Cara Bertanam Bawang Merah Dalam Polybag Yang Tak Sulit Nan Irit

Cara Bertanam Bawang Merah Dalam Polybag Yang Tak Sulit Nan Irit

Cara Bertanam Bawang Merah Dalam Polybag-Bawang merah adalah tumbuhan yang sangat diperlukan oleh masyarakat Indonesia yang paling utama adalah umbinya. Bawang merah mempunyai fungsi yang sangat penting yaitu sebagai bumbu dapur. Harga bawang merah yang tidak stabil kerap membuat masyarakat keberatan untuk membeli bawang merah. Cara menanggulangi ketidakstabilan harga bawang merah dengan cara menanam bawang merah tersebut sendiri, selain dapat berguna untuk pribadi namun juga bisa dijadikan sebagai bisnis.

cara bertanam bawang merah dalam polybag

 

Cara Bertanam Bawang Merah Dalam Polybag :

 

1. Mempersiapkan Media Yang Ditanam

Tahap pertama adalah menyiapkan media yang akan ditanam. Media tanam merupakan  hal utama yang akan mempengaruhi tumbuhnya bawang merah.

Campurkan tanah, pupuk kompos atau pupuk kandang, arang dengan perbandingan 1:1:1. Setelah semuanya tercampur maka campurkan lagi  dengan mengunakan pupuk SP-36 dengan takaran 3gr perpolibag.

Tak ketinggalan juga untuk menambahkan furadan sejumlah satu sendok kecil. Cara menanam bawang merah di polybag ini mudah di tahap pertama.

Setelah selesai mencampurnya maka tambahkan air dan kemudian diamkan tanah selama 48 jam dan masukkan campuran tanah kedalam polybag setelah itu kemudian tata dengan baik di halaman rumah.

 

2. Penanaman

Penanaman bawang merah dalam polybag bisa dilakukan pada saat semua alat dan bahan yang digunakan sudah siap. Setelah mengisi polybag dengan tanah yang sudah tercampur dengan bahan yang lain maka bisa langsung menanam umbi bawang merah pada polybag yang ada.

Dalam 1 polybag bisa ditanami 3 umbi bawang. Umbi bawang merah yang digunakan adalah umbi yang sudah tumbuh tunas daun. Sehingga dapat tumbuh dengan baik. Jarak antar polybag sekitar 15 cm Antara satu dengan yang lainnya. Agar umbi tumbuh dengan baik dan memiliki ruang yang tepat.

 

3. Pemupukan Tanaman

Setelah semua tertata rapi maka lakukan pemupukan lagi, tambahkan pupuk NPK pada setiap polibag dengan takaran 1 gr/polybag. Pemupukan ini dilakukan setiap minggu hingga sampai usia 6 minggu.

Pemupukan bisa dilakukan dengan menggunakan pupuk butir atau juga pupuk cair. Pupuk cair bisa digunakan dengan menyemprotkannya ketumbuhan setiap 15 hari sekali setelah masa tanam dan 30 hari setelah masa tanam.

Apabila menggunakan dengan pupuk yang berbentuk pasir maka  benamkan pupuk tersebut pada tanah. Takaran untuk memberikan pupuk harus tepat agar tanaman tidak mati karena terlalu banyak pupuk.

 

4. Pemeliharaan Tanaman

Tanaman yang ditaman akan tumbuh dengan baik apabila meletakkan polybag pada daerah yang terpapar sinar matahari sepanjang hari cukup. Cahaya matahari yang cukup akan membuat tanaman mendapatkan cahaya agar dapat tumbuh dengan baik.

Penyiraman juga hal yang tak kalah penting, penyiraman dilakukan 2 kali sehari. Penyiraman dapat tergantung pada cuaca. Apabila cuaca panas maka lebihbaik melakukan penyiraman 2 kali sehari namun apabila cuaca hujan maka lebihbaik tidak perlu disiraman.

Ketika melakukan penyiraman maka harus dipastikan agar air tidak menggenang karena dapat merusak tanaman.

 

5. Pemanenan Bawang Merah

Setelah semua tata cara bertanam bawang merah dalam polybag dilakukan maka hanya menunggu masa panen. Apabila umbi banyak tumbuh maka polybag bawang merah siap di panen. Usia tanaman biasanya sekitar 100 hari. Ciri-ciri bawang merah yang sudah bisa untuk dipanen adalah batang daun yang mulai menguning, rapuh. Bawang merah yang sudah dipanen segera dijemur di bawah sinar matahari agar jamur yang ada pada bawang merah mati atau dapat mengurangi kandungan air pada bawang merah agar tidak mudah membusuk.

 

Itulah pembahasan tehnoblogija.com terkait dengan Cara Bertanam Bawang Merah Dalam Polybag yang dapat  diterapkan di rumah. penanaman ini dapat dilakukan daerah sekitar halaman rumah. Selain dalam polybag ternyata ada cara lain yaitu Hidroponik Bawang Merah Yang Menguntunkan Bagi Keluarga Anda. Sebenarnya hidroponik hampir sama dengan polybag namun yang membedakan hanya tempat yang digunakannya.

Comments are closed.