Browsed by
Author: Ahmad Reza Nurjaman

Berbagai Bagian Daging Sapi yang Paling Empuk dan Kegunaannya

Berbagai Bagian Daging Sapi yang Paling Empuk dan Kegunaannya

Jenis dari potongan bagian daging sapi adalah informasi penting yang perlu kita ketahui ketika ingin membeli serta memasak dengan bahan daging sapi. Walaupun berasal dari 1 sapi, tetapi tiap bagian potongan daging sapi mempunyai kualitas dan tekstur yang berbeda-beda. Hal ini pula akan mempengaruhi harganya,  salah satu bagian daging sapi mungkin cocok untuk jenis masakan tertentu, tetapi tidak yang lain.

Baca juga : Kegunaan Daging Sapi Has Dalam dan Olahannya

Macam-Macam Bagian Daging Sapi

Sampil

Sampil atau chuck merupakan jenis daging sapi yang dipotong dari bahu, paha atas, dan punuk. Pada bagian ini memang tekstur dagingnya kurang lunak, tapi bagian ini punya cita rasa yang kuat berkat kandungan kolagen yang cukup tinggi. Bagian sampil sapi biasanya dijual dengan harga terjangkau maka dari itu cocok digunakan untuk masakan sehari-hari, misalnya bakso, oseng-oseng, sop, empal, dan abon. Sedangkan daging yang kurang lunak dapat dimasak dengan cara diungkep atau dimasak  seperti jika ingin membuat rendang atau semur. Sampil juga bisa dihaluskan sampai lunak untuk dijadikan daging isian hamburger yang ekonomis karena tidak terlalu mahal.

Sandung Jamur

Sandung jamur atau brisket adalah potongan daging sapi yang diambil dari bagian dada yang agak berlemak. Daging ini dapat dimasak menjadi sop atau soto dan hidangan berkuah lainnya yang dimasak dengan api kecil sampai empuk seperti sandung lamur cabai hijau. Daging bagian ini sering dibuat menjadi smoked brisket dan corned beef. Potongan daging bagian sandung lamur yang lainnya biasanya akan dipotong dari bagian pangkal serta ujung.

Iga

Iga atau rib merupakan potongan daging yang diambil dari bagian tulang rusuk. Tulang iga sapi yang sering juga disebut sebagai short ribs dapat diolah dengan berbagai macam cara misalnya diungkep, dipanggang, atau dibuat barbeque. Jenis potongan daging sapi dari bagian ini untuk steak disebut Rib-eye steak yang dijual dengan tulang dan tanpa tulang.

Has Luar

Shortloin serta daging bagian has luar merupakan potongan yang diambil dari daging sapi bagian belakang. Sementara itu daging sirloin adalah bagian daging berada persis di belakang shortloin dan di atasnya disebut has dalam atau yang dikenal dengan tenderloin. Daging sapi bagian has luar sering disebut sirloin. Daging bagian has luar dan shortloin ini biasanya dijadikan potongan steak, contohnya strip steak, Porterhouse steak, dan T-bone steak. Harga untuk daging sapi bagian ini tidak semahal tenderloin dan biasanya diolah menjadi masakan seperti steak, diiris tipis untuk shabu-shabu atau sukiyaki. Daging bagian ini juga lumayan lunak meski bagian otot sapi ini sering bekerja cukup keras.

Has Dalam

Bagian daging sapi ini ditawarkan dengan harga sangat mahal karena merupakan bagian daging yang paling empuk dan tidak banyak lemaknya. Bagian daging sapi ini berada di tengah-tengah sirloin dan karena dagingnya termasuk lunak, maka cara memasaknya pun tidak perlu terlalu lama sebab daging akan empuk dengan cepat. Jika dimasak terlalu lama, tekstur daging has dalam bisa rusak.

Samcan

Samcan atau flank ini diambil dari potongan daging sapi yang berada pada bagian otot perut. Berbeda dengan daging has luar, daging sapi bagian ini kurang lunak dan bentuknya sendiri datar serta panjang. Karena bagian daging ini yang kurang lunak, biasanya sebelum dimasak, daging samcan dibiarkan terlebih dahulu selama semalaman dengan proses marinade. Ada juga yang akan membiarkannya selama beberapa hari agar proses pelunakan daging betul-betul menjadi lebih empuk. Sebelum dimasak, daging sapi ini akan diiris tipis-tipis atau dipukul-pukul terlebih dahulu.

