating Menggunakan Setrika

Untuk mendesain ID Card sesuai organisasi anda atau sesuai keinginan anda, gunakan software pengolah grafis yang biasa anda gunakan dan anda bisa menggunakannya.

Yang perlu di perhatikan yaitu sebelum mencetak, terlebih dahulu posisikan desain anda ke dalam keadaan miror, maksudnya adalah tulisan yang normalnya dari kiri ke kanan, balik dari kanan ke kiri, yang terpenting ikuti saja sifat kaca.

Proses Pencetakan dalam Cara Laminating Menggunakan Setrika

Ketika desain anda sudah siap dicetak dalam keadaan miror, kini saatnya kita mempersiapkan kertas laminating yang bersifat transparan untuk mencetaknya, jangan sampai terbalik dengan yang kertas tebal PVC ya. Ketika mencetak, perhatikan permukaan kertas tipis laminating, ada dua sisi yang keduanya bisa digunakan untuk media mencetak.

Namun, juga jangan terbalik, permukaan yang benar yaitu hanya permukaan yang halus. Sedangkan permukaan yang agak kasar, bisa untuk mencetak, namun ketika anda gores dengan tangan, tinta tidak menempel di kertas namun hilang oleh goresan tangan, jika hal ini terjadi berarti anda mencetak pada media permukaan yang salah.

Proses Laminating (FINISHING) pada Cara Laminating Menggunakan Setrika



1. Terlebih dahulu persiapkan kertas tebal PVC, anda bisa membuat ID Card bolak balik maupun tidak. Karena
kedua sisi permukaan kertas PVC ini sudah ada perekatnya.

  1. Kemudian lepaskan platik pelapis pada kertas PVC tersebut, jika anda hanya menggunakan satu sisinya, maka lepaskan plastik pelapis yang satunya, pada salah satu sisinya saja. Saat melepaskan plastik pelapis ini memang agak sulit, jadi anda harus berhati-hati saat melepasnya.

 

  1. Setelah plastik pelapis pada kertas PVC dilepas, jangan lupa lepaskan plastik pelapis pada kertas tipis laminatingnya yang tadi sudah kita gunakan untuk mencetak. Plastik pelapis pada kertas laminating ini merupakan bagian permukaan yang agak kasar dan yang tidak bisa digunakan untuk mencetak. Jadi yang harus dilepas bukan permukaan yang ada desain ID Card anda. Harus berhati-hati saat melepaskan plastic pelapisnya, karena memang sulit melepasnya.

 

  1. Setelah anda melepaskan pelapis pada kertas PVC dan kertas tipis laminating. Rekatkan kertas tipis laminating yang ada desainnya pada kertas PVC yang tadi sudah kita lepaskan plastik pelapisnya ya. Untuk posisi kertas tipis laminating yaitu yang ada desainnya berada di bagian bawah (yang menempel pada lempeng PVC), jadi permukaan yang sudah kita lepas pelapisnya berada di posisi 4atas.

 

  1. Selanjutnya yaitu panaskan permukaan lempeng PVC yang sudah kita rekatkan dengan kertas tipis laminating dengan setrika. Ketika anda menyetrika, suhu setrika jangan sampai terlalu panas (hangat) dan jangan sampai lempeng PVC bersentuhan langsung dengan permukaan setrika.Untuk menghindari hal tersebut anda bisa melapisi dengan kain ketika menyetrika, bebas apapun kainnya dan ketika menyetrika jangan terlalu lama, beri waktu kira – kira 5 detik. Lihat apakah kertas laminating sudah merekat sempurna dengan lempeng PVC apa belum, jika belum ulangi menyetrikanya lagi.Jangan menyetrikanya terlalu lama, jika terlalu lama menyetrika atau suhu setrika terlalu panas, kertas PVC akan meleleh, gunakan suhu setrika sedang saja, jangan terlalu panas dan jangan menyetrikanya terlalu lama.

 

Memilih Plastik Laminating yang Cocok untuk Cetak Foto dalam Cara Laminating Menggunakan Setrika

 

Kertas laminating yang cocok adalah plastik laminating dingin, tapi kekurangan plastic laminating ini harganya sangat mahal. Secara ekonomis kurang menguntungkan untuk usaha.
Pilihlah jenis plastik laminating panas, yang harganya lebih murah dan tidak menekan biaya untuk usaha kita.

Berikut jenis plastik laminating panas ada 3 macam, yaitu:

Plastik laminating standar (suhu laminasi  : 100 – 115 ‘C).
Jenis Plastik laminating low melt (suhu laminasi : 85 – 100 ‘C)
Plastik laminating heatset (suhu laminasi : 77 – 90 ‘C).

Kalau kita memilih yang standar maka hasil cetak foto beresiko akan rusak saat dilaminasi karena suhunya yang terlalu panas. Plastik laminating yang paling cocok adalah plastik laminating panas yang low melt.

Selain harganya yang murah, suhu laminasi pun tidak terlalu panas, juga memberikan hasil laminasi yang bagus dan mengkilap, sehingga untuk pilihan kertas fotonya tidak perlu yang premium/mahal lagi, makin hemat deh jadinya.

Comments are closed.