Tips Budidaya Kelapa Genjah Berbuah Lebat!

Tips Budidaya Kelapa Genjah Berbuah Lebat!

Budidaya kelapa genjah – Sebetulnya tidak terlalu sulit untuk membudidayakan kelapa genjah entok karena memang dasarnya kelapa jenis ini dapat tumbuh dimana saja asalkan ditanam pada tempat yang sesuai dengan syarat tumbuhnya.

Bagaimana cara membudidayakan kelapa genjah entok serta apa saja yang harus diperhatikan petani ketika ingin menanam kelapa genjah entok ini supaya dapat menghasilkan buah yang berlimpah?

 

Berikut Cara Budidaya Kelapa Genjah Agar Berbuah Lebat

Pemilihan Bibit

Hal pertama yang harus dipehatikan ketika akan membudidayakan kelapa genjah entok adalah pemilihan bibit kelapa genjah entok.

Dalam pemilihan bibit unggul dapat dilakukan secara sendiri yakni dengan menyemai bibit sendiri atau membeli bibit kelapa genjah entok yang sudah siap tanam. Untuk menyemai bibit sendiri, hal yang perlu diperhatikan adalah memilih pohon induk.

Dalam memilih pohon induk ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi yaitu dalam memilih pohon induk yang bagus adalah apabila batang pohon kokoh tegak dan bagian bawahnya tidak menggembung.

Tidak hanya itu, Batang pohon juga harus mempunyai pelepah dengan warna hijau muda dan cerah. Warna buah sebelum kering adalah hijau muda dan cerah. Tidak menunjukkan gejala serangan hama penyakit dan juga berumur maksimal 12 tahun.

Sedangkan yang tak kalah pentingnya adalah pemilihan bibit kelapa genjah entok. Bibit kelapa genjah entok harus berasal dari pohon induk terpilih, berumur 12 bulan yang dapat dilihat dari kulit buah kelapa yang berwarna coklat dan berbunyi nyaring apabila buahnya digoncang.

Buah kelapa berbentuk bulat, tidak ada tonjolan dan bagian ujung buah melengkung kedalam. Buah kelapa harus dalam keadaan sehat, kulit tidak cacat akibat serangan hama penyakit.

Daya berkecambag selama 3 bulan sejak di kecambahkan adalah 80% dengan kemurnian 96%. Dan yang paling penting adalah ukuran benih memnpunyai ukuran lingkar memotong 55-62cm dan lingkar memanjang 60-63 cm.

Penyemaian dan Perawatan Bibit Kelapa Genjah Entok

Setelah mendapatkan buah yang sesuai untuk dijadikan benih, maka yang harus dilakukan selanjutnya adalah menyimpan bibit yang sudah disiapkan selama kurang lebih sekitar 1 bulan sebalum dilakukan penyemaian benih bibit yang hendak ditanam.

Penyemaian bibit dapat dilakukan didalam bedengan. Sebelum menyemai bibit, tanah didalam bedengan harus terlebih dahulu digemburkan.

Cara menggemburkannya adalah dengan mencangkul tanah sedalam 30-40 cm lalu bedengan dibuat dengan ukuran kira 2 meter. Selain itu bedengan juga harus dibuat dengan lebar 25 cm dan tinggi dan jarak dibuat dengan kisaran 60 – 80 cm.

Kemudian benih yang sudan disiapkan disayat dengan menggunakan pisau pada tonjolan sabut sebelah tangkai dengan lebar sekitar 5 cm. Penyayatan benih ini dikenal dengan istilah pendederan. Setelah dilakukan pendederan pada benih, kemudian benih ditanam dalam bedengan kira-kira 2/3 bagian dengan sayatan berada dibagian atas.

Kemudian tunggu sampai benih bertunas dengan panjang sekitar 3-4 cm barulah benih dapat dipindahkan ke dalam polybag. Bibit kelapa yang sudah disemai harus mendapatkan perawatan agar dapat tumbuh dengan maksimal. Penyiraman pada bibit sangat diperlukan setidaknya dilakukan sebanyak 2 kali sehari yaitu pagi dan sore hari.

Penyiraman dapat dilakukan dengan cara menggembor. Selain menyiram, perawatan lain yang harus dilakukan adalah dengan memberikan insektisida ataupun fungisida.

Perawatan ini bertujuan agar bibit terhidar dari serangan hama penyakit. Agar bibit terhindar dari serangan gulma dapat pula dilakukan penyiangan gulma minimal satu bulan sekali dengan cara menyemprotkan herbisida.

Pemberian pupuk NPK dan Magnesium juga sangat dibutuhkan agar bibit dapat cepat bertunas sehingga dapat dipindahkan ketika sudah berumur sekitar 5 sampai dengan 12 bulan.

Tahap Penanaman Bibit Kelapa

Setelah bibit kelapa genjah entok berumur maksimal 12 bulan, bibit kelapa genjah entok sudah dapat dipindahkan dari polybag ke tanah. Tetapi sebelum penanaman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan  antara lain :

  • Lahan yang akan ditanami harus dibersihkan dahulu kemudian tanah harus digemburkan terlebih dahulu.
  • Kemudian pindahkan bibit kelapa dari polybag, lakukan dengan hati-hati supaya akar tidak rusak.
  • Kemudian masukkan bibit kedalam lubang dengan ukuran sekitar 60 x 60 x 60 cm atau 100 x 100 x 100 cm dengan jarak lubang tanam sekitar 9 x 9 x 9 meter.
  • Jangan lupa agar memberi pupuk TSP yang sudah dicampur dengan bagian topsoil sebanyak 300 gram. Kemudian masukkan bibit yang sudah disiapkan.
  • Bibit kelapa genjah entok yang baik berjumlah sekitar 160 batang dengan 17 batang diantaranya siapkan untuk penyulaman. Bibit diletakkan ditengah lubang dengan kedalaman sekitar 10 meter dari permukaan tanah.

 

Baca Juga: Ciri – ciri Kelapa Hibrida Unggul!

Perawatan Kelapa Genjah Entok

Jika bibit kelapa genjah entok sudah dipindahkan ketanah maka perlu dilakukan perawatan yang intensif agar kelapa dapat tumbuh dengan maksimal dan produktif dalam menghasilkan buah.

Tanaman kelapa akan sangat rentan terserang gulma, oleh karena itu lakukanlah penyiangan gulma secara rutin sebulan sekali pada musim hujan atau dapat juga disesuaikan dengan gulma yang tumbuh.

Pohon kelapa harus disiram secara rutin paling tiak 2-3 kali sehari.

Comments are closed.