Kegunaan Daging Sapi Has Dalam dan Olahannya

Kegunaan Daging Sapi Has Dalam dan Olahannya

Daging sapi atau daging pada umumnya adalah jaringan otot yang diperoleh dari sapi yang biasa dan umum digunakan untuk keperluan konsumsi makanan. Pada setiap daerah, penggunaan daging ini akan berbeda-beda tergantung dari cara pengolahannya. Sebagai contoh daging sapi bagian has luar, daging iga dan T-Bone sangat umum digunakan di Eropa dan di Amerika Serikat sebagai bahan pembuatan steak sehingga bagian sapi ini sangat banyak diperdagangkan. Akan tetapi seperti di Indonesia dan di berbagai negara Asia lainnya bagian daging ini banyak digunakan untuk makanan berbumbu dan bersantan seperti sup konro dan rendang.

Baca juga : Resep Bakso Pedas Mercon, Yang Suka Pedas Wajib Coba

Selain itu terdapat beberapa bagian daging sapi lain seperti lidah, hati , hidung, jeroan dan buntut hanya digunakan di berbagai negara tertentu sebagai bahan dasar makanan. Daging sapi bagian paha depan atau dikenal juga sebagai chuck adalah bagian daging sapi yang berasal dari bagian atas paha depan. Ciri daging bagian ini adalah berbentuk potongan segiempat dengan ketebalan sekitar 2-3 cm, dengan bagian dari tulang pundak masih menempel ke bagian paha sampai ke bagian terluar dari punuk. Biasanya daging ini digunakan untuk membuat bakso.

Daging sapi bagian has dalam atau fillet atau tenderloin adalah daging sapi dari bagian tengah badan. Sesuai dengan karakteristik bagian daging has, daging ini terdiri dari bagian-bagian otot utama di sekitar bagian tulang belakang, dan kurang lebih di antara bahu dan tulang panggul. Daging pada daerah ini adalah bagian yang paling lunak, karena otot-otot di bagian ini jarang dipakai untuk beraktivitas. Biasanya bagian daging has dalam ini digunakan untuk membuat steak atau rendang.

Penggunaan Daging Sapi Has Dalam Untuk Rendang

Rendang dinobatkan sebagai hidangan yang menduduki peringkat pertama daftar World’s 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) versi CNN International pada tahun 2011. Masakan Rendang Daging Sapi atau randang adalah masakan daging bercita rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah. Masakan ini dibuat dari proses memasak yang memakai proses dipanaskan berulang-ulang dengan santan kelapa. Proses memasak daging rendang memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga kering dan berwarna hitam pekat. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Masakan Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dari biasanya dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna coklat terang keemasan.

Masakan Rendang dapat ditemui di Rumah Makan Padang di seluruh dunia. Rendang sangat populer di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina, dan Thailand. Pada daerah asalnya, Minangkabau, masakan rendang disajikan di berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Walaupun masakan rendang merupakan masakan tradisional Minangkabau, masing-masing daerah di Minangkabau memiliki teknik memasak serta pilihan dan penggunaan bumbu yang berbeda.

Proses memasak rendang yang dilakukan orang Minangkabau asli dapat menghabiskan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam). Potongan daging sapi dimasak bersama bumbu dan santan dalam panas api yang tepat, diaduk pelan-pelan hingga santan dan bumbu terserap daging. Setelah rendang mendidih, apinya dikecilkan dan terus diaduk hingga santan mengental dan menjadi kering. Memasak rendang haruslah sabar karena durasi memasak yang cukup lama, rendang harus senantiasa dengan hati-hati dibolak-balik agar santan mengering dan bumbu terserap sempurna, tanpa menghanguskan atau menghancurkan daging. Proses memasak rendang ini dikenal dalam seni kuliner modern dengan istilah ‘karamelisasi’. Karena masakan rendang menggunakan banyak jenis bumbu, rendang dikenal memiliki citarasa yang kompleks dan unik.

Penjelasan Kemasan Vakum Berbahan Nilon

Penjelasan Kemasan Vakum Berbahan Nilon

Bahan kemasan plastik vakum umumnya terdiri 3 bahan, yaitu bahan plastik LDPE, PED, dan nilon yang kemudian dilaminasi pada sisi-sisinya atau dilakukan sealing. Jenis kemasan kedap udara dari plastik dengan bahan nilon mempunyai tingkat kerapatan pori-pori plastik yang lebih kecil atau lebih rapat dibandingan dengan jenis bahan plastik lain karena dengan adanya barrier nilon, udara tidak akan bisa masuk lagi ketika udara dalam kemasan sudah di vakum keluar.

Sejarah Nilon

Nilon merupakan suatu unsur keluarga polimer sintetik yang diciptakan pada 1935 oleh Wallace Carothers di DuPont. Produk pertama adalah sikat gigi ber-bulu nilon (1938), dilanjutkan dengan produk yang lebih dikenal, yaitu stoking untuk wanita pada 1940. Bahan nilon dibuat dari rangkaian unit yang ditautkan dengan ikatan peptida (ikatan amida) dan sering diistilahkan dengan poliamida (PA). Nilon merupakan bahan polimer pertama yang sukses secara komersial, dan merupakan serat sintetik pertama yang dibuat dari bahan anorganik yaitu minyak bumi. Elemen-elemen ini tersusun menjadi monomer dengan bobot molekular rendah, yang selanjutnya akan direaksikan untuk membentuk rantai polimer panjang.

Bahan ini ditujukan untuk dapat menjadi bahan pengganti sintetis dari sutra yang diwujudkan dengan menggunakannya untuk menggantikan sutra sebagai bahan parasut setelah Amerika Serikat memasuki Perang Dunia II pada 1941, yang menyebabkan stoking sulit diperoleh sampai perang berakhir. Pada saat ini serat nilon dipergunakan untuk kain dan tali. Nilon padat digunakan untuk bagian mekanik dan rekayasa.

Penggunaan Bahan Nilon Untuk Pengemasan Produk

Kemasan plastik vakum ini banyak digunakan oleh pelaku usaha kecil menengah (UKM) untuk mengemas produk yang mereka produksi hingga sampai pada masa kadaluarsanya. Keunggulan dari plastik kemasan vakum yaitu bisa digunakan sebagai kemasan yang aman untuk produk makan dan bahan makanan yang akan menjamin kualitas makanan yang ada didalamnya.

Selain itu dengan menggunakan plastik vakum produk yang dikemas akan bertahan lebih lama dibandingkan jika menggunakan plastik biasa karena di dalam kemasan tidak ada udara sehingga membuat tak ada proses yang terjadi dalam kemasan. Sehingga kecil kemungkinan terjadinya pembusukan dalam kemasan. Sehingga produk yang dikemas jadi lebih aman.

Baca juga : Mengenal Jenis-Jenis Kemasan Plastik Berdasarkan Bentuk Kemasan

Makanan yang sudah dikemas dalam kemasan vakum bisa terlihat fresh dan segar. Proses pengiriman produk yang jauh dengan jarak tempuh yang tidak sebentar tidak akan membuat pedagang khawatir lagi karena tidak akan terjadi pembusukan atau kehancuran pada produk makanan tersebut. Kemasan  vakum atau kemasan kedap udara mempermudah sekaligus menjadi sebuah solusi untuk permasalahan produksi dan pengemasan dengan harga yang terjangkau. Manfaat dari kemasan vakum ini biasanya dimanfaatkan oleh pedagang bandeng presto, pedagang sosis, nugget, dan makanan lainnya yang membutuhkan ruang hampa udara untuk bertahan lebih lama sehingga akan sampai ke tangan konsumen dalam keadaan masih bisa dikonsumsi.

Kemasan kedap udara dapat digunakanan untuk mengemas daging, ikan, sosis, buah bahkan banyak makanan ringan atau snack yang menggunakan kemasan kedap udara sebagai pembungkus makanan. Hal tersebut dilakukan agar isi kemasan terhindar dari bakteri atau mikroorganisme lainnya, bahkan dapat membuat terhindar dari bau apek dan kutu jika digunakan untuk mengemas beras, jagung dan kacang-kacangan lainnya. Kemasan tersebut juga dapat membuat tanggal kadaluarsa suatu produk menjadi lebih lama dari produk biasanya, karena kemasan kedap udara tidak terkontaminasi dengan udara luar.

Selain untuk mengawetkan makanan, kemasan kedap udara juga dipakai untuk mengurangi ukuran kemasan suatu produk, karena bentuk kemasan yang fleksibel serta menggunakan plastik yang berukuran pas dengan bentuk produk yang akan dikemas. Kemasan juga berbobot ringan karena terbuat dari plastik.

Prinsip Pengemasan Vakum Untuk Mengemas Produk Makanan

Prinsip Pengemasan Vakum Untuk Mengemas Produk Makanan

Prinsip pengemasan vakum adalah terjadinya pengeluaran udara dari kemasan makanan. Dalam mengemas produk khususnya produk makanan, kita tidak boleh sembarangan untuk memilih pembungkusnya. Jenis bahan pembungkus atau pengemas produk makanan tanpa kita sadari sangatlah mempengaruhi kondisi makanan yang dikemasnya. Bayangkan saja jika kita mengemas produk makanan menggunakan bahan plastik yang tidak seharusnya digunakan untuk mengemas makanan, atau kemasan lain yang mengandung bahan beracun dan spesifikasinya tidak digunakan untuk mngemas makanan yang ingin kita kemas. Tentunya berbagai bahaya akan mengancam kesehatan anda. Maka dari itu, kemasan vakum banyak digunakan oleh industri sebagai solusi pengemas makanan.

Pengemasan makanan secara vakum telah banyak dikembangkan sekarang ini oleh berbagai macam industri, baik itu industri besar seperti perusahaan makanan hingga industri penjualan kecil dan rumah tangga seperti UMKM. Makanan yang menggunakan kemasan vakum dinilai akan lebih awet dan tahan lama dibandingkan dengan makanan yang tidak menggunakan kemasan vakum. Prinsip pengemasan vakum berdasarkan pada hilangnya udara khususnya unsur oksigen dari dalam kemasan yang dapat menyebabkan kondisi makanan menjadi cepat basi atau rusak. Makanan yang dikemas tersebut akan aman dari oksidasi sehingga produk makanan akan menjadi lebih segar.

Baca juga : Mengenal Jenis-Jenis Kemasan Plastik Berdasarkan Bentuk Kemasa

Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi, mesin vakum untuk pengemasan vakum dapat mengemas makanan secara rapi. Prinsip kemasan vakum yang dikembangkan oleh mesin pengemasan vakum adalah memberikan tekanan udara pada kemasan sehingga kemasan akan menggembung. Sebelumnya, kemasan akan diisi dengan gas nitrogen terlebih dahulu untuk melindungi makanan supaya tidak terjadi kerusakan. Setelah itu mesin pengemasan vakum akan secara otomatis melakukan proses sealing.

Bahan Kemasan Kedap Udara

Kemasan kedap udara biasanya dibuat dari bahan plastik LDPE, PET atau nylon. Plastik tersebut memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing, karena kualitas plastik yang berbeda anatar satu dengan lainnya. Berikut ini ketiga jenis plastik yang digunakan untuk membuat kemasan kedap udara.

LDPE

Low Density Polyethylene (LDPE)  adalah jenis plastik yang dibuat dari minyak bumi atau thermoplastik. Sifat dari plastik jenis LDPE adalah kuat, agak tembus cahaya, fleksibel dan permukaannya agak berlemak. Pada suhu kurang dari 60˚C, plastik LDPE sangat resisten terhadap senyawa kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen. Kemasan kedap udara yang berbahan LDPE sulit dihancurkan tetapi tetap baik untuk kemasan makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

PET

Polyethylene Terephthalate (PTE/PETE) adalah jenis plastik yang bersifat jernih, transparan dan tembus pandang. Biasanya plastik jenis ini digunakan untuk botol kemasan air mineral. Plastik jenis ini direkomendasikan hanya untuk sekali pakai, atau maksimal tiga kali pakai. Bila terlalu sering digunakan, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat akan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan lapisan polimer pada botol meleleh dan mengakibatkan zat karsinogenik yang dapat menyebabkan penyakit kanker, karena pembuatan polyethylene terephthalate menggunakan senyawa antimoni trioksida.

Nylon

Nylon atau nilon adalah jenis plastik yang termasuk produk polimer sintetis. Plastik jenis ini memiliki tingkat kekuatan dan elastisitas yang sangat tinggi, karena terdiri dari serat sintetis yang dibuat dari minyak bumi. Nylon biasanya digunakan untuk produk yang membutuhkan daya tahan yang tinggi seperti tali pancing. Produk lain dari nylon yaitu digunakan sebagai bahan kain.

Resep Makanan Kering yang Tahan Lama untuk Anak Kos

Resep Makanan Kering yang Tahan Lama untuk Anak Kos

Tinggal di kos tentu tidak senyaman tinggal di rumah sendiri terutama dalam hal masak-memasak, karena terbatasnya fasilitas untuk memasak, berikut kami tuliskan beberapa resep makanan kering yang tahan lama untuk anak kos.

Kering Tempe Manis

Semua orang pasti sudah familiar dengan makanan yang satu ini. Selain lezat dan enak, makanan ini bisa awet selama 2 minggu. Jadi kita bisa menjadikan masakan ini sebagai lauk yang dapat disimpan lama.

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

  • 1 buah tempe ukuran besar
  • 4 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh garam
  • 4 buah cabai keriting

Cara memasak :

Potong tempe terlebih dahulu dengan kecil dan setipis mungkin.

Goreng potongan tempe dengan api kecil hingga kering dan renyah, angkat dan tiriskan minyaknya.

Iris tipis cabai, bawang putih dan bawang merah. Tumis bahan tadi di atas minyak secukupnya dengan api kecil.

Tumis sampai harum, setelah itu taburkan gula dan garam.

Kemudian masukkan potongan tempe ke dalam wajan,  Aduk rata agar gula tidak membuat potongan tempe gosong.

Setelah matang angkat kering tempe, tunggu hingga kering tempe dingin.

Letakkan kering tempe di dalam toples atau wadah kedap udara.

Baca Juga : Coba Resep Makanan Awetan Dari Bahan Nabati Berupa Keripik Tempe

Sambal Roa Kering

Makanan yang berasal dari Manado Sulawesi Utara ini memiliki cita rasa yang pedas dan nikmat. Proses pembuatannya pun mudah, sambal roa kering cocok dijadikan lauk untuk nasi hangat.

Bahan yang dibutuhkan :

  • 250 gram ikan roa
  • 4 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 10 buah cabai merah keriting
  • 5 buah cabai merah rawit
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • ½ sendok teh garam
  • 1 sendok teh gula

Cara membuat :

Haluskan ikan roa sampai teksturnya menyerupai abon kasar.

Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting dan cabai merah rawit.

Tumis ikan roa yang telah dihaluskan hingga harum.

Campurkan bawang merah, bawang putih dan cabai yang telah dihaluskan.

Tambahkan gula dan garam ke dalam tumisan sambal roa.

Geprek jahe dan lengkuas, kemudian masukkan ke dalam tumisan sambal roa.

Lanjutkan tumis sambal roa sampai kering.

Setelah matang, buang jahe beserta lengkuas saat sambal roa akan disimpan.

Tambahan : jika kesulitan mencari ikan roa, bisa juga diganti dengan ikan tongkol atau tuna yang sudah ditumis terlebih dahulu sebelum dihaluskan.

Ebi Kering Sangrai

Masakan ini tidak memerlukan bahan yang terlalu banyak. Masakan ini juga merupakan makanan sehat karena tidak menggunakan minyak. Masakan ini dapat bertahan lama hingga berbulan-bulan lamanya.

Bahan yang dibutuhkan :

  • 150 gram ebi kering
  • 1 sendok teh lada putih bubuk
  • 1 lembar daun jeruk kering

Cara memasak :

Sangrai ebi kering di atas wajan dengan api kecil.

Tambahkan lada putih bubuk ke ebi kering.

Tambahkan daun jeruk kering.

Setelah ebi telah masak dan harum, matikan api kompor.

Tunggu sampai ebi dingin, setelah itu daun jeruk dapat disisihkan agar ebi lebih tahan lama untuk disimpan.

Itulah resep makanan kering yang tahan lama untuk anak kos. Makanan tersebut selain nikmat unutk dijadakan lauk makan, juga mudah cara membuat serta murah bahannya